← Back to list

Fenomena Kodok Buduk /Asian common toad, (Duttaphrynus melanostictus) jantan yang merubah warnanya…

31Oct2025

Bizzare.va · 2025-10-31 10:55 · 2 claps · 2.3 min read
#frog #animal-behavior #fenomena-alam #amphibians #bahasa-indonesia
Open on Medium ↗
Wiki topics: 🐾 · Pets & Animals

Fenomena Kodok Buduk /Asian common toad, (Duttaphrynus melanostictus) jantan yang merubah warnanya menjadi kuning neon di India.

31Oct2025

Pagi ini, saya baca postingan di instagram dari natgeo yang berjudul “Scientists reveal the secret of toads that can turn neon yellow”. Sebagai orang yang sudah kecintaan dengan satwa tersebut, kodok, saya langsung membuka websitenya natgeo untuk memenuhi rasa penasaran saya. Karena saya tau, jenis katak itu terdapat juga di indonesia, namun di indonesia tidak ada fenomena tersebut. Padahal akibat dari fenomena tersebut menyebabkan warna katak buduk jantan menjadi lebih menarik, ya, KUNING NEON. Saya melihatnya seperti permen yuppy, ahahaha.

Sumber: https://www.nationalgeographic.com/animals/article/toads-turn-neon-yellow-mating

Sumber: https://www.nationalgeographic.com/animals/article/toads-turn-neon-yellow-mating

Kenapa di indonesia tidak ada fenomena tersebut?

Setelah saya baca-baca websitenya natgeo, ternyata terdapat banyak faktor yang mempengaruhi adanya perubahan warna tersebut. Tujuan atau evolusi yang membuat perubahan warna pada jantan kodok buduk tersebut yaitu untuk membuat sinyal visual untuk mencegah kesalahan identifikasi antar jantan. Sehingga ketika musim kawin sang jantan dapat membedakan mana betina dan mana jantan secara visual. Berikut ini ada faktor-faktor yang mempengaruhinya.

  1. Hormon,

Terjadinya perubahan warna disebabkan oleh adanya peningkatan hormon androgen (testoteron) dan adrenalin yang melonjak tajam ketika musim kawin. Hormon tersebut mempengaruhi sel-sel pigmen kulit (chromatophores), sehingga perubahan warna terjadi. Kodok jantan memerlukan waktu 10 menit untuk merubah warna tubuhnya dari coklat menjadi kuning dan bertahan 2 hari sesuai dengan durasi masa kawin yang singkat.

  1. Lingkungan (iklim),

Fenomena munculnya perubahan warna kuning pada jantan kodok buduk di India terjadi tepat setelah turunnya hujan monsoon pertama, yang menjadi pemicu aktivitas kawin massal. Faktor eksternal seperti kelembapan tinggi, suhu hangat dan kondisi genangan air yang menjadi stimulus. Musim kawin pada kodok buduk (D. melanostictus) di India berlangsung sangat singkat hanya 1–2 hari.

  1. Perilaku,

D. melanostictus di India termasuk explosive breeder/kawin massal, yaitu ratusan bahkan ribuan individu berkumpul di waktu bersamaan untuk kawin dalam waktu yang sangat singkat. Kesalahan kawin merupakan hal yang biasa, karena banyaknya individu yang berkumpul di satu tempa, dalam waktu yang singkat.

  1. Evolusi,

Populasi D. melanostictus di India telah berevolusi dalam menghadapi musim kering–basah yang ekstrim, sehingga secara alami mereka melakukan adaptasi untuk mengefisiensikan waktu dan kompetisi tinggi demi menghasilkan keturunan selanjutnya.

Sumber: https://www.nationalgeographic.com/animals/article/toads-turn-neon-yellow-mating

Sumber: https://www.nationalgeographic.com/animals/article/toads-turn-neon-yellow-mating

Hasil pencarian D. melanostictus areal jawa barat di Inaturalist Sumber: https://www.inaturalist.org/observations?place_id=13043&taxon_id=62344

Hasil pencarian D. melanostictus areal jawa barat di Inaturalist Sumber: https://www.inaturalist.org/observations?place_id=13043&taxon_id=62344

Kesimpulan

Berdasarkan faktor tersebut dapat disimpulkan bahwa fenomena perubahan warna yang terjadi pada D melanostictus merupakan cara efektif yang terbentuk oleh berbagai faktor untuk melakukan proses reproduksi demi melanjutkan keturunan di tengah himpitan waktu dan cuaca yang ekstrim. Maka dari itu, meskipun di Indonesia terdapat D. melanostictus juga, tapi fenomena tersebut tidak ada, karena faktor iklim yang berbeda, lingkungan berbeda dan perilaku yang berbeda sehingga secara alamiah fenomena perubahan warna tersebut tidak perlu dilakukan oleh D. melanostictus di Indonesia


메타데이터
post_id
c2ad6eee9848
slug
fenomena-kodok-buduk-asian-common-toad-duttaphrynus-melanostictus-jantan-yang-merubah-warnanya-c2ad6eee9848
url
https://medium.com/@zarevaa/fenomena-kodok-buduk-asian-common-toad-duttaphrynus-melanostictus-jantan-yang-merubah-warnanya-c2ad6eee9848
canonical_url
https://medium.com/@zarevaa/fenomena-kodok-buduk-asian-common-toad-duttaphrynus-melanostictus-jantan-yang-merubah-warnanya-c2ad6eee9848
author_url
https://medium.com/@zarevaa
status
ok
fetched_at
2026-07-15 23:37:27