← Back to list

Dosen Akuntansi UMY Perkuat UMKM Lewat Edukasi Keuangan

Yogyakarta — Minimnya pemahaman mengenai branding masih menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan…

Acc Feumy · 2026-05-18 01:51 · 0 claps · 2.3 min read
#umkm #perempuan #umy #keuangan #edukasi
Open on Medium ↗
Wiki topics: AI · AI · General AID · AI Design Tools BRD · Branding & Identity

Dosen Akuntansi UMY Perkuat UMKM Lewat Edukasi Keuangan

Yogyakarta — Minimnya pemahaman mengenai branding masih menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. Banyak pelaku usaha yang telah memiliki produk berkualitas, namun belum mampu mengoptimalkan potensi tersebut karena keterbatasan dalam membangun identitas usaha yang kuat dan strategi pemasaran yang tepat. Pada Minggu (15/02) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi bagi UMKM di Yogyakarta dengan tema “Strategi Penguatan Branding dalam Peningkatan Pendapatan dan Sustainability Performance”. Kegiatan ini dieksekusikan dalam bentuk workshop penguatan branding yang dipimpin oleh Ibu Evi Rahmawati, M.Acc., Ph.D., Ak., CA., CACP. Workshop tersebut diselenggarakan bagi UMKM di Yogyakarta dan salah satunya, diikuti oleh Naraya Swalayan.

Pendampingan UMKM melalui Pelatihan Branding dan Keuangan

Pendampingan UMKM melalui Pelatihan Branding dan Keuangan

Kondisi minimnya pemahaman tentang branding ini menunjukkan bahwa literasi bisnis, khususnya dalam aspek branding, menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan daya saing UMKM di tengah persaingan pasar yang semakin kompleks. Maka dari itu, kegiatan ini merupakan salah satu upaya UMY dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat agar lebih berdaya saing. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya akademisi dalam menjembatani kesenjangan pengetahuan antara konsep bisnis yang ideal dengan praktik yang dijalankan oleh pelaku usaha di lapangan.

Dalam pemaparan Dosen Prodi Akuntansi UMY tersebut, Ibu Evi Rahmawati, M.Acc., Ph.D., Ak., CA., CACP., menekankan bahwa branding merupakan komponen penting sebagai fondasi dalam membangun usaha yang berkelanjutan dan mampu bersaing di pasar. Ia juga menjelaskan bahwa, “UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan. Oleh karena itu, penguatan kapasitas UMKM menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan” pungkasnya.

Namun, ia juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi UMKM saat ini, seperti banyaknya produk serupa yang ada di pasar, persaingan harga, serta konsumen yang semakin selektif dalam memilih produk. Kondisi ini menuntut pelaku usaha untuk memiliki keunggulan yang jelas agar dapat tetap bersaing. Adapun salah satu persoalan umum yang dihadapi UMKM, yakni belum adanya identitas usaha yang jelas. Banyak pelaku usaha yang masih menganggap branding sebatas logo atau nama usaha, padahal branding mencakup keseluruhan citra yang dibangun di benak konsumen, mulai dari tampilan produk, kualitas layanan, hingga cara berkomunikasi dengan pelanggan.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa kurangnya literasi bisnis sering kali membuat pelaku UMKM hanya berfokus pada peningkatan penjualan jangka pendek melalui promosi, tanpa memperhatikan pentingnya membangun citra usaha dalam jangka panjang. Evi juga menyampaikan bahwa branding memiliki berbagai manfaat bagi UMKM, di antaranya meningkatkan kepercayaan konsumen, membuat produk lebih mudah diingat, membedakan produk dari pesaing, serta membangun loyalitas pelanggan dalam jangka panjang. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan media sosial dalam membangun branding di era digital. “Saat ini media sosial menjadi sarana penting dalam membangun brand. UMKM dapat memanfaatkan Instagram, WhatsApp Business, dan marketplace untuk memperluas jangkauan pasar,” lanjutnya.

Karyawan Naraya Swalayan dan peserta pelaku UMKM di Yogyakarta diharapkan tidak lagi hanya berfokus pada penjualan, tetapi juga mampu membangun citra usaha yang kuat sehingga dapat meningkatkan pendapatan, memperluas pasar, serta menjaga keberlanjutan usaha di masa depan. Pada akhir workshop, Ibu Evi kembali menegaskan bahwa, “Branding yang dirancang secara terencana dan dilakukan secara konsisten mampu menciptakan brand awareness, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta membangun loyalitas pelanggan. Dengan demikian, branding tidak hanya berfungsi sebagai identitas visual, tetapi juga menjadi aset strategis yang dapat mendorong pertumbuhan usaha dan peningkatan pendapatan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui edukasi literasi bisnis yang berkelanjutan, Prodi Akuntansi UMY menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan UMKM agar lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing.


메타데이터
post_id
c33f4a1fd902
slug
dosen-akuntansi-umy-perkuat-umkm-lewat-edukasi-keuangan-c33f4a1fd902
url
https://medium.com/@acc.feumy/dosen-akuntansi-umy-perkuat-umkm-lewat-edukasi-keuangan-c33f4a1fd902
canonical_url
https://medium.com/@acc.feumy/dosen-akuntansi-umy-perkuat-umkm-lewat-edukasi-keuangan-c33f4a1fd902
author_url
https://medium.com/@acc.feumy
status
ok
fetched_at
2026-06-14 11:28:49