Etika Yang Patah Di Ujung Lidahmu
Photo by: pinterest@dragonflymage
Etika Yang Patah Di Ujung Lidahmu

Photo by: pinterest@dragonflymage
Engkau menatapku melalui lensa persepsi,
lalu merumuskan vonis seakan moralmu absolut.
Tapi bukankah etika pun lahir dari tafsir,
bukan dari hukum kosmik yang mutlak?
Aku bukan objek studi dalam laboratorium egomu,
yang bisa diurai, ditakar, lalu disimpulkan
tanpa mempertimbangkan variabel luka,
atau hipotesis tentang alasan manusia tersesat.
Jangan kau pakai logika biner: salah atau benar,
sebab hidup bergerak dalam spektrum abu-abu.
Tak semua kesalahan adalah dosa,
dan tak semua kebenaran suci tanpa cacat.
Jika engkau bukan kesadaran yang maha hadir,
bukan entitas metafisik yang melampaui waktu,
maka kau pun-sepertiku,
terjebak dalam keterbatasan nalar dan pengalaman.
Maka biarlah aku hidup,
dengan jatuhku yang filosofis,
dengan bangkitku yang belum sempurna,
tanpa harus tunduk pada penilaianmu yang semu.
메타데이터
- post_id
- c73bf420bc1b
- slug
- etika-yang-patah-di-ujung-lidahmu-c73bf420bc1b
- url
- https://medium.com/@rezasubardjo/etika-yang-patah-di-ujung-lidahmu-c73bf420bc1b
- canonical_url
- https://medium.com/@rezasubardjo/etika-yang-patah-di-ujung-lidahmu-c73bf420bc1b
- author_url
- https://medium.com/@rezasubardjo
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-27 18:20:27