Mudahkan Pencatatan Data Kesehatan, ASIK Diganjar Penghargaan IdenTIK 2023
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kembali meraih penghargaan atas inovasinya pada gelaran Indonesia Entrepreneur TIK (IdenTIK) 2023…
Mudahkan Pencatatan Data Kesehatan, ASIK Diganjar Penghargaan IdenTIK 2023

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kembali meraih penghargaan atas inovasinya pada gelaran Indonesia Entrepreneur TIK (IdenTIK) 2023. Setelah PeduliLindungi menduduki posisi pertama pada tahun lalu, kini giliran aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK) yang berhasil menjadi karya terpilih kedua dalam kategori Public Sector pada ajang IdenTIK tahun ini.
Penghargaan diberikan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI melalui Direktorat Pemberdayaan Informatika kepada Staf Ahli Bidang Teknologi Kesehatan sekaligus Chief Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes RI, Setiaji di Yogyakarta, Selasa (3/10).
“Apresiasi dan kebanggaan tersendiri atas penghargaan yang kami terima. Ini menjadi bukti kerja keras tim dan seluruh pihak yang terlibat dalam menghadirkan ASIK untuk meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan melalui digitalisasi, terutama dalam melakukan pencatatan dan monitoring data kesehatan di tingkat primer,” kata Setiaji.
IdenTIK 2023 adalah kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI yang ditujukan untuk mendorong pengembangan produk teknologi informasi dan komunikasi (TIK) buatan anak bangsa hingga dapat bersaing di tingkat global dan menghasilkan inovasi digital yang signifikan.
ASIK sendiri, yang menjadi salah satu bagian dari inovasi ekosistem SATUSEHAT, ditujukan untuk mempermudah tenaga kesehatan (nakes) dalam melakukan pencatatan dan monitoring data kesehatan individu by name by address pada tingkat layanan primer.
Sejak pertama diluncurkan pada 2022, hingga hari ini ASIK telah digunakan oleh 388 ribu lebih nakes dan kader di puskesmas dan posyandu untuk mendukung berbagai aktivitas pendataan dan monitoring pada program gizi dan kesehatan ibu dan anak (KIA), imunisasi, dan deteksi dini penyakit tidak menular (PTM).
“Sebagai upaya lebih, pada tahun ini Kemenkes RI juga telah meluncurkan chatbot WhatsApp yang terintegrasi dengan ASIK untuk memudahkan pencatatan yang dilakukan oleh para kader di posyandu. Hal tersebut kini tengah diujicobakan di DKI Jakarta dan Jawa Barat, dan akan diterapkan di seluruh wilayah Indonesia dalam waktu dekat,” jelas Setiaji.
Data kesehatan yang terinput melalui ASIK juga terintegrasi dengan ekosistem SATUSEHAT lainnya, seperti SATUSEHAT Platform dan SATUSEHAT Data. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan rujukan hingga membantu pemerintah pusat dan daerah dalam mengambil kebijakan kesehatan berbasis data.
Setiaji juga menilai, penghargaan ini menjadi dorongan lebih lanjut bagi Kemenkes RI untuk terus mengembangkan inovasi melalui digitalisasi dalam rangka menghadirkan data kesehatan yang berkualitas untuk peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.
Artikel ini telah diterbitkan sebelumnya pada tanggal 10 Oktober 2023 melalui dto.kemkes.go.id dengan judul: Mudahkan Pencatatan Data Kesehatan, ASIK Diganjar Penghargaan IdenTIK 2023
메타데이터
- post_id
- c95f55e80697
- slug
- mudahkan-pencatatan-data-kesehatan-asik-diganjar-penghargaan-identik-2023-c95f55e80697
- url
- https://medium.com/@ttdkkemkes/mudahkan-pencatatan-data-kesehatan-asik-diganjar-penghargaan-identik-2023-c95f55e80697
- canonical_url
- https://medium.com/@ttdkkemkes/mudahkan-pencatatan-data-kesehatan-asik-diganjar-penghargaan-identik-2023-c95f55e80697
- author_url
- https://medium.com/@ttdkkemkes
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-28 10:39:35