← Back to list

Kehadiran Kalian Merubah Pandanganku

07 Maret 2026 — Pangandaran

Nurul Aini · 2026-04-12 14:04 · 0 claps · 2.0 min read
#rasa #writing #pertemanan #perasaan #kuliah
Open on Medium ↗

Kehadiran Kalian Merubah Pandanganku

07 Maret 2026 — Pangandaran

07 Maret 2026 — Pangandaran

Ada yang hadir, lalu diam-diam membantu mengubah suatu pandangan.

Perihal kenyataan bahwa setiap orang berhak mendapatkan rasa aman itu. Rasa ingin dilindungi tumbuh pelan dalam diri setiap orang. Bagi sebagian anak perempuan mungkin sosok lelaki atau kepala keluarga sering kali menjadi tempat pertama untuk pulang, tempat paling aman untuk bernaung. Tapi tidak semua mendapat kesempatan itu. Justru ada anak yang harus belajar tentang luka lebih dulu, sebelum akhirnya memahami arti aman dengan caranya sendiri. Dan aku termasuk di antaranya.

Sejak kecil, sosok lelaki dalam hidupku tidak selalu membawa ketenangan. Malah lebih banyak meninggalkan perasaan yang sulit dijelaskan, hingga aku percaya bahwa rasa aman itu tidak akan pernah berpihak kepadaku. Namun keajaiban muncul, semesta punya caranya sendiri untuk menyakinkanku tentang rasa aman itu.

Di usiaku yang menginjak 18 tahun, aku dipertemukan dengan tiga orang asing, tapi perlahan terasa sosok yang sebenarnya diinginkan sejak lama, yaitu Kakak. Sebagai anak pertama yang cinta pertanya adalah luka pasti ingin sekali punya kakak untuk tempat berlindung.

Dan aku menemukan sosok kakak laki-laki itu di tiga orang yang aku temui di masa perkuliahan. Mereka ialah Zidane, Zidan, dan Qeis. Nama-nama yang mungkin terdengar sederhana, tapi kehadiran mereka membawa sesuatu yang tidak pernah aku kira akan aku rasakan sebelumnya.

Berteman dengan mereka, mengajarkan bahwa dilindungi tidak selalu harus datang dari hubungan darah. Ada cara lain yang lebih tulus dengan hadir lewat perhatian kecil, lewat cara mereka memastikan aku baik-baik saja, tanpa menyudutkan. Mereka tidak pernah memaksaku untuk selalu kuat, tidak juga menuntutku untuk selalu terlihat baik-baik saja. Anehnya, di dekat mereka, aku merasa tidak perlu menyembunyikan luka yang sebelumnya aku simpan dengan rapi.

Ada kalanya aku takut kalau mereka melihat sisi rapuhku dan menganggapku lemah. Tapi justru aku menemukan sesuatu yang baru, mereka tidak pernah menjadikan kesedihanku sebagai kelemahan. Mereka menerimanya, memvalidasi tanpa menghakimi, seolah ingin bilang bahwa menjadi manusia yang lelah itu bukan sebuah kesalahan.

Hal itu membuat aku merubah cara pandang pada diriku sendiri. Aku masih sering merasa tidak cukup kuat, masih sering membenci bagian diriku yang mudah runtuh. Tapi setiap kali aku melihat mereka, rasanya seperti diingatkan bahwa tidak apa-apa untuk terlihat lemah dan tidak selalu baik-baik saja.

Mungkin aku tidak pernah memiliki sosok itu sejak awal. Tapi sekarang, aku sadar kalau Tuhan tidak benar-benar mengambilnya dariku. Tuhan hanya menunda untuk menggantikan yang lebih indah dari semuanya. Karena kehadiran mereka, akhirnya aku mengerti tentang bagaimana rasanya dijaga, dilindungi, dan dianggap berharga.

Dan untuk itu, aku ingin mengabadikan mereka di sini sebagai pengingat, bahwa di dunia yang kadang terasa berat, masih ada orang-orang baik yang hadir tanpa alasan selain ingin menjaga. Mungkin kata terima kasih tidak cukup untuk mereka, tapi aku harap Tuhan selalu memberikan banyak kebahagiaan dan kasih sayang untuk mereka. Terima kasih sudah hadir dengan segala kebaikan kalian untukku. Maaf kalau kehadiranku merepotkan kalian.


메타데이터
post_id
bb33804c72a8
slug
kehadiran-kalian-merubah-pandanganku-bb33804c72a8
url
https://medium.com/@zonanurulaini/kehadiran-kalian-merubah-pandanganku-bb33804c72a8
canonical_url
https://medium.com/@zonanurulaini/kehadiran-kalian-merubah-pandanganku-bb33804c72a8
author_url
https://medium.com/@zonanurulaini
status
ok
fetched_at
2026-06-21 07:44:09