← Back to list

Radioaktif pada Pangan Ancaman Nyata bagi Konsumen

Radioaktif adalah sifat zat dengan atom tidak stabil yang memancarkan radiasi secara spontan untuk mencapai kestabilan. Manfaat radioaktif…

Sospol BEM Undip · 2025-10-04 10:25 · 0 claps · 1.7 min read
#radioaktif #udang #ekspor #radioactive #radioactive-waste
Open on Medium ↗
Wiki topics: 🎵 · Music & Audio

Radioaktif pada Pangan Ancaman Nyata bagi Konsumen

Gambar disadur dari Greenlab.co.id

Gambar disadur dari Greenlab.co.id

Radioaktif adalah sifat zat dengan atom tidak stabil yang memancarkan radiasi secara spontan untuk mencapai kestabilan. Manfaat radioaktif dapat digunakan dalam berbagai bidang seperti pengobatan radioterapi dan kepentingan industri. Akan tetapi, paparan radiasi radioaktif juga dapat berbahaya terhadap kesehatan manusia. Hal ini dikarenakan radiasi dapat merusak sel dan jaringan tubuh. Pada dosis rendah, tubuh bisa memperbaiki kerusakan, tetapi jika perbaikan gagal, sel justru memicu mutasi yang meningkatkan risiko kanker. Tidak hanya itu, beberapa radiasi dapat menumpuk dan terakumulasi dalam tubuh seiring berjalannya waktu, sehingga ancamannya tidak hanya sesaat melainkan jangka panjang. Hal inilah yang menyebabkan pencemaran radioaktif dapat membahayakan lingkungan dan manusia.

Isu ini mengemuka ketika publik dikejutkan oleh temuan paparan radioaktif pada udang beku asal Indonesia. Pada Agustus 2025, otoritas Amerika Serikat (FDA) menemukan kandungan Cesium-137 (Cs-137) dalam produk udang PT Bahari Makmur Sejati. Temuan ini membuat produk tersebut langsung ditolak masuk pasar AS, bahkan 18 kontainer yang sedang dalam perjalanan dipulangkan kembali. Pemeriksaan ulang di Indonesia memang mendapati adanya kontaminasi, meski kadarnya relatif rendah. Namun, tetap saja kasus ini menjadi pukulan besar bagi ekspor Indonesia, mengingat Amerika adalah pasar utama udang nasional.

Kasus udang ternyata bukan satu-satunya. Tak lama berselang, FDA juga melarang produk cengkeh dari PT Natural Java Spice setelah mendapati adanya Cs-137 pada sampel yang diperiksa. Larangan ini otomatis mencoreng citra komoditas rempah Indonesia, padahal tren ekspor cengkeh ke AS sedang meningkat. Dengan munculnya dua kasus beruntun, jelas bahwa masalah radioaktif tidak lagi sekadar soal satu produk, melainkan ancaman yang meluas pada berbagai komoditas ekspor. Pemerintah kemudian menelusuri asal-usul kontaminasi dan menemukan adanya scrap besi mengandung Cs-137 di kawasan industri Cikande, Banten, yang diduga menjadi sumber utama pencemaran kontainer. Fakta ini menunjukkan bahwa persoalan radioaktif bukan sekadar soal ekspor-impor, tetapi juga menyangkut lemahnya pengawasan di tingkat domestik.

Temuan ini tentu dapat menjadi evaluasi serius bagi pemerintah untuk memperkuat sistem pengawasan terhadap bahan ekspor dan pengelolaan limbah industri maupun perusahaan terkait lainnya. Berdasarkan Undang-undang nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Pengelolaan limbah radioaktif merupakan kewajiban industri yang tidak dapat ditawar. Pemerintah perlu memperketat pengujian kualitas pangan ekspor, memperbaiki sistem monitoring limbah industri, dan memastikan akuntabilitas perusahaan yang berpotensi menghasilkan kontaminasi. Tanpa langkah tegas, persoalan serupa akan terus berulang, merugikan perdagangan internasional sekaligus membahayakan kesehatan publik.


메타데이터
post_id
befe9ed785f3
slug
radioaktif-pada-pangan-ancaman-nyata-bagi-konsumen-befe9ed785f3
url
https://medium.com/@sosialpolitikbemundip/radioaktif-pada-pangan-ancaman-nyata-bagi-konsumen-befe9ed785f3
canonical_url
https://medium.com/@sosialpolitikbemundip/radioaktif-pada-pangan-ancaman-nyata-bagi-konsumen-befe9ed785f3
author_url
https://medium.com/@sosialpolitikbemundip
status
ok
fetched_at
2026-07-17 01:44:13