← Back to list

“Rayuan kepada Tuhan.”

Aku selalu ingat bagaimana diriku melewati setiap malam yang sunyi sendirian. Setiap malam yang selalu kulalui dengan bujukan kepada Tuhan…

Karchana · 2026-08-23 16:34 · 0 claps · 1.6 min read
#hubble #kindness #jesus #cerita #manusia
Open on Medium ↗
Wiki topics: 🕊️ · Religion

“Rayuan kepada Tuhan.”

Aku selalu ingat bagaimana diriku melewati setiap malam yang sunyi sendirian. Setiap malam yang selalu kulalui dengan bujukan kepada Tuhan menggunakan rayuan-rayuan yang ku sampaikan lewat doa ku sebelum tidur. Rayuan yang ku sampaikan guna meminta Tuhan untuk selalu mengabulkan setiap hal yang kuinginkan tanpa mengetahui keinginan itu baik atau buruk bagi hidupku.

Mungkin Tuhan pasti sudah sangat muak dengan segala rayuan yang selalu kusampaikan tanpa henti sekalipun. Aku tahu semua rayuan dalam doa itu tanpa aksi tidak ada gunanya. Setiap keinginan itu, harus selalu dilakukan dengan aksi yang selanjutnya akan dibantu oleh Tuhan. Namun, aku selalu memilih untuk berada dalam zona nyaman diriku yaitu hanya sebatas MERAYU TUHAN LEWAT DOA PANJANGKU DIMALAM HARI.

pinterest.

pinterest.

Suatu malam, aku sangat marah kepada Tuhan, karna tidak mengabulkan rayuan yang sudah kusampaikan lewat doa. Kekesalan, amarah semua muncul secara bersamaan dan yang paling fatal dimalam itu adalah AKU MENYALAHKAN TUHAN ATAS SEGALA HAL YANG SUDAH TERJADI YANG TIDAK SESUAI DENGAN KEINGINANKU. Aku pun bertanya dengan amarah yang menggebu-gebu kepada Tuhan ‘Mengapa hal ini tidak terjadi sesuai keinginanku? Bukankah Engkau harus nya mengabulkan semua Doa yang dipanjatkan oleh umat Mu?“ Tetapi Tuhan hanya diam saja, semua amarah yang kusampaikan kepadaNya tidak pernah ia balas dengan memberikan hal buruk didalam kehidupanku.

Beberapa hari kemudian, akhirnya akupun sadar, rayuan yang kusampaikan kepada Tuhan malam itu, bukanlah hal yang baik untuk kehidupanku. Aku selalu menganggap hal itu baik untuk kehidupanku tetapi ternyata Tuhan lebih tahu mana yang terbaik untuk kehidupanku. Malam itu, muncul perasaan sedih yang menguasai diriku, merasa bersalah kepada Tuhan karna sudah menyalahkan-Nya untuk semua hal yang tidak terjadi sesuai keinginanku. Aku kembali merayu Tuhan malam itu, untuk meminta ampun atas kesalahan yang sudah kulakukan kepada Nya. Aku mengaku salah kepada Nya karna sudah tidak percaya terhadap semua rencana-rencana yang sudah disiapkan-Nya untuk kehidupanku.

Dan yaa…

Pada akhirnya, Tuhan akan selalu mengampuni umat Nya yang mengaku salah kepada-Nya serta tidak pernah membenci bahkan marah kepada kita umat-Nya. Semenjak saat itu, aku percaya bahwa Dia sudah menyiapkan setiap rancangan terbaik bagi umat-Nya. Dimalam selanjutnya, setiap rayuan yang kusampaikan kepada Tuhan lewat doa. ku bersamai dengan aksi. Aku belajar untuk tidak menyalahkan Tuhan, jika pada akhirnya rayuan yang kusampaikan lewat doa itu , tidak dikabulkan.

-jo-


메타데이터
post_id
c45f41eaf54e
slug
rayuan-kepada-tuhan-c45f41eaf54e
url
https://medium.com/@jovitasinulingga/rayuan-kepada-tuhan-c45f41eaf54e
canonical_url
https://medium.com/@jovitasinulingga/rayuan-kepada-tuhan-c45f41eaf54e
author_url
https://medium.com/@jovitasinulingga
status
ok
fetched_at
2026-09-03 07:43:49