← Back to list

Mengulas Pangku Dari Saya

Time to Review

penata.bintang · 2026-05-11 14:39 · 0 claps · 2.3 min read
#movie-review #pangku #indonesian-movies
Open on Medium ↗
Wiki topics: 🎬 · Film & Television

Mengulas Pangku Dari Saya

Time to Review

sumber : https://m.21cineplex.com/id/movies/15PANU

sumber : https://m.21cineplex.com/id/movies/15PANU

Perempuan itu berjalan menjuntai, lelah, membawa jiwa yang ada dalam kandungnya. Menyusuri hunian-hunian yang diisi oleh gemerlap lampu disko, tak lupa dengan dendang dangdut yang meriah. Sepasang dua pasang menyambut alunan itu dengan bergoyang, tersenyum hanyut dalam buaian irama dangdut tahun 80an. Perempuan itu kembali melanjutkan langkah, menghalau gangguan yang menghentikan perjalanannya.

Tibalah ia di suatu warung, sederhana, lapuk, remang-remang, tapi cukup untuk ia jadikan tempat rehat. Pemilik warungnya pasti ibu itu, paruh baya yang sama sederhananya, dengan daster ala kadar, sedang duduk menghisap rokok. Di sanalah perempuan itu memulai ceritanya, entah luka, tawa, bahagia maupun duka.

Hehe, potongan scenenya mungkin aku bisa kasih segitu. Untuk review kali ini, aku mau pakai non formal aja deh. Hmm, kita bahas dari segi cinematography dulu deh yaa. Dari point itu, OMG keren bangett ngeett ngett, dari shot awal aja udh dikasih komposisi yang bagus, buat ngenalin atmosfer ini film. Dari satu dua scene awal, kita dikasih tau ni film latarnya dimana, kapan, gimana, sudah cukup menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin penonton ingin tanyakan. Beberapa scene juga ditampilkan dengan baik dan bisa menyampaikan emosi yang ada didalamnya. BTW, kita bakal dikasih banyak scene sunyi, sepi. Dialog dari film ini sedikit sekali, tapi disitulah letak pembedanya. Film ini dikemas dengan minim argumentasi, tapi pembawaan visualnya bisa menohok perasaan kita sendiri, baik dari setting tempat, waktu, karakter bahkan suatu objek sekalipun. Ibarat nih, kita bisa rasain apa yg mereka rasain cukup dengan mata kita aja, gak perlu banyak dialog.

Buat scoring filmnya juga, gahh daymm, pas banget, indah banget. Applause juga buat yang bikin aransemennya, menjadikan film ini terasa semakin hidup, apalagi ketika masuk ke adegan di pantai, diputar jugalah lagu Nadin — Rayuan Perempuan Gila, sangat serasi. Nonton ini, seperti bernostalgia dengan Laskar Pelangi juga, karena pembawaan skoringnya cukup serupa.

Skor akting untuk para aktris dan aktornya pun patut diapresiasi, yaa sudah tahulah siapa, untuk pemeran Tika diperankan oleh Claresta Taufan, sementara lawan mainnya tiada lain dan tiada bukan, the one and only yg cocok meranin suami yang — — — — Fedi Nuril. Dan tidak lupa kepada seorang ibu yang baikk, bisa menerima Tika apa adanya, Mbak Christine Hakim as Mpok Maya. Mbak Claresta ini, keren banget aktingnya, bikin kita simpati dan feel guilty juga dengan karakter Tika, begitupun dengan Mas Fedi, selalu on point untuk menjadi sosok laki-laki greenflag, baik hati, meluluhkan pujaan hati. Oiya, makeup artistnya juga benar-benar totalitass, para aktris dan aktor yang terlibat sangat membumi, seperti benar-benar menjalani kehidupan mereka sendiri, apalagi suami dari Mbak Maya.

Dari segi story, ini pacenya slow sih yaa, tapi masih sangat bisa dinikmati, bukan tipikal yang bikin ngantuk. Aku udh tau plot twistnya sih, cuman tetep aja ngerasa beda ketika nonton langsung filmnya, ada rasa nyes nya gitu, wkwkw, buat endingnya, not bad juga lah yaa. Film ini juga mengangkat kisah kehidupan perempuan perempuan hidup di tahun itu, era krisis moneter. Sepanjang nonton ini, bawaannya sedih, nyeri, getir. Jujur, pas waktu pertama kali Tika didandanin sama Mbak Maya buat lakuin “pekerjaan” itu, rasanya sakit banget :(. Disini juga kita banyak belajar, perjuangan seorang ibu demi menjaga, membantu anaknya tumbuh itu amat amat besar.

Okeyy, mungkin dari aku segitu dulu reviewnya, tidak terlalu mendalam, karena pure dari diri aku sendiri. Score keseluruhan buat film iniii, 8.9/10, amazing. Sampai jumpa direview selanjutnya ^^.


메타데이터
post_id
bc82a4e406e6
slug
mengulas-pangku-dari-saya-bc82a4e406e6
url
https://medium.com/@salwazanjabila/mengulas-pangku-dari-saya-bc82a4e406e6
canonical_url
https://medium.com/@salwazanjabila/mengulas-pangku-dari-saya-bc82a4e406e6
author_url
https://medium.com/@salwazanjabila
status
ok
fetched_at
2026-07-13 06:23:13