← Back to list

VLAN Trunk dan Access

kali ini aku akan sedikit mereview kembali tentang materi VLAN Trunk dan Access. di artikel sebelumnya juga membahas tentang VLAN namun…

A. Yahya Hudan Permana · 2025-12-10 07:13 · 0 claps · 5.3 min read
#vlan #trunk #acces #pnetlab #network
Open on Medium ↗
Wiki topics: 🔧 · Data Engineering

VLAN Trunk dan Access

kali ini aku akan sedikit mereview kembali tentang materi VLAN Trunk dan Access. di artikel sebelumnya juga membahas tentang VLAN namun sedikit lebih advance karena distribusi VLAN menggunakan Interface Bonding

Review Materi

skenario yang kita gunakan sangat umum disebut sebagai Daisy Chain atau Cascading Switches. Untuk memahaminya, mari kita gunakan analogi “Sistem Kereta Api dan Stasiun”

Analogi : Jalur Kereta (Trunk) dan Stasiun (Switch)

Bayangkan jaringan kita itu sistem rel kereta api:

  • Router (Pusat): Ini adalah Stasiun Pusat Kota. Dari sini, semua kereta berangkat.
  • VLAN (Penumpang) : VLAN 40 sebagai Penumpang berbaju Merah dan VLAN 10 sebagai Penumpang berbaju Biru.
  • Trunk (Rel Utama): Jalur rel yang boleh dilewati oleh kereta Merah maupun Biru.
  • Switch 1 (Stasiun A): Stasiun pertama setelah pusat.
  • Switch 2 (Stasiun B): Stasiun kedua, posisinya setelah Stasiun A.

Masalahnya : Stasiun B (Switch 2) butuh penumpang Merah (VLAN 40) dan Biru (VLAN 10). Tapi untuk mencapai Stasiun B, kereta harus melewati Stasiun A (Switch 1) dulu.

Logikanya : Meskipun Stasiun A (Switch 1) tidak punya penumpang Biru (VLAN 10) yang turun di situ, Stasiun A wajib menyediakan rel (Trunk) yang mengizinkan kereta Biru lewat agar bisa sampai ke Stasiun B. mudah dipahami bukan ? mari kita lanjutkan pembahasan.

Simulasi VLAN Trunk dan Access ini aku masih menggunakan PNETLab, buat teman-teman yang belum mengerti PNETLab bisa klik Artikel ini yaa

Persiapan

buat proyek baru dengan nama bebas kemudian siapkan setidaknya 6 VPCs, 1 Router Mikrotik, 2 Switch Aruba, dan 1 Server Linux, kemudian hubungkan berdasarkan topologi seperti di gambar.

Konfigurasi Router

  • hal pertama yang harus kita lakukan adalah konfigurasi router agar bisa terkoneksi dengan internet, seperti memberikan IP Address pada ether1 , konfigurasi DNS dan setting firewall masqurade.

Tujuannya adalah agar router kita bisa diakses melalui winbox dan dapat mengakses internet

  • kemudian tambahkan VLAN di Interface sesuai dengan gambar, yaitu VLAN 10, 30, 40 dan 666 sekaligus di arahkan ke ether4 yang mengarah ke Switch

Interface VLAN di Router

Interface VLAN di Router

  • dan tambahkan IP Address serta DHCP Server untuk setiap VLAN, pastikan Prefix yang di gunakan di tiap VLAN berbeda agar tidak saling bertabrakan

IP Address tiap VLAN

IP Address tiap VLAN

DHCP Server Router

DHCP Server Router

Konfigurasi Switch

  • setelah router terkonfigurasi, berikutnya kita akan mengkonfigurasi Switch, switch yang digunakan adalah Aruba OS-CX
  • akses switch 1, lalu login menggunakan username admin dan tanpa password
  • buat VLAN 10,30,40 dan 666 dengan cara dibawah ini dan lalukan berulang untuk semua VLAN
Switch1# configure terminal
Switch1(config)# vlan 10
Switch1(config-vlan-10)# name VLAN10
Switch1(config-vlan-10)# exit
  • kemudian update Trunk Port yaitu 1/1/1 yang mengarah ke Router dengan cara
Switch1(config)# interface 1/1/1  
Switch1(config-if)# vlan trunk allowed 30,40,10,666
Switch1(config-if)# exit

Penjelasan :

no shutdown: Mengaktifkan interface (up).

no routing: (PENTING) Ini mengubah port dari Layer 3 (Routed Port yang butuh IP address) menjadi Layer 2 (Switched Port yang bisa baca VLAN). Tanpa ini, perintah VLAN akan ditolak atau error.

vlan trunk native 1: Menetapkan native VLAN ke default (1). Traffic tanpa tag akan masuk ke sini.

vlan trunk allowed 30,40,10,666: Ini hanya mengizinkan VLAN 30,40,10, dan 666 lewat.

  • lalu update Access Port atau downlink ke VPCs A dan B yang menggunakan VLAN 40 dan VLAN 30 di Port 1/1/2 dan 1/1/3
Switch1(config)# interface 1/1/2
Switch1(config-if)# no shutdown
Switch1(config-if)# no routing
Switch1(config-if)# vlan access 30
Switch1(config-if)# exit
Switch1(config)# interface 1/1/3
Switch1(config-if)# no shutdown
Switch1(config-if)# no routing
Switch1(config-if)# vlan access 40
Switch1(config-if)# exit
Switch1(config-if)# exit
Switch1(config)# interface 1/1/4
Switch1(config-if)# no shutdown
Switch1(config-if)# no routing
Switch1(config-if)# vlan access 666
Switch1(config-if)# exit

vlan access <id>: Memberitahu switch bahwa perangkat apa pun yang colok ke port ini otomatis dianggap anggota VLAN tersebut. Switch akan menangani tagging/untagging secara otomatis, sehingga VPC tidak perlu konfigurasi VLAN apa pun.

  • dan jangan lupa untuk interface 1/1/4 kita konfigurasi sebagai interface Trunk seperti interface 1/1/1 dengan perintah
Switch1(config)# interface 1/1/4
Switch1(config-if)# no shutdown
Switch1(config-if)# no routing
Switch1(config-if)# vlan trunk native 1
Switch1(config-if)# vlan trunk allowed 10,40
Switch1(config-if)# exit

Catatan: Kita mengizinkan 10 dan 40 lewat menuju Switch 2

  • lakukan verifikasi konfigurasi yang sudah kita lakukan dengan perintah :
Switch1(config)# show interface brief

informasi interface

informasi interface

dapat dilihat, bahwa setiap port sudah memiliki VLAN masing-masing yang sudah diatur, dan untuk port 1/1/1 dan port 1/1/4 kenapa hanya 1 ? karena port tersebut merupakan Port Trunk yang bertugas membawa VLAN-VLAN

  • kemudian sebelum kita konfigurasi switch 2 kita akan verifikasi apakah VPCs sudah mendapatkan IP sesuai dengan VLAN atau belum
  • akses server Linux, kemudian login dan lakukan perintah ifconfig di Terminal

Server Ubuntu dengan VLAN 666

Server Ubuntu dengan VLAN 666

dapat kita lihat, bahwa VLAN 666 dengan prefix 10.10.10.0/24 sudah diterima oleh Server dengan mendapatkan IP 10.10.10.254

  • berikutnya kita coba cek di VPCs A dan B apakah sudah menerima IP sesuai dengan VLAN atau belum dengan perintah
VPCS> ip dhcp

dan pastikan IP yang diterima sudah sesuai dengan VLAN pada switch

Konfigurasi Switch 2

  • selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi lanjutan di Switch 2, pertama masuk ke switch dengan credential yang sama seperti switch 1 kemudian daftarkan VLAN 10 dan 40 sesuai di gambar dengan perintah
Switch2(config)# vlan 10
Switch2(config-vlan-10)# name VLAN10
Switch2(config-vlan-10)# exit
Switch2(config)# vlan 40
Switch2(config-vlan-40)# name VLAN40
Switch2(config-vlan-40)# exit
  • update Trunk Port 1/1/1 yang mengarah ke Switch 1 Port 1/1/4 dengan perintah
Switch2(config)# interface 1/1/1
Switch2(config-if)# no shutdown
Switch2(config-if)# no routing
Switch2(config-if)# vlan trunk native 1
Switch2(config-if)# vlan trunk allowed 10,40
Switch2(config-if)# exit
  • kemudian Port Access ke 1/1/2 dan 1/1/3 untuk VLAN 10 dan VLAN 40 dengan peritah
Switch2(config)# interface 1/1/2
Switch2(config-if)# no shutdown
Switch2(config-if)# no routing
Switch2(config-if)# vlan access 10
Switch2(config-if)# exit
Switch2(config)# interface 1/1/3
Switch2(config-if)# no shutdown
Switch2(config-if)# no routing
Switch2(config-if)# vlan access 40
Switch2(config-if)# exit
  • lalu cek di tiap VPCs apakah sudah mendapatkan IP sesuai dengan Prefix dan VLAN atau belum dengan perintah
VPCS> ip dhcp
  • untuk verifikasi user lakukan cek ip address yang didapatkan dengan perintah dan pastikan hasil IP nya
VPCS> show ip

VPCs sudah mendapatkan IP

VPCs sudah mendapatkan IP

Penutup

Mengonfigurasi VLAN pada switch Aruba OS-CX di PNETLab sebenarnya tidak jauh berbeda dengan vendor lain, namun ada satu kunci yang sering terlewatkan yaitu : perintah no routing. Karena port pada Aruba CX secara default bekerja di Layer 3, mengubahnya menjadi Layer 2 adalah langkah wajib sebelum perintah VLAN bisa diterima.

Selain itu, pada skenario multi-switch (Daisy Chain), ingatlah analogi “Stasiun Kereta”. Pastikan switch perantara (Switch 1) tetap mengenali VLAN tujuan (VLAN 10) di database-nya meskipun tidak memiliki client yang terhubung langsung.

Dengan memahami alur logika ini, troubleshooting jaringan akan menjadi jauh lebih mudah. Selamat mencoba simulasi ini di lab kamu ! feel free buat komen dan share jika artikel ini bermanfaat, Terimakasih !


메타데이터
post_id
c5cbc33cd71a
slug
vlan-trunk-dan-access-c5cbc33cd71a
url
https://medium.com/@yahyahudan19/vlan-trunk-dan-access-c5cbc33cd71a
canonical_url
https://medium.com/@yahyahudan19/vlan-trunk-dan-access-c5cbc33cd71a
author_url
https://medium.com/@yahyahudan19
status
ok
fetched_at
2026-07-14 08:59:03