← Back to list

Mengenang : Arisan! (2003)

Mengenang Arisan! (2003), dengan berbagai keunikan juga pendobrak kenyataan dalam benak remaja yang masih penasaran dengan asam manis…

karoliquila · 2025-02-09 10:16 · 0 claps · 1.8 min read
#film #arisan
Open on Medium ↗
Wiki topics: CUL · Culture & Media 🔭 · Astronomy & Space 🎬 · Film & Television

Mengenang : Arisan! (2003)

Mengenang Arisan! (2003), dengan berbagai keunikan juga pendobrak kenyataan dalam benak remaja yang masih penasaran dengan asam manis kehidupan orang dewasa.

Masih teringat jelas rasa penasaran yang tumbuh dalam diri ketika kakak yang waktu itu masih tidur di satu kamar yang sama mengusir dan berkata “gaboleh nonton, ini film orang gede!” dan perlahan tubuh kecil ini keluar kamar dan tak lupa berbalik sedikit untuk setidaknya menangkap sedikit pemandangan yang terputar di televisi.

Rasa penasaran yang lahir pada hari itu, berkembang menjadi sebuah pertanyaan. Layaknya hari keberuntungan jawaban pun datang tanpa dihampiri, Arisan! muncul di beranda penyedia layanan streaming. Jiwa remaja dengan sejuta rasa ingin tahu ini, tidak menunggu lama, menghiraukan batasan umur yang jelas melarang diri ini pun langsung menonton tayangan tersebut. Masuk dalam kategori impulsif yang bermakna.

Di tahun 2017, tahun pertama saya berkenalan dengan Arisan!. Tanpa saya sadari, hari pertama saya menonton Arisan! adalah hari yang membangunkan saya dari tidur yang lama, Arisan! menampar dengan banyak nilai kehidupan melalui gaya cerita yang tegas dan tidak menggunakan basa — basi.

Arisan! akhirnya menjadi pintu yang membuka arus pemikiran baru di tahun itu. Berkenalan dengan berbagai karakter membuat berbagai rasa hidup dalam diri saya, hingga hari ini. Rasanya semua hal sulit yang terjadi berhasil dikemas denganbegitu mudah, dikemas begitu nyata, frontal dan tegas sehingga saling menjadi juri adalah pilihan yang begitu manusiawi.

Meimei,Sakti dan Andien tiga manusia dengan pilihan dan kenyataan yang memutuskan arah nasib kehidupan yang terkadang tidak sesuai dengan harapan. Banyak pahit yang harus ditelan, banyak perjuangan yang harus diusahakan dan banyak perasaan dipatahkan.

Sakti, karakter pria yang jujur dengan perasaan cintanya, Meimei karakter perempuan pemberani dengan seribu cinta kepada orang yang ada di hidupnya dan Andien perempuan yang pintar dalam menikmati hidup.

Sakti, laki — laki yang tinggal bersama ibunya dan tidak kunjung menemukan obat yang tepat atas seksualitasnya, Meimei wanita yang berhasil menata kehidupan dengan suami yang mulai menjadi orang asing, dan Andien yang menikmati tiap detik hidup yang diraih dengan usaha yang luar biasa.

Dan di luar semua konflik internal yang terjadi, ketiganya berteman, bersahabat. Pertemanan mereka menjadi salah satu bumbu yang rasanya susah hilang bagi saya, hingga hari ini. Makan bersama di restoran Trio, atau Sakti yang kena omel karena menyanyikan lagu Prahara Cinta, lari pagi sehat yang dilakukan Sakti dan Meimei, dan adegan pertengkaran Meimei dan Andien yang membuka mata satu sama lain akan kepahitan hidup, dan yang terpenting, Cinta segitiga Meimei, Sakti dan Nino.

Tulisan pendek ini menjadi sebuah ungkapan terimakasih, dan jatuh cinta yang tidak akan pernah selesai terhadap film Arisan! yang hadir dan mendobrak semua pikiran dan omong kosong kehidupan yang akan ternyata saya temui di depan.

Intinya : 1.Jadilah diri sendiri, 2.jauhi orang yang selingkuhi kamu, dan 3.jangan lupa untuk pergi ke kelas bahasa asing dengan Jaguar baru pemberian suami mu.


메타데이터
post_id
bfc74886121d
slug
mengenang-arisan-2003-bfc74886121d
url
https://medium.com/@ngracr04/mengenang-arisan-2003-bfc74886121d
canonical_url
https://medium.com/@ngracr04/mengenang-arisan-2003-bfc74886121d
author_url
https://medium.com/@ngracr04
status
ok
fetched_at
2026-07-21 01:24:38