Pulang
Pulang Katamu jelas, pada malam itu kau membisikkannya di telingaku, hatiku berdegup kencang, untuk pertama kalinya seseorang yang asing ingin mengantarku pulang dan bahkan ingin membuatkan rumah.
Aku tentu saja tidak mengelak, membiarkan ruhku memeluknya, isak tangis tak terhentikan. Binar matanya yakini aku, senyumnya menusuk relungku yang berdebu menjadikan ruang bersih bak ruang tamu yang baru dipoles cat Nippon Paint.
Ah SIAL. Kataku sembari meneguk es teh buatan ibu, aku terbangun dari lamunanku. Ternyata anganku tentangmu pudar perlahan. Pada hari itu tepat di mana semesta seakan melemparku ke jurang gelap tak ada kehidupan kau datang kepadaku, aku pikir kau ingin menyelamatkanku, rupanya BEDEBAH tak lah sama kau seperti binatang yang tak punya akal, kau sengaja menimbun jurang itu dengan pasir dan batu-batu besar. Kau tak berbelas kasihan padaku justru tawamu memenuhi jurang itu, tawa bak kesetanan, SETAN.
Aku perlahan terluka, membusuk pada bagian bagian tubuhku. Kalau bukan karena semesta yang masih ingin melihat aku bergulat dengan pahitnya hidup, mungkin pada hari itu jasadku akan sampai pada liang kubur.
Benar katamu pada awal pertemuan kita, kau katakan padaku untuk pulang. Aku mengerti maksudmu sekarang. Bukan berfikir untuk pulang ke pelukanmu maksudnya, tapi pulang yang berkesudahan, pulang ke liang lahat. Iyakan? hei jalang! iya kan? katakan sekali lagi padaku.
메타데이터
- post_id
- c7bfd4b5fb02
- slug
- pulang-katamu-jelas-pada-malam-itu-kau-membisikkannya-di-telingaku-hatiku-berdegup-kencang-untuk-c7bfd4b5fb02
- url
- https://medium.com/@cihuycuhuy62/pulang-katamu-jelas-pada-malam-itu-kau-membisikkannya-di-telingaku-hatiku-berdegup-kencang-untuk-c7bfd4b5fb02
- canonical_url
- https://medium.com/@cihuycuhuy62/pulang-katamu-jelas-pada-malam-itu-kau-membisikkannya-di-telingaku-hatiku-berdegup-kencang-untuk-c7bfd4b5fb02
- author_url
- https://medium.com/@cihuycuhuy62
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-10 11:40:45