Kesejajaran Butir
Samakan jenis frasa pada butir-butir daftar untuk membuat tulisan lebih jelas dan enak dibaca.
Kesejajaran Butir
Samakan jenis frasa pada butir-butir daftar untuk membuat tulisan lebih jelas dan enak dibaca.

Saya terlempar ke masa lampau ketika masuk ke kantor Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) di lantai 12 Office 8 Senopati Jakarta. Kantor mereka mirip dengan kantor Indonesia Risk Management Professional Association (IRMAPA), asosiasi profesi saya dahulu, di lantai 8 Gedung Tifa Kuningan Jakarta. IAPI dan IRMAPA pun sama-sama merupakan asosiasi profesi: IAPI untuk akuntan publik, sedangkan IRMAPA untuk profesional manajemen risiko.
Belum jadi anggota Medium? Baca versi gratis tulisan ini.
Sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) IRMAPA, dahulu saya sering sekali ke kantor di Gedung Tifa. Seiring dengan makin berfokusnya saya pada pengajaran bahasa untuk profesional, rasa hati saya terhadap manajemen risiko makin tawar. Akhirnya, saya mengundurkan diri dari IRMAPA pada 2021. Namun, kenangan bertahun-tahun bersama ternyata dapat muncul sekonyong-konyong.
Hari itu, Jumat, 3 November 2023, saya mengajar pelatihan penulisan surat dan laporan untuk para pegawai IAPI. Ketika tahu akan mengajar pegawai asosiasi profesi, saya tidak sulit membayangkan apa saja produk tulisan yang mereka hasilkan. Waktu menjadi Sekjen IRMAPA, saya membuat berbagai surat dan laporan yang dihasilkan asosiasi profesi.
Duh, saya jadi terkenang dengan mantan organisasi, nih. 🥺
Peserta pelatihan IAPI berasal dari empat divisi: Sekretariat; Organisasi, Hubungan Kelembagaan, dan Pengembangan Profesi; Legal dan Human Capital; serta Sertifikasi dan Bank Soal. Laras bahasa yang paling sering mereka gunakan ialah bisnis atau dinas, tetapi ada juga tulisan hukum (misalnya perjanjian) dan jurnalistik (misalnya siaran pers). IAPI juga menghasilkan tulisan kreatif (misalnya takarir medsos) dan ilmiah (misalnya laporan kajian), tetapi penulis pada dua laras bahasa itu tidak mengikuti pelatihan kali ini.
Salah satu masalah berulang yang saya temukan pada laporan IAPI ialah kesejajaran atau keparalelan butir daftar. Contohnya seperti berikut.
- Perkenalan dengan …
- Working Committee …
- Pemutakhiran SMO …
- Proses koordinasi dengan …
- Memfasilitasi rapat …
- Undangan …
- Webinar/diskusi …
Butir-butir pada daftar di atas tidak sejajar. Pada sebuah daftar, tiap butir harus sejajar untuk memudahkan pemahaman pembaca. Kalau satu butir sudah berupa frasa verba, misalnya, butir yang lain pun harus berupa frasa verba. Daftar di atas perlu diubah menjadi seluruhnya berupa frasa verba atau frasa nomina seperti contoh di bawah ini.
Frasa verba:
- Berkenalan dengan …
- Menetapkan wakil untuk Working Committee …
- Memutakhirkan SMO …
- Berkoordinasi dengan …
- Memfasilitasi rapat …
- Memenuhi undangan …
- Menghadiri webinar/diskusi …
Frasa nomina:
- Perkenalan dengan …
- Penetapan wakil untuk Working Committee …
- Pemutakhiran SMO …
- Koordinasi dengan …
- Fasilitasi rapat …
- Pemenuhan undangan …
- Kehadiran pada webinar/diskusi …
Kesejajaran merupakan salah satu ciri kalimat efektif, selain kelugasan, ketepatan, kejelasan, dan kehematan. Pemenuhan syarat itu membuat tulisan lebih jelas dan enak dibaca. Anda lebih suka versi frasa verba atau frasa nomina?
Tingkatkan keterampilan bahasa Anda melalui kelas Narabahasa, baik yang diadakan secara langsung (sinkron) maupun melalui rekaman (asinkron). Kunjungi toko daring kami di Tokopedia untuk memperoleh buku-buku dan pernak-pernik kebahasaan yang menarik.
메타데이터
- post_id
- c82845f7e3e9
- slug
- kesejajaran-butir-c82845f7e3e9
- url
- https://medium.com/@ivanlanin/kesejajaran-butir-c82845f7e3e9
- canonical_url
- https://medium.com/@ivanlanin/kesejajaran-butir-c82845f7e3e9
- author_url
- https://medium.com/@ivanlanin
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-17 07:08:52