Bagi-Bagi Bintang Kehormatan dalam Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-79
Jokowi bagi-bagi tanda kehormatan kepada para tokoh negara atas kinerja mereka terhadap keutuhan NKRI, Budi Arie Setiadi dapat bagian.
Bagi-Bagi Bintang Kehormatan dalam Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-79
Jokowi bagi-bagi tanda kehormatan kepada para tokoh negara atas kinerja mereka terhadap keutuhan NKRI, Budi Arie Setiadi dapat bagian.
Baru-baru ini Presiden Joko Widodo membagikan sejumlah penghargaan kepada para pembantunya. Salah satu yang mendapat penghargaan bergengsi itu adalah Menkominfo, Budi Arie Setiadi.
Menkominfo Budi Arie Setiadi mendapatkan penghargaan Bintang Mahaputra Pratama yang diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (14/08/2024). Bukan hanya Budi Arie Setiadi, nama Abdullah Azwar Anas selaku Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi juga disematkan penghargaan yang sama. Lantas, apa itu penghargaan Bintang Mahaputra dan bagaimana cara mendapatkannya?
Mengenal Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra
Tanda kehormatan Bintang Mahaputra berdasarkan Undang-Undang Negara Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (UU №20 Tahun 2009) adalah penghargaan negara yang diberikan Presiden kepada seseorang, kesatuan, institusi pemerintah, atau organisasi atas darmabakti dan kesetiaan yang luar biasa terhadap bangsa dan negara. Mengacu pada Pasal 8 ayat (2) huruf b UU №20 Tahun 2009, setidaknya ada lima kelas Bintang Mahaputera. Salah satunya adalah Bintang Mahaputera Pratama yang diterima oleh Menkominfo Budi Arie Setiadi.
Dihimpun dari berbagai sumber, mereka yang diberikan tanda kehormatan Bintang Mahaputra merupakan orang-orang yang telah menjaga keutuhan, kelangsungan, dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Untuk lebih jelas lagi terdapat kriteria khusus yang harus dipenuhi seseorang guna dapat dianugerahi tanda kehormatan bergengsi tersebut sebagaimana disebutkan dalam Pasal 28 ayat (2) UU №20 Tahun 2009, antara lain:
- berjasa luar biasa di berbagai bidang yang bermanfaat bagi kemajuan, kesejahteraan, dan kemakmuran bangsa dan negara;
- pengabdian dan pengorbanannya di bidang sosial, politik, ekonomi, hukum, budaya, ilmu pengetahuan, teknologi, dan beberapa bidang lain yang besar manfaatnya bagi bangsa dan negara; dan/atau
- darmabakti dan jasanya diakui secara luas di tingkat nasional dan internasional.
Adapun tanda kehormatan ini diberikan dalam bentuk bintang kalung yang dikenakan di leher, sehingga bintang tersebut terletak tepat di dada penerima. Selain itu, penerima penghargaan ini juga menerima patra yang dipakai di dada kiri pada saku, di bawah kancing baju, miniatur yang ditempatkan pada lidah baju, serta sebuah piagam penghargaan. Dalam kegiatan bagi-bagi tanda kehormatan ini, terdapat 64 tokoh yang mendapat tanda kehormatan.
Siapa Saja yang Pernah Dianugerahi Bintang Mahaputera
Secara historis, penganugerahan Bintang Mahaputera telah dimulai sejak tahun 1959. Beberapa tokoh penting Indonesia yang pernah menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera Pratama antara lain Soekarni Kartodiwirjo pada tahun 1961, seorang pejuang kemerdekaan dan Pahlawan Nasional Indonesia. Ada juga Adipati Paku Alam VIII yang menerima penghargaan pada tahun 1962, yang merupakan Adipati Pakualaman ke-VIII dan diangkat sebagai KPH Prabu Suryodilogo pada 13 April 1973. Tokoh lainnya yang pernah menerima penghargaan ini termasuk Siti Hardijanti Rukmana pada tahun 1997, Adam Malik pada tahun 1961, dan Ajip Rosidi pada tahun 2022.
Pada tahun 2023 lalu, beberapa nama yang menerima Bintang Mahaputera adalah Wury Estu Handayani, istri Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin; Sadil Isra, Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi; serta Sukma Violetta, Anggota Komisi Yudisial RI sekaligus Ketua Bidang Pencegahan dan Peningkatan Kapasitas Hakim, yang menerima Bintang Mahaputera Adipradana.
Nama-nama lainnya termasuk Joko Sasmito, Anggota Komisi Yudisial RI sekaligus Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi, yang dianugerahi Bintang Mahaputera Utama; Boy Rafli Amar, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), yang dianugerahi Bintang Mahaputera Pratama; dan Wishnutama Kusubandio, seorang penggiat seni yang menerima Bintang Mahaputera Nararya.
Lalu, Sekarang Siapa yang Mendapat Giliran untuk Dibagikan Tanda Kehormatan?
Dikutip dari *Sindonews.com,* para penerima anugerah itu berasal dari kalangan menteri dan wakil menteri KIM, pejabat lembaga tinggi negara, pejabat pimpinan lembaga pemerintah dan non-kementerian, pejabat TNI dan Polri, WNI dengan latar belakang profesi, dan budayawan. Adapun nama-nama penerima anugerah tersebut antara lain:
Medali Kepeloporan:
- Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh
Bintang Republik Indonesia Utama:
- Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan
- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Bintang Mahaputera Adipradana:
- Menhan Prabowo Subianto
- Menko Polhukam Hadi Tjahjanto
- Ketua MPR Bambang Soesatyo
- Mantan Panglima TNI (Purn) Jenderal Andika Perkasa
- Mantan Panglima TNI (Purn) Laksamana Yudo Margono
- Wakil Ketua DPR RI Lodewijk F Paulus
- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad
- Wakil Ketua DPR RI Rachmad Gobel
- Menteri BUMN Erick Thohir
- Menteri Investasi Bahlil Lahadalia
- Mendikbud Ristek Nadiem Makarim
- Menaker Ida Fauziah
- Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita
- Menteri ESDM Arifin Tasrif
- Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar
- Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa
- Menkop UKM Teten Masduki
- Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Puspayoga
- Jaksa Agung ST Burhanuddin
- Anggota Wantimpres Muhammad Luthfi Al Yahya
- Anggota Wantimpres Putri Kus Wisnu Wardani
- Gubernur Lemhanas Agus Widjojo
Bintang Mahaputera Utama:
- Menparekraf Sandiaga Uno
- Menag Yaqut Cholil Qoumas
- Menkes Budi Gunadi Sadikin
- Mensos Tri Rismaharini
- Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono
- Mantan KSAD (Purn) Jenderal Dudung Abdurachman
- Mantan KSAU Marsekal (Purn) Fadjar Prasetyo
Bintang Mahaputera Pratama:
- Menpan RB Azwar Anas
- Menkominfo Budi Arie Setiadi
Bintang Mahaputera Nararya:
- Menteri ATR/BPN Agus Harimurti Yudhoyono
- Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah
- Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani
- Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat
- Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid
- Wakil Ketua DPD Nono Sampono
- Wakil Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin
- Menpora Dito Ariotedjo
- Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia Sri Woerjaningsih
- Peneliti Ahli Utama BRIN Yohanes Purwanto
Anugrah Bintang Kehormatan Kepada Budi Arie Setiadi yang Kontradiktif
Dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-79, Budi Arie Setiadi mendapat penganugerahan Bintang Mahaputera Pratama oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta. Hal ini sontak menuai kritik dari pegiat media sosial. Banyak yang mencerca pemberian tanda kehormatan yang diberikan kepada Menkominfo tersebut.
Pasalnya, mengingat kejadian tempo lalu dimana terdapat serangan terhadap Pusat Data Nasional yang mengakibatkan sejumlah layanan publik jadi terhambat. Keluhan atas serangan yang terjadi pada Pusat Data Nasional menyebabkan sebagian besar masyarakat merasa khawatir apabila data-data pribadinya bocor dan diperdagangkan melalui dark web.
Kritik mulai dilayangkan kepada Menkominfo setelah pendapat yang dilontarkannya saat rapat kerja di gedung DPR RI Senayan, Kamis (27/6/2024) yang cenderung meremehkan serangan ransomware yang berdampak pada layanan di 282 instansi pemerintah. Bukannya memaparkan sebab dari serangan yang diterima, Menkominfo justru berucap “Alhamdulillah” ketika membandingkan dampak dari tingkat serangan ransomware yang diderita Indonesia yang baru terkena 0,67 persen saja.
Terkait sikap yang diperlihatkan oleh Menkominfo tersebut, banyak warganet yang dibikin kesal serta mengecam perilakunya yang memandang remeh serangan ransomware tersebut. Komentar-komentar di media sosial mengarahkan untuk Budi Arie Setiadi agar mundur dari jabatannya sebagai Menkominfo. Petisi juga dibuat sebagai bentuk kekecewaan masyarakat.
Sekarang, dengan diberikannya Menkominfo tanda kehormatan Bintang Mahaputera Pratama membuat banyak orang bertanya-tanya, bagaimana sih kriteria sebenarnya buat orang yang bisa dapat tanda kehormatan tersebut. Tidak sedikit yang berkomentar bahwa itu merupakan tindakan bagi-bagi hadiah oleh Presiden Joko Widodo.
메타데이터
- post_id
- c765a66bdd17
- slug
- bagi-bagi-bintang-kehormatan-dalam-peringatan-hari-kemerdekaan-ri-ke-79-c765a66bdd17
- url
- https://medium.com/@adidwipayana/bagi-bagi-bintang-kehormatan-dalam-peringatan-hari-kemerdekaan-ri-ke-79-c765a66bdd17
- canonical_url
- https://medium.com/@adidwipayana/bagi-bagi-bintang-kehormatan-dalam-peringatan-hari-kemerdekaan-ri-ke-79-c765a66bdd17
- author_url
- https://medium.com/@adidwipayana
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-21 19:25:17