← Back to list

Belajar Pelayanan Farmasi Berbasis Pasien di Thailand, Kami Bawa Pulang Perspektif Baru — Mendukung…

Program KKN-BBK Internasional Universitas Airlangga kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di lingkungan akademik…

Muhammad Ajjauzaqi · 2026-03-16 07:34 · 0 claps · 2.2 min read
#kkn-internasional #kuliah-kerja-nyata #sdg3 #good-health-and-wellbeing #universitas-airlangga
Open on Medium ↗

Belajar Pelayanan Farmasi Berbasis Pasien di Thailand, Kami Bawa Pulang Perspektif Baru — Mendukung SDG 3

Program KKN-BBK Internasional Universitas Airlangga kembali membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di lingkungan akademik global. Kami, delapan mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, M. Afzaala, Dini Valerina, Khanaya Angelie, Luvena Navelyn, Izmel Harith, Izmel Harith, Nur Abbyana, Nur Annisa, dan M. Hareez berkesempatan mengikuti rangkaian kegiatan akademik dan pengabdian masyarakat di Rangsit University, Thailand. Bagi kami, Muhammad Afzaala, Dini Valerina, dan Khanaya Angelie, dua kegiatan yang paling membekas adalah pembelajaran di Smoking Cessation Centre Fahsai Clinic serta Patient Home Visit di Komunitas Lak Hok.

Selama 12–21 Januari 2026, kami mengikuti observasi langsung di Smoking Cessation Centre Fahsai Clinic bersama mahasiswa farmasi tingkat akhir (tahun ke-6) Rangsit University. Di tempat ini kami melihat bagaimana pelayanan farmasi tidak hanya berfokus pada obat, tetapi juga pada proses pendampingan pasien secara menyeluruh.

Kami mempelajari bagaimana tenaga kesehatan membantu pasien berhenti merokok melalui berbagai pendekatan, mulai dari komunikasi terapeutik, penggunaan kuesioner untuk menggali motivasi pasien, hingga pemberian terapi seperti nicotine gum dan nicotine patch. Selain itu, kami juga memahami pentingnya follow-up berkala untuk memastikan pasien tetap konsisten dalam menjalani program berhenti merokok.

Pengalaman tersebut memberikan sudut pandang baru bagi kami mengenai peran apoteker dalam pelayanan kesehatan.

“Ternyata obat hanyalah salah satu bagian kecil dari keseluruhan proses pelayanan. Hubungan yang dibangun dengan pasien justru menjadi kunci penting keberhasilan terapi,” ujar Dini Valerina.

Pengalaman lain yang tidak kalah berkesan adalah ketika kami mengikuti kegiatan Patient Home Visit di Komunitas Lak Hok pada 22 Januari 2026. Bersama mahasiswa senior Rangsit University, kami mengunjungi rumah pasien untuk melihat langsung bagaimana pelayanan kesehatan dilakukan di lingkungan tempat tinggal pasien.

Dalam kunjungan tersebut, kami mempelajari bagaimana tenaga kesehatan melakukan penilaian kondisi pasien secara menyeluruh menggunakan pendekatan IN HOMESS yang mencakup Immobility, Nutrition, Home Environment, Other People, Medication, Examination, Safety, Spiritual, dan Service. Selain itu, pendekatan IFFE (Idea, Feeling, Function,dan Expectation) juga digunakan untuk memahami pandangan serta harapan pasien terhadap terapi yang dijalani.

Bagi kami, kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berbeda dibandingkan pembelajaran di ruang kelas.

“Melihat langsung kondisi pasien di rumah mereka memberikan gambaran yang jauh lebih utuh tentang bagaimana terapi dijalankan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Muhammad Afzaala.

Melalui berbagai pengalaman tersebut, kami semakin memahami bahwa pelayanan kefarmasian tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan obat, tetapi juga dengan bagaimana tenaga kesehatan mampu memahami kondisi pasien secara holistik.

Menurut Khanaya Angelie, pengalaman belajar di Thailand memberikan pemahaman baru tentang pelayanan farmasi yang berpusat pada pasien. Ia berharap pendekatan seperti ini dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan praktik kefarmasian di Indonesia.

Bagi kami, KKN-BBK Internasional bukan sekadar program akademik di luar negeri, tetapi juga kesempatan untuk memperluas cara pandang tentang bagaimana profesi apoteker dapat berkontribusi secara lebih luas dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat.

Berita ini mendukung SDG 3: Good Health and Well Being

SDG3 #GoodHealthandWellBeing #SDGsUNAIR


메타데이터
post_id
bc832f684f38
slug
belajar-pelayanan-farmasi-berbasis-pasien-di-thailand-kami-bawa-pulang-perspektif-baru-mendukung-bc832f684f38
url
https://medium.com/@muhammad.ajjauzaqi/belajar-pelayanan-farmasi-berbasis-pasien-di-thailand-kami-bawa-pulang-perspektif-baru-mendukung-bc832f684f38
canonical_url
https://medium.com/@muhammad.ajjauzaqi/belajar-pelayanan-farmasi-berbasis-pasien-di-thailand-kami-bawa-pulang-perspektif-baru-mendukung-bc832f684f38
author_url
https://medium.com/@muhammad.ajjauzaqi
status
ok
fetched_at
2026-07-11 23:02:18