ZMOT Adalah Alasan Kenapa Digital Marketing Penting
Beberapa hari yang lalu, dalam sebuah diskusi di grup kelas, ada yang nanya ZMOT itu apa. Dari pemicu itu, kemudian ada yang coba jelasin…
ZMOT Adalah Alasan Kenapa Digital Marketing Penting
Beberapa hari yang lalu, dalam sebuah diskusi di grup kelas, ada yang nanya ZMOT itu apa. Dari pemicu itu, kemudian ada yang coba jelasin, sekalian ngasih link untuk dibaca lebih lanjut. Awalnya aku agak nggak peduli. Tapi beberapa saat, dengan kerangka berpikir ‘kenapa enggak’, aku coba klik linknya, dan coba baca. Ternyata ZMOT yang merupakan singkatan dari Zero Moment of Truth itu adalah landasan yang fundamental banget kenapa digital marketing, sebagai alat bantu pemasaran di era yang serba online ini, penting.
Nggak usah pakai data, secara kasat mata aja, siapa, sih, yang nggak setuju kalau anak sekarang sebelum belanja pasti riset dulu secara online, entah lewat google, facebook, atau nonton youtube. Misal kamu mau beli hp. Kamu pastinya browsing dulu spesifikasi hp yang kamu demenin, kamu bandingin dengan peers-nya yang range harganya masih 11/12 dan kamu cari tau plus points dan deal breakers-nya apa aja.
Sebuah laporan riset bertajuk The ROBO (Research Online, Buy Offline) Economy yang dipublikasikan oleh Bazaarvoice menunjukkan bahwa 82% pengguna smartphone tanya ‘mbah google’ dulu sebelum mereka belanja ke toko. 45% dari mereka baca-baca review dulu sebelum memutuskan untuk membeli barangnya. Fenomena pengambilan keputusan di mana mayoritas pengguna smartphone melakukan riset dulu sebelum membeli barang secara langsung di toko ini yang kemudian oleh Google dipopulerkan dengan nama Zero Moment of Truth.
ZMOT menjadi semacam titik balik dari First Moment of Truth (FMOT), momen di mana customer bertemu dengan produk untuk pertama kalinya. Dalam waktu beberapa detik tersebut marketer/pemasar berperan untuk menunjukkan kemampuannya dalam mengubah si customer tersebut menjadi buyer. P&G mendeskripsikan FMOT sebagai “momen di mana customer memilih suatu produk daripada produk yang ditawarkan kompetitornya.”
Tahap selanjutnya adalah Second Moment of Truth (SMOT). Momen di mana customer membeli suatu produk kemudian merasakan kualitas dari produk sebagaimana yang dijanjikan oleh brandnya. Sehingga di benak customer muncul perasaan, “oh, sesuai ekspektasi nih. Mantap, lah.” Di momen inilah perannya marketer adalah untuk membuat si customer mikir, “Besok repeat order, lah.” atau bilang ke temennya, “Eh, kamu beneran deh harus nyoba ini.”
Kalau suatu produk sudah sampai bikin si customer cinta banget, harapannya ada momen ke tiga, atau Third Moment of Truth (TMOT). TMOT adalah momen di mana customer memberi feedback, reaksi atau review terhaap produk tersebut. Sehingga dia bisa mengajak teman atau saudaranya buat ikutan beli produk yang sama.
Atas dasar itu, pemasaran secara digital, melalui review, content writing, ataupun video review, yang mengulas tentang produk, menjadi penting. Digital Marketing membantu calon pembeli mendapatkan informasi sebelum memutuskan untuk membeli barang. Peran digital marketer adalah ‘menggiring’ customer melalui konten-konten digital untuk mempengaruhi keputusan mereka dalam membeli barang atau menyewa jasa.
메타데이터
- post_id
- bbbaa65ca614
- slug
- zmot-adalah-alasan-kenapa-digital-marketing-penting-bbbaa65ca614
- url
- https://medium.com/@nasikhunamin/zmot-adalah-alasan-kenapa-digital-marketing-penting-bbbaa65ca614
- canonical_url
- https://medium.com/@nasikhunamin/zmot-adalah-alasan-kenapa-digital-marketing-penting-bbbaa65ca614
- author_url
- https://medium.com/@nasikhunamin
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-27 18:26:00