Pertemuan 2 — Multiple Access Technology
195410056 — Muhammad Pazrin Andreanor — Teknologi Mobile — STMIK AKAKOM
Pertemuan 2 — Multiple Access Technology
195410056 — Muhammad Pazrin Andreanor — Teknologi Mobile — STMIK AKAKOM
Multiple Access Schemes for Cellular Systems
Akses Ganda (Multiple Access) : Sesuatu yang dapat diakses secara banyak. Jadi, teknik multiple access adalah teknik yang memungkinkan beberapa pelanggan untuk meng-akses satu server.
Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh skema akses ganda:
- Kemampuan untuk menangani beberapa pengguna tanpa saling campur tangan.
- Kemampuan untuk dapat memaksimalkan efisiensi spektrum
- Harus kuat, memungkinkan kemudahan penyerahan antar sel.
Ada empat skema akses ganda utama yang digunakan dalam sistem seluler :
Link : pmb.akakom.ac.id
FDMA(Frequency Division Multiple Access) : sistem multiple access yang menempatkan seorang pelanggan masuk ke suatu sistem, jaringan menempatkan sebuah frekuensi ke masing-masing sel. Dengan cara ini, pelanggan yang berbeda dialokasikan slot dan akses yang berbeda ke jaringan, maka FDMA merupakan teknik “satu pelanggan, satu jalan”.
TDMA(Time Division Multiple Access) : sistem ini menggunakan transisi ke skema digital untuk teknologi seluler. Disini data digital dapat dibagi dalam satu waktu dan dikirim ke beberapa tujuan atau pelanggan. Jadi kanal-kanal komunikasi digambarkan dalam bentuk slot-slot waktu. Slot waktu adalah berapa lama seorang pelanggan mendapat giliran untuk memakai pita frekuensi. Satu slot waktu digunakan oleh satu pelanggan.
CDMA(Code Division Multiple Access) : sistem ini menggunakan salah satu aspek yang terkait dengan penggunaan spread spectrum. merupakan salah satu dari dua jenis teknik murni spread spectrum multiple access (SSMA). CDMA, seluruh pelanggan menggunakan frekuensi yang sama pada waktu yang sama, teknik ini menggunakan perbedaan kode.
OFDMA(Orthogonal Frequency Division Multiple Access) : bentuk format sinyal yang menggunakan sejumlah besar, digunakan pendekatan orthogonality diantara transmisi yang berbeda,untuk menciptakan sub-carrier yang tidak mengganggu satu sama lain, meskipun spektrum masih tumpang tindih dalam domain frekuensi. Ini adalah apa yang dicapai dengan prinsip Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDMA), di mana masing-masing frekuensi sub-carrier ini memiliki perbedaan dalam domain frekuensi, kemudian sub-carrier yang berdekatan memiliki nilai nol saat itulah dilakukan sampling dari sub-carrier yang diinginkan.
Link : pmb.akakom.ac.id
TDD FDD Duplex Schemes
Skema Duplex
Skema Kendali Transmisi
Simplex : Yaitu transmisi yang hanya dapat terjadi satu arah. Contonya yaitu broadcast / penyiaran.
Half Duplex : Yaitu komunikasi dua arah, namun harus bergantian.
Full Duplex : Yaitu komunikasi dua arah yang dapat terjadi secara bersamaan.
TDD dan FDD
FDD (Frequency Division Duplex) Pada skema FDD terdapat channel yang terpisah antara transmisi dan penerimaan dimana channel penerimaan tidak berefek/berdampak pada channel transmisi, begitu juga sebaliknya. Hal ini dinamakan Band penjaga (guard band).
TDD (Time Division Duplex) Skema TDD menggunakan satu channel dimana dalam prosesnya memerlukan waktu interval. Jeda waktu ini berfungsi untuk memastikan sinyal transmisi ataupun sinyal penerimaan telah sampai sebelum sinyal berikutnya.
ARAH TRANSMISI
Downlink / forward link : Yaitu link dari stasiun ke perangkat seluler / pengguna. Biasanya disingkat dengan DL atau D/L.
Uplink / reverse link : Kebalikan dari downlink, yaitu link dari perangkat seluler /pengguna ke stasium. Biasa disingkat UL atau U/L.
What’s Inside a Cellphone ?
Ponsel memiliki banyak sirkuit baik beroperasi secara analog maupun beroperasi secara digital. Telepon yang lengkap terdiri dari :
- Frekuensi radio (Penerima dan pemancar)
- Pemrosesan sinyal digital
- Konversi digital / analog
- Kontrol Prosesor
- Kartu SIM atau USIM
- Kontrol daya dan batrai.
Link : pmb.akakom.ac.id
Konektivitas: Nirkabel & Kabel
- Telepon seluler / telekomunikasi seluler • Dasar-dasar komunikasi seluler / seluler • Apa itu 3GPP? • 2G GSM • GPRS 2G • 2G GSM EDGE • IS95 / cdmaOne • 3G UMTS • 3G HSPA • 4G LTE
- Konektivitas Nirkabel Ini membahas berbagai topik yang terkait dengan konektivitas nirkabel. Semuanya mulai dari Wi-Fi, router dan repeater Wi-Fi, dll. Hingga bentuk konktivitas nirkabel lainnya termasuk Bluetooth, LoRa, NFC, dan banyak lagi. Dengan teknologi untuk Rumah pintar dan kota menjadi lebih umum, teknologi ini semakin banyak digunakan. • WiFi — IEEE 802.11 • Bluetooth • RFID: identifikasi frekuensi radio • NFC: komunikasi jarak dekat • IEEE 802.15.4 • WiMAX • DECT • SIGFOX • LoRa • Zigbee • Z-Wave • Bus M nirkabel • WHDI
- Konektivitas Berkabel Meskipun teknologi nirkabel seperti Wi-Fi banyak digunakan, konektivitas kabel penting. Ethernet adalah salah satu contohnya karena digunakan untuk banyak koneksi komputer. Item seperti kabel Ethernet dan banyak lagi dapat ditemukan, meskipun dengan area konektivitas kabel lain seperti USB, komunikasi serial dan solusi jaringan seperti NFV dan SDN. • SD-WAN • ISDN • Ethernet IEEE 802.3 • USB, Bus Serial Universal • Standar data serial • RS232 • RS422 • RS449 • Loop arus 20 mA • RS485
- System Radio • Sistem radio bebas lisensi • Ringkasan radio seluler darat / swasta • TETRA • DMR • dPMR • APCO P25 • NXDN
Sumber :
메타데이터
- post_id
- bbd4482c6fe4
- slug
- pertemuan-2-multiple-access-technology-bbd4482c6fe4
- url
- https://medium.com/@195410056-muhammadpazrin/pertemuan-2-multiple-access-technology-bbd4482c6fe4
- canonical_url
- https://medium.com/@195410056-muhammadpazrin/pertemuan-2-multiple-access-technology-bbd4482c6fe4
- author_url
- https://medium.com/@195410056-muhammadpazrin
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-25 16:53:31