kaki keseleo dan salak
kadang, saat aku lelah menggemblok tas ransel yang penuh dengan alat elektronik itu, mood-ku jadi seketika berubah buruk. aku bisa langsung…
kaki keseleo dan salak
kadang, saat aku lelah menggemblok tas ransel yang penuh dengan alat elektronik itu, mood-ku jadi seketika berubah buruk. aku bisa langsung anggap semua orang adalah samsak, dan aku pasang versi wajahku paling buruk untuk siapa pun. tapi, kadang aku juga pulang kerja dengan raut wajah bahagia. aku ajak teman-teman rumahku untuk sekadar duduk, ngopi, dan aku akan bercerita semua yang terjadi di hidupku selama itu. dan kadang, aku diam saja di kamarku. membuka aplikasi tiktok, lalu memikirkan banyak rencana yang pada akhirnya hanya ada di kepala. atau, bisa juga ada masa-masa aku selalu swipe kanan aplikasi kuning cuma ingin mencari teman ngobrol. tapi, gak jarang juga aku langsung tidur terlelap usai menghantam air dingin di malam hari. lantas, terbangun di gemerlapnya malam, mencari ponselku yang tak punya notifikasi apapun itu.
dan saat menulis ini, gak ada masalah apapun di hidupku, tapi kenapa ya rasanya pundakku berat sekali?
iya, hidupku akhir-akhir ini seperti rollercoaster yang tak ada ujungnya. kadang aku salah tingkah karena kata-kata manis orang lain, atau tingkah murid-muridku. kadang di waktu-waktu acak pun tiba-tiba mikirin cara handle muridku. kadang aku bisa jengkel setengah mati hanya karena tingkah mereka. tapi kadang aku sangat sayang sama mereka.
tapi, yang paling sering terjadi adalah aku selalu mencari sesuatu yang gak pernah benar-benar ada buat aku.
dan pada akhirnya, aku akan terus kecewa sama kenyataan yang gak pernah memihak hatiku. tapi, untungnya, aku bisa berdiri di kakiku sendiri, aku gak takut untuk menjauhkan hal buruk apapun yang terjadi di hidup aku. ini adalah sesuatu yang aku dapatkan dari proses yang panjang, dan aku bersyukur karenanya, aku gak mudah terjebak dan selalu ingat doa-doa yang aku minta waktu aku masih sangat muda dulu.
hehe.
aku gak akan mention doa itu di sini, karena biar aku dan Tuhan saja yang tau. tapi aku paham kok, apapun penilaian orang lain tentangku, aku sadar betul aku melakukan hal yang benar, dan yang tau mungkin cuma diriku sendiri. aku hanya mau jujur sama hidupku sendiri.
nah, mungkin karena itu juga malam ini terasa overwhelming banget. dari luar, mungkin gak ada yang patah. tapi sebenarnya, hatiku terus patah berkeping atas kenyataan yang menghantam keinginan hatiku. bukan cuma soal orang lain, tapi juga soal diriku. aku kecewa di atas angan-angan yang hanya aku tau.
cuma, aku mengelabui itu seolah-olah itu hal yang biasa. sampai akhirnya, patahan-patahan itu tetap menetap di sana, dan muncullah momen-momen seperti ini. dan pada akhirnya? aku terbiasa menahan sakitku sendiri.
bahkan, ketika kemarin malam kakiku keseleo, aku memaki diriku sendiri, kalau aku harusnya menjaga diriku sendiri. jika aku gak bisa bekerja besok, semua akan berantakan. semua pasti berantakan. jadi, aku tahan saja rasa sakit kakiku sambil tetap bersikap seperti biasanya.
sebenarnya, aku juga mau kok kayak orang-orang yang ribut soal badannya yang sakit, apa yang terjadi di hidupnya, sampai orang-orang meresponnya dengan perhatian dan penuh empati. tapi, kenapa ya aku gak bisa? apa karena aku terbiasa menahan semuanya sendirian? padahal aku juga gak bisa benar-benar menahannya.
hal yang sama juga terjadi waktu beberapa minggu lalu, jariku terluka karena salak. rasanya jujur perih banget. tapi aku gak bereaksi apa-apa, selain menahan rasa sakit itu dan bersikap biasa saja saat orang-orang fokus sama meeting.
masalahnya, kaki keseleo dan jari terluka karena salak, gak cuma membuat tubuhku sakit, tapi hati aku juga sedih karenanya.
aku bingung.
aku hanya sedih tanpa alasan saja malam ini.
entahlah, apa arti kaki keseleo dan salak, ya? aku juga masih mencari.
aku menulis agar air mata ini keluar.
jadi, semua akan baik-baik saja esok harinya.
seperti biasa, i work, i lose, i disappointed, i laugh…. and i continue.
메타데이터
- post_id
- c32f3c8da340
- slug
- kaki-keseleo-dan-salak-c32f3c8da340
- url
- https://medium.com/@sftintan/kaki-keseleo-dan-salak-c32f3c8da340
- canonical_url
- https://medium.com/@sftintan/kaki-keseleo-dan-salak-c32f3c8da340
- author_url
- https://medium.com/@sftintan
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-10 03:02:36