Sepelan luka
Sebuah pertanyaan yang belum menemukan labuhnya
Sepelan luka

𓆩 Tuan, malam ini aku duduk di antara sepi, sementara hujan sibuk mengetuk jendela seolah tahu ada hati yang belum selesai berbicara dengan dirinya sendiri.
Aku mencoba melupakan, namun kenangan bekerja seperti aroma tanah selepas badai, ia tidak terlihat, tetapi tinggal lama sekali di dada. Dan jika beberapa pertemuan memang hanya Kau titipkan sementara, Tuhan, mengapa kepergiannya Kau buat sepelan luka yang tidak berdarah?
Barangkali aku memang belum paham apa yang sedang Kau tulis di balik semua yang tidak bisa aku tahan. Tetapi jika ini adalah pelajaran, Kau mengajarkannya dengan sabar sekali. 𓆪
메타데이터
- post_id
- c6e70d0c5f8c
- slug
- sepelan-luka-c6e70d0c5f8c
- url
- https://medium.com/@edselnaufalpasha/sepelan-luka-c6e70d0c5f8c
- canonical_url
- https://medium.com/@edselnaufalpasha/sepelan-luka-c6e70d0c5f8c
- author_url
- https://medium.com/@edselnaufalpasha
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-09 16:18:44