← Back to list

Whoosh Jakarta — Surabaya Hanya Alternatif, Bukan Kebutuhan Mendesak

Kereta Cepat Whoosh Jakarta — Bandung belum lunas, sudah mau membangun Kereta Cepat Whoosh Jakarta — Surabaya.

Muhammad Rizky Ramadhan · 2026-06-14 01:39 · 0 claps · 4.5 min read
#kereta-cepat #whoosh #infrastruktur
Open on Medium ↗

Whoosh Jakarta — Surabaya Hanya Alternatif, Bukan Kebutuhan Mendesak

Kereta Cepat Whoosh Jakarta — Bandung belum lunas, sudah mau membangun Kereta Cepat Whoosh Jakarta — Surabaya.

Mari kita berefleksi pada Kereta Cepat Whoosh Jakarta — Bandung. Awalnya pada tahun 2015 melalui Japan International Cooperation Agency (JICA), Jepang menawarkan proposal pembangunan kereta cepat dengan studi kelayakan yang dibiayai oleh Jepang sendiri. Nilai investasi proyek diperkirakan US$ 6,2 M atau sekitar 103 T rupiah (kurs Rp16.600). Dimana 75%-nya akan dibiayai oleh pinjaman Jepang dengan tenor 40 tahun dan bunga 0,1% per tahun. Dengan syarat harus ada jaminan dari pemerintah alias APBN.

sumber : kcic.co.id

sumber : kcic.co.id

Dalam waktu yang tidak lama, China juga menawarkan proposal pembangunan kereta cepat kepada pemerintah Indonesia. Dengan biaya proyek awal sebesar US$ 5,5 M atau sekitar 91 T rupiah (kurs Rp16.600) dengan tenor 40 tahun dan bunga 2% per tahun. Perbandingan biaya antara proyek kereta cepat oleh Jepang dan China, dapat dilihat dari tabel berikut yang dibuat oleh pengamat ekonomi dari Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan.

sumber : Budiawan (2025)

sumber : Budiawan (2025)

Antara tawaran oleh Jepang dan China, keduanya memberikan pinjaman 75% dari total biaya yang dibutuhkan. 25% sisanya akan dibayar oleh Indonesia sepenuhnya atau konsorsium dengan pihak swasta negara mitra.

Tabel di atas merupakan modal awal atau biaya proyek awal saja belum termasuk adanya cost overrun sekitar US$ 1,7 M dari biaya awal untuk proyek China, sehingga total biayanya US$ 7,2 M atau sekitar 119 T rupiah.

Setidaknya ada 3 alasan Pemerintah Indonesia memutuskan untuk bekerja sama dengan China walaupun lebih mahal daripada bekerja sama dengan Jepang.

  1. Tanpa jaminan APBN

  2. Jika ada pembengkakan biaya, maka yang menanggung BUMN

  3. Janji untuk membuka transfer teknologi dan pengetahuan

Berapa keuntungan Kereta Cepat Whoosh Jakarta — Bandung?

Artinya dalam 1 kali perjalanan kereta, KCIC dapat penghasilan Rp162.150.000.

Dilansir dari website Whoosh, kereta cepat melakukan 62 perjalanan dalam sehari. Rp162.150.000 x 62 = Rp10.053.300.000. Kita anggap sekitar 10 M rupiah dikali 365 hari, hasilnya 3,6 T rupiah per tahun (kalau semua kursi terisi).

Menurut Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary PT KCIC, biaya operasional dan perawatan per tahunnya sebesar 1 T rupiah. Sedangkan bunga yang harus dibayar setiap tahun yaitu 2 T rupiah.

Apabila kereta Whoosh mampu terisi penuh sepanjang tahun, PT KCIC memiliki profit sebesar 3,6 T dikurangi 3 T, hasilnya 0,6 T rupiah.

Berapa lama Indonesia dapat melunasi utang Whoosh?

Total biaya yang dibutuhkan pada proyek Whoosh Jakarta — Bandung sekitar 120 T rupiah. 75%nya merupakan pinjaman dari China Development Bank yaitu sekitar 90 T rupiah.

Utang dibagi profit. 90 T : 0,6 T = 150. Artinya Indonesia baru dapat melunasi utang kepada China setelah 150 tahun jika hanya mengandalkan dari pendapatan penjualan tiket saja.

Perlunya Evaluasi dan Audit Proyek Whoosh Jakarta — Bandung

Awalnya Pemerintah Indonesia berjanji tidak akan menggunakan APBN untuk membayar proyek Whoosh. Namun dalam kenyataannya, Pemerintah Indonesia tetap saja menyuntikkan PMN (Penyertaan Modal Negara) alias dari APBN untuk membayar beban bunga.

Prof. Mahfud MD pernah berkomentar mengenai Whoosh Jakarta — Bandung dibandingkan dengan pembangunan Kereta Cepat di China. Ia menyampaikan biaya pembangunan Whoosh Jakarta — Bandung per km sebesar US$ 52 juta sedangkan di China hanya US$ 17 juta per km.

Sampai saat ini tidak ada informasi kepada publik mengenai evaluasi maupun audit proyek Whoosh Jakarta — Bandung.

Jakarta — Surabaya Sudah Terhubung, Sehingga Belum Perlu Kereta Cepat

Jarak Jakarta — Surabaya melalui tol Trans Jawa adalah sekitar 740 km hingga 780 km. Perjalanan ini umumnya memakan waktu 10 hingga 12 jam untuk kendaraan pribadi seperti mobil. Estimasi total biaya untuk sekali jalan berada dikisaran Rp1.500.000 hingga Rp2.200.000.

Kereta api juga memiliki banyak pilihan untuk rute Jakarta — Surabaya maupun sebaliknya. KA Anggrek, KA Argo Semeru, KA Dharmawangsa Express, KA Sembrani, KA Jayakarta dan kereta api lainnya sudah cukup untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat yang mau ke Jakarta ataupun ke Surabaya. Dengan waktu tempuh tercepat selama 7 jam 45 menit. Harga sangat bervariasi dari sekitar Rp100.000 hingga sekitar Rp2.000.000.

Kalau mau lebih cepat ya bisa menggunakan pesawat dari Jakarta ke Surabaya diestimasikan 1,5 jam. Harga tiketnya pun bervariasi dari 900 ribu-an hingga 2 juta rupiah ke atas.

Bangun Infrastruktur di Daerah

Daripada untuk membangun kereta cepat Jakarta — Surabaya ditengah kemampuan fiskal yang terbatas. Lebih baik anggarannya untuk membangun jembatan di daerah-daerah yang jarang tersorot oleh media.

Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (sumber : Detiknews)

Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (sumber : Detiknews)

Desa Sukaluyu, Cianjur (sumber : Detiknews)

Desa Sukaluyu, Cianjur (sumber : Detiknews)

Nunukan, Kalimantan Utara (sumber : Kompas.com)

Nunukan, Kalimantan Utara (sumber : Kompas.com)

Bisa Juga Membangun Kereta Api di Luar Jawa

Rencana Strategis Ditjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Tahun 2025–2029

Rencana Strategis Ditjen Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Tahun 2025–2029

Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan telah menyusun Rencana Strategis Tahun 2025–2029. Dalam Sasaran Strategis Nomor 1, dijelaskan bahwa Kementerian Perhubungan memiliki misi untuk meningkatkan konektivitas dan integrasi transportasi nasional. Misi Ditjen Perhubungan Darat Nomor 3 juga berbunyi “Melanjutkan pengembangan infrastruktur transportasi darat yang merata dan terintegrasi secara kesisteman”. Rasanya kereta api masih mendominasi di Pulau Jawa. Ketimpangan fasilitas kereta api masih dirasakan masyarakat Indonesia khususnya yang tinggal di luar Pulau Jawa. Daripada pemerintah membangun Kereta Cepat Jakarta — Surabaya yang membutuhkan biaya miliaran dolar Amerika, lebih baik pemerintah membangun sarana prasarana kereta api di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Nusa Tenggara dan pulau lainnya.

sumber : Renstra DJKA 2025–2029

sumber : Renstra DJKA 2025–2029

Referensi

https://djka.kemenhub.go.id/rencana-strategis-djka-2025-2029

https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-6666856/perbandingan-mudik-jakarta-surabaya-naik-mobil-pesawat-mana-yang-termurah

https://money.kompas.com/read/2024/07/07/150000526/whoosh-layani-3-92-juta-penumpang-pendapatan-kcic-capai-rp-800-miliar-?page=all

https://www.tempo.co/ekonomi/biaya-operasi-dan-perawatan-kereta-cepat-jakarta-bandung-kurang-dari-rp-1-triliun-setahun-142844

Kementerian Perhubungan. Rencana Strategis Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Tahun 2025–2029.


메타데이터
post_id
bc7885b129f2
slug
whoosh-jakarta-surabaya-hanya-alternatif-bukan-kebutuhan-mendesak-bc7885b129f2
url
https://medium.com/@MuhRizkyRamadhan/whoosh-jakarta-surabaya-hanya-alternatif-bukan-kebutuhan-mendesak-bc7885b129f2
canonical_url
https://medium.com/@MuhRizkyRamadhan/whoosh-jakarta-surabaya-hanya-alternatif-bukan-kebutuhan-mendesak-bc7885b129f2
author_url
https://medium.com/@MuhRizkyRamadhan
status
ok
fetched_at
2026-07-15 18:11:00