← Back to list

Profesinal di Tengah Tantangan

Pengalaman saya dalam kepanitiaan Pasar Seni menjadi salah satu momen paling berharga yang mengajarkan arti rendah hati secara nyata. Saat…

Raniarosjid · 2026-02-22 06:35 · 0 claps · 2.2 min read
#pasar-seni #rendah-hati #pengalaman #pelajaran
Open on Medium ↗

Profesinal di Tengah Tantangan

Pengalaman saya dalam kepanitiaan Pasar Seni menjadi salah satu momen paling berharga yang mengajarkan arti rendah hati secara nyata. Saat itu saya dipercaya untuk menjalankan peran sebagai LO artis. Tanggung jawab tersebut membuat saya harus selalu sigap, menjaga komunikasi, dan memastikan kebutuhan artis terpenuhi dengan baik. Namun, di balik tugas tersebut, ada banyak situasi yang menguji kesabaran, profesionalitas, dan kemampuan saya untuk menekan ego pribadi.

Salah satu momen yang paling membekas adalah ketika saya dimarahi oleh seorang pengunjung. Situasi itu terjadi di tengah kesibukan acara, ketika suasana cukup ramai dan penuh tekanan. Perkataan yang saya terima cukup menyakitkan, padahal saya merasa sudah berusaha menjalankan tugas dengan baik. Pada saat itu, saya memiliki dua pilihan: membalas dengan emosi atau tetap bersikap tenang. Saya memilih untuk tetap tersenyum, mendengarkan keluhan tersebut, dan menanggapinya dengan sabar. Saya menyadari bahwa sebagai panitia, saya membawa nama tim dan acara, sehingga respons saya harus mencerminkan profesionalitas. Dari situ saya belajar bahwa rendah hati bukan berarti lemah, melainkan mampu mengendalikan diri dalam situasi yang tidak menyenangkan.

Selain menghadapi pengunjung, saya juga belajar bekerja sama dengan anggota tim yang sebelumnya belum terlalu dekat dengan saya. Dalam kondisi acara yang dinamis, perbedaan karakter dan gaya komunikasi terkadang menjadi tantangan tersendiri. Namun, saya berusaha membuka diri, membangun komunikasi yang baik, dan tidak memaksakan cara kerja saya sendiri. Saya mencoba memahami ritme kerja masing-masing anggota agar kami bisa tetap solid. Bagi saya, rendah hati juga berarti tidak merasa paling benar atau paling mampu, melainkan bersedia mendengarkan dan menyesuaikan diri demi tujuan bersama.

Walaupun peran utama saya adalah sebagai LO artis, saya tidak membatasi diri hanya pada jobdesk tersebut. Ketika melihat divisi keamanan, logistik, properti, atau kostum membutuhkan bantuan, saya berinisiatif untuk membantu semampu saya. Saya menyadari bahwa kesuksesan sebuah acara tidak ditentukan oleh satu divisi saja, melainkan kerja sama seluruh tim. Membantu di luar tanggung jawab utama mengajarkan saya untuk tidak terlalu terikat pada posisi atau jabatan, tetapi lebih fokus pada kontribusi nyata yang bisa saya berikan.

Pengalaman lain yang menguji saya adalah terkait konsumsi. Selama acara berlangsung, saya hanya mendapatkan konsumsi pada malam hari sehingga seharian belum sempat makan. Kondisi tersebut tentu melelahkan secara fisik, apalagi di tengah aktivitas yang padat. Namun, saya memilih untuk tidak mengeluh. Saya menyadari bahwa banyak panitia lain juga sedang berjuang dengan tantangan masing-masing. Alih-alih fokus pada rasa lelah atau lapar, saya berusaha tetap menjalankan tugas dengan maksimal. Dari situ saya belajar bahwa rendah hati juga berarti mampu menempatkan kenyamanan pribadi di bawah tanggung jawab yang sudah dipercayakan kepada kita.

Secara keseluruhan, pengalaman di Pasar Seni membentuk saya menjadi pribadi yang lebih sabar, tangguh, dan reflektif. Saya belajar bahwa sikap rendah hati tidak selalu terlihat dari kata-kata, tetapi dari tindakan nyata dalam menghadapi tekanan, menerima perlakuan yang kurang menyenangkan, serta tetap berkontribusi tanpa mencari pengakuan. Pengalaman ini membuat saya semakin memahami bahwa keberhasilan sebuah tim lahir dari kesediaan setiap anggotanya untuk saling mendukung dan menekan ego masing-masing.

Bagi saya, rendah hati adalah tentang menjaga sikap dalam kondisi apa pun, tetap profesional meskipun sedang lelah, dan mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa proses berkembang tidak selalu nyaman, tetapi selalu bermakna.

Nama Lengkap: Ratu Rania Ardini

NIM TPB: 16825317

NIM Jurusan: 17125019

Kelompok: 34


메타데이터
post_id
bc2c2bf2fded
slug
profesinal-di-tengah-tantangan-bc2c2bf2fded
url
https://medium.com/@raniarosjid/profesinal-di-tengah-tantangan-bc2c2bf2fded
canonical_url
https://medium.com/@raniarosjid/profesinal-di-tengah-tantangan-bc2c2bf2fded
author_url
https://medium.com/@raniarosjid
status
ok
fetched_at
2026-06-29 01:02:39