← Back to list

Tiga Monyet

Alkisah, suatu hari ada dua orang yang telah berteman begitu lama, sebut saja yang pertama adalah Bud dan yang satunya adalah Dong. Mereka…

Nahdanfaiq · 2024-12-22 17:29 · 0 claps · 1.8 min read
#indonesia #storytelling #bahasa-indonesia #tiga #monyet
Open on Medium ↗
Wiki topics: LIT · Literature & Writing

Tiga Monyet

foto dari space for me di pinterset

foto dari space for me di pinterset

Alkisah, suatu hari ada dua orang yang telah berteman begitu lama, sebut saja yang pertama adalah Bud dan yang satunya adalah Dong. Mereka telah bersahabat begitu lama, dengan masing-masing karakter yang sangat berbeda. Dong adalah orang yang bijak dan berhati-hati dalam berbicara, sedangkan Bud sebaliknya, ia adalah orang yang tidak sabaran dan agak bodoh.

Suatu hari Dong berkata kepada Bud saat mereka berdua sedang mengobrol di rumah Bud.

“Hei Bud, tahuah kau? Aku baru saja membunuh 10 orang anak-anak, daann…” Dong sengaja menggantung perkataannya.

“dan apa??” tanya Bud dengan tidak sabaran.

“..dan tiga ekor monyet”

“Haaahh???, ada apa dengan tiga monyet itu?”

“hahah”

“hah, apa yang kau tertawakan?”

“tak ada, begini, ada dua hal yang membuat manusia itu ‘buta’, yang pertama adalah tidak pernah merasa cukup, dan yang kedua adalah, hal yang membuatnya ‘takjub’”

“hahh? Maksudmu?”

“begini, saat aku memberi tahumu hal yang penting, bahwa aku baru saja membunuh sepuluh orang anak-anak, dan menggantung perkataanku untuk informasi selanjutnya, kau dengan segera mendesakku untuk memberi tahukan informasi yang aku gantung, pada saat itu secara tidak sadar kau telah ‘terbutakan’ dari hal yang penting karena kau ingin tahu pada informasi lain yang aku bawa, dengan kata lain kau tidak merasa cukup dengan informasi penting yang telah aku beritahu.

“lalu?”

“lalu saat aku memberi tahumu hal yang aneh namun tidak begitu penting jika dibandingkan dengan informasi sebelumnya, bahwa aku baru saja membunuh tiga ekor monyet, kau segera menanyakan hal itu, kau merasa takjub karena hal yang aku sampaikan sangat aneh dan tidak terduga. Pada saat itu kau telah ‘terbutakan’ dari sesuatu yang penting karena ada sesuatu tidak biasa yang membuatmu tertarik”

“ahh.. aku mengerti” ucap Bud sembari mengangguk-anggukan kepalanya

“oh bagus, apa yang kau mengerti?”

“sebelum kau membunuh tiga monyet kau terlebih dahulu membunuh sepuluh orang anak-anak, bukan begitu?” jawab Bud dengan yakin

“yaahh.. tidak salah namun tidak tepat”

“ehh? Bukan begitu? Lalu apa?”

“aku takkan menjelaskannya lagi, karena pemahaman datang saat itu dibutuhkan, bukan dipaksakan. Jangan paksakan dirimu”

“ohh.. baiklah”

“oke, aku akan pergi ya, sampai jumpa Bud” Dong pamit sembari beranjak meninggalkan Bud

“ya.. eh tunggu dulu, dari mana kau sebelum ke sini?”

“aku baru saja dari perpustakaan”

“ehh?..” Bud yang mendengar jawaban Dong kebingungan, dan memikirkan hal itu sepanjang hari.

Esok paginya, Bud yang penasaran pergi ke perpustakaan dan dia mendapati bahwa tak pernah ada sepuluh anak-anak dan juga tiga ekor monyet yang mati terbunuh di perpustakaan, yang sebenarnya mati di perpustakaan itu tiap harinya hanyalah satu hal.

Kebodohan.


메타데이터
post_id
c730ca47b437
slug
tiga-monyet-c730ca47b437
url
https://medium.com/@nahdanfaiqhanania/tiga-monyet-c730ca47b437
canonical_url
https://medium.com/@nahdanfaiqhanania/tiga-monyet-c730ca47b437
author_url
https://medium.com/@nahdanfaiqhanania
status
ok
fetched_at
2026-07-21 14:13:00