CI/CD apa iku ?
Apa itu CI/CD ?
CI/CD apa iku ?
Apa itu CI/CD ?

kita pakai pengandaian aja ya seperti buat game ada yang bikin karakter ada yang bikin map dan ada yang mendesain animasi.Nah,disini memiliki masing-masing tugas disini dikumpulkan tugas-tugas mereka menjadi 1 tempat dengan cara yakni CI/CD ini.
kenapa CI/CD itu penting ?
Dalam dunia pengembangan perangkat lunak modern, CI/CD (Continuous Integration & Continuous Deployment) adalah “nyawa” yang memastikan aplikasi bisa dikembangkan dengan cepat tanpa mengorbankan kualitas.
di dunnia pengembangan perangkat lunak modern,cicd itu nyawa yang memastikan aplikasi bisa dikembangkan dengan cepat tanpa ngorbanin kualitas.Kalau kita sebagai yang berkecimpung sebagai Qa Engineer ini tuh penting karena dengan ci cd autamation tessting yang kamu buat bisa dijalanin secara otomatis.berikut saya jabarin dalam beberapa poin :
1. Terjadinya konflik kode
Tanpa CI, pengembang biasanya menggabungkan kode mereka hanya sekali dalam seminggu atau sebulan. Akibatnya, banyak sekali konflik kode yang terjadi dan sulit diperbaiki.Dengan CI Kode digabungkan setiap hari (bahkan setiap beberapa jam). Sistem otomatis akan langsung mengecek apakah kode baru tersebut merusak fitur yang sudah ada atau tidak.Intinya kita akan terhindar dari konflik kode
2. Kita dapat mendeteksi bug lebih dini
Setiap kali ada kodingan baru yang masuk, CI/CD akan langsung menjalankan automated tests.Jadi kamu ga perlu menunggu bundelan gede ketika rilis tapi disini bisa seperti dicicil untuk ngepush code kamu dan kalau ada yang salah maka sistem akan memberi sinyal langsung terkait code yang kamu punya.
3. Rilis Lebih Cepat dan Sering
Dulu, merilis aplikasi bisa memakan waktu berbulan-bulan. Dengan CD, proses rilis dari kodingan selesai hingga bisa diakses pengguna dilakukan oleh mesin.Contoh di perusahaan: Perusahaan seperti Netflix atau Spotify bisa merilis fitur atau perbaikan ribuan kali dalam sehari tanpa perlu mematikan layanan mereka.
4. Meningkatkan Kepercayaan Tim (Quality Gate)
CI/CD bertindak sebagai “Penjaga Gerbang”.
- Jika tes otomatis gagal, kode tersebut tidak akan pernah bisa sampai ke tangan user(Production).
- Ini memastikan bahwa aplikasi yang sampai ke user adalah aplikasi yang sudah lulus standar kualitas yang kamu tentukan.
Tetapi dampak negatifnya juga ada sebagai berikut :
-
Setup awal cukup rumit
-
Bisa butuh biaya
-
Maintenance pipeline
4.Risiko deploy otomatis
Demikian saya tulis jika ada kesalahan-kesalahan atau ketidaksesuaian.mohon arahannya para sepuh kepada saya penulis pemula izin #salamsehat
메타데이터
- post_id
- c5e2debd81e7
- slug
- ci-cd-apa-iku-c5e2debd81e7
- url
- https://medium.com/@jordanhparapat22/ci-cd-apa-iku-c5e2debd81e7
- canonical_url
- https://medium.com/@jordanhparapat22/ci-cd-apa-iku-c5e2debd81e7
- author_url
- https://medium.com/@jordanhparapat22
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-13 06:23:13