Gunung Fuji dan Tempat Terbaik Untuk Melihatnya
Into the World #1
Gunung Fuji dan Tempat Terbaik Untuk Melihatnya
Into the World #1
Photo by Wenhao Ji on Unsplash
“Tidak semua perjalanan dimulai dengan langkah. Sebagian dimulai dengan rasa penasaran.”
Ada tempat-tempat yang membuatku ingin berkunjung karena keindahannya. Ada pula tempat yang membuatku penasaran karena perasaan yang muncul saat melihatnya.
Setelah menonton Sayonara Maestro, aku mencari tahu daerah tempat drama itu difilmkan. Lokasinya berada di Kota Fuji dan daerah sekitarnya di Prefektur Shizuoka, Jepang.
Ternyata Gunung Fuji yang seringkali menjadi latar belakang adegan drama itu. Dan aku mengerti mengapa gunung itu terasa menenangkan.
Aku belum pernah melihatnya secara langsung. Namun setiap kali menemukan fotonya, aku selalu berhenti beberapa detik lebih lama.
Mungkin karena bentuknya yang sederhana. Mungkin karena ia berdiri sendiri. Atau mungkin karena ketenangan yang entah bagaimana bisa terasa bahkan melalui sebuah gambar.
Bagi Jepang, Gunung Fuji bukan sekadar gunung. Ia telah menjadi bagian dari sejarah, budaya, dan kehidupan sehari-hari selama berabad-abad. Banyak orang tumbuh dengan pemandangan yang sama di kejauhan, melihatnya saat berangkat bekerja, pulang ke rumah, atau menikmati pergantian musim.
Kota Fuji di Shizuoka bisa menjadi pilihan terbaik untuk menyaksikan Gunung Fuji. Kota yang berjarak 30 kilometer saja dari Gunung Fuji, dikenal karena teh hijaunya yang mengagumkan.
Kebun-kebun teh hijau sangat kontras dengan gunung menjulang yang menjadi latar belakangnya. Bulan Mei adalah waktu yang tepat untuk berkunjung ketika daun teh ini sedang hijau-hijaunya dan belum dipetik.
Aku belum pernah melihatnya secara langsung. Namun dari foto-foto dan cerita yang kubaca, aku membayangkan bagaimana rasanya tinggal di sebuah kota yang setiap hari ditemani pemandangan seperti itu.
Bangun pagi, membuka jendela, lalu melihat gunung yang sama. Berangkat bekerja, pulang dalam keadaan lelah, lalu melihat gunung yang sama.

Gunung Fuji dari Perkebunan Teh di Shizuoka
Selain itu, tempat yang ingin aku kunjungi agar bisa menyaksikan Gunung Fuji yaitu Pagoda Chureito.
Jika menginginkan foto yang sangat bernuansa Jepang, pagoda lima lantai ini adalah tempat berkunjung yang cocok. Kita juga bisa menyaksikan mekarnya bunga-bunga sakura di sini, saat musim semi tiba, untuk melihat karangan bunga terindah.
Sudah tidak asing bagi kita melihat foto Gunung Fuji dengan latar pagoda khas Jepang dengan bunga sakura di bagian atasnya. Bangunan Pagoda Chureito dikenal sebagai monumen perdamaian Fujiyoshida.
Sekarang kuil dan pagoda ini dikenal luas sebagai salah satu pemandangan ikonik khas Jepang.
Photo by Spenser Sembrat on Unsplash
Di dunia yang terus berubah, Gunung Fuji tetap berada di tempatnya.
Musim semi datang dengan bunga sakura. Musim panas membawa langit yang lebih cerah. Musim gugur mewarnai pepohonan. Musim dingin menyelimuti puncaknya dengan salju.
Namun gunung itu tetap berdiri.
Memikirkan hal itu membuatku bertanya pada diriku sendiri. Dalam hidup yang sering bergerak terlalu cepat, apa yang menjadi “Gunung Fuji” bagiku?
Apa yang tetap ada ketika rencana berubah?
Apa yang tetap berdiri ketika aku merasa kehilangan arah?
Mungkin setiap orang membutuhkan sesuatu yang tidak selalu memberi jawaban, tetapi memberikan rasa tenang. Sesuatu yang mengingatkan bahwa tidak semua hal harus diselesaikan hari ini.
Bahwa hidup boleh berjalan perlahan. Bahwa kita boleh beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan.
Mungkin itulah alasan aku tertarik pada Gunung Fuji. Bukan karena aku ingin menaklukkannya. Bukan karena aku ingin mencapai puncaknya. Melainkan karena ia mengingatkanku bahwa ada kekuatan dalam tetap bertahan di tempat, bahkan ketika dunia di sekeliling terus bergerak.
Mungkin suatu hari aku akan melihatnya dengan mataku sendiri. Namun untuk sekarang, mengenalnya dari kejauhan pun sudah terasa seperti sebuah perjalanan.
Mungkin aku belum sampai di sana hari ini. Tetapi tidak ada salahnya mengenal dunia sedikit demi sedikit.
Terimakasih telah membaca.
Dunia mana lagi yang akan kita jelajahi dari kejauhan?
메타데이터
- post_id
- ca06db2ed0ca
- slug
- gunung-fuji-dan-tempat-terbaik-untuk-melihatnya-ca06db2ed0ca
- url
- https://medium.com/@hana.yuki/gunung-fuji-dan-tempat-terbaik-untuk-melihatnya-ca06db2ed0ca
- canonical_url
- https://medium.com/@hana.yuki/gunung-fuji-dan-tempat-terbaik-untuk-melihatnya-ca06db2ed0ca
- author_url
- https://medium.com/@hana.yuki
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-19 16:10:01