← Back to list

hidup terlalu singkat

“hidup terlalu singkat untuk sebuah dendam.”

regina · 2026-05-04 06:24 · 0 claps · 1.1 min read
#random-thoughts #writing
Open on Medium ↗

hidup terlalu singkat

“hidup terlalu singkat untuk sebuah dendam.”

Ada seorang perempuan yang usianya baru mencapai kepala dua, di tubuhnya terdapat dendam yang terus mengalir tanpa akhir. Ia mengakar, menancap kuat, dan sulit untuk dihilangkan meski dikorek-korek.

Suara-suara orang bijak yang ia dengar, ia baca, dan ia cari; semuanya sia-sia. Dendamnya terlalu dalam dan akarnya menancap terlalu jauh kalau ingin dihilangkan dalam semalam.

Bagi orang lain yang hidupnya sudah tertata, dendam hanya membuat badan sakit dan ringkih. Namun, bagi perempuan awal kepala dua itu, dendam sudah jadi bagian dalam hidupnya. Rasa sakit yang ia tanam bertahun-tahun, ikut tumbuh bersama raganya.

Tapi mungkin, karena usianya masih kepala dua — masih terlalu muda — dendam itu selalu ia rawat dengan apik. Sehingga dalam kepalanya yang penuh riuh itu, dendam jadi satu-satunya penyelamat dari berbagai macam pikiran mengakhiri hidup.

Penyelamat kadang memang gak harus selalu berwujud manusia kan?

Saran-saran dari orang bijak lainnya; dendam harus diredam — dihilangkan supaya hidup lebih lama. Tapi bagi perempuan berusia awal kepala dua itu, bahkan jika dendam membuatnya masuk ke dalam lumpur api yang menyala-nyala, ia siap setengah mati. Setidaknya, di tempat itu… ia tidak sendiri, ada yang ikut terperosok dan ikut meronta-ronta untuk masuk ke dalam kolam itu.

Tapi mungkin, karena ia terlalu muda. Terlalu sulit untuk menemukan jalan keluar. Terlalu berisik untuk perasaan yang tidak pernah divalidasi orang lain. Terlalu miskin. Sehingga ia rawat dendam itu dengan begitu baik.

Mungkin nanti, saat ia lebih tua sedikit. Saat usianya bukan di awal kepala dua lagi, ia akan menemukan jalan keluarnya. Meskipun dendam itu akan selalu tumbuh bersama raganya yang mulai ringkih, setidaknya ia paham arti kata orang-orang bijak itu.


메타데이터
post_id
ca83e5eb03d8
slug
hidup-terlalu-singkat-ca83e5eb03d8
url
https://medium.com/@re.gina/hidup-terlalu-singkat-ca83e5eb03d8
canonical_url
https://medium.com/@re.gina/hidup-terlalu-singkat-ca83e5eb03d8
author_url
https://medium.com/@re.gina
status
ok
fetched_at
2026-06-15 20:49:13