← Back to list

TITISAN TINTA UNTUK NUSANTARA — Menjamurkan Cuan Dengan Meminimalisir Tambang Ilegal dan…

Nama: Vennisya Nadia Putri

Vennisya Nadia Putri · 2024-08-18 13:54 · 0 claps · 3.2 min read
#bangka-belitung #pariwisata-indonesia #laskar-pelangi #timah #pantai
Open on Medium ↗
Wiki topics: ⚖️ · Law & Justice

TITISAN TINTA UNTUK NUSANTARA — Menjamurkan Cuan Dengan Meminimalisir Tambang Ilegal dan Memaksimalkan Pariwisata Negeri Laskar Pelangi

Nama: Vennisya Nadia Putri

NIM: 122241091

Fakultas: Ilmu Budaya

Program Studi: Bahasa dan Sastra Indonesia

Nama Perguruan Tinggi: Universitas Airlangga

— — — — —

Terdengar familiar, namun jarang terbincangakan di permukaan. Mungkin kalimat tersebut bisa merepresentasikan eksistensi Kepulauan Bangka Belitung.

Permasalahan kepulauan kecil ini mulai merambat di media sosial sejak kasus korupsi timah sebesar Rp 271 Triliun menyapa. Angka yang sangat fantastis, pula membuat perekonomian masyarakat jatuh miris.

Dikutip dari detik.com, bahwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki sumber daya alam yang beragam serta melimpah. Sektor pertambangan timah menjadi salah satu pilar utama dalam struktur ekonomi masyarakat. Pertambangan timah dianggap mampu memberikan kesejahteraan yang memadai dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Secara positif, pertambangan timah dapat mengurangi tingkat pengangguran dengan terciptanya lapangan pekerjaan baru. Pertambangan timah juga memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.

Daerah Bekas Tambang Timah. Sumber: detik.com

Daerah Bekas Tambang Timah. Sumber: detik.com

Namun, seperti yang umum diketahui bahwa timah merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui. Pengetahuan ini bagaikan angin lewat saja. Sebagian besar masyarakat hanya bergantung pada sektor pertambangan timah dengan tidak memikirkan dampak jangka panjang apabila diteruskan.

Belum lagi tambang ilegal (TI) yang dampaknya tidak main-main. Dilansir dari belitung.tribunnews, akibat tambang ilegal 3000 hektar menyebabkan lahan di Bangka Belitung kritis. PT Timah rugi Rp 2,5 triliun tiap tahun. Maraknya tambang ilegal ini menyebabkan kerusakan parah pada hutan. Berita juga menyebutkan bahwa bisnis ilegal ini dapat merugikan negara dalam hal penerimaan negara, termasuk pajak, loyalty, dan badan usaha yang resmi. Sebagai alternatif, bagi masyarakat yang tetap ingin terlibat dalam industri timah dapat beralih menjadi tambang legal dengan mendaftarkan izin pendirian smelter.

Selain berdampak pada daerah hutan dan kerugian bagi negara, tambang ilegal ini juga menyebabkan pencemaran kualitas serta kuantitas air bersih. Air yang menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan akan berakibat fatal jika persediaannya tidak berkualitas dan tidak layak. Tidak hanya manusia, biota air pula menjadi yang paling cepat terkena akibatnya.

Jika terus seperti ini, siapa yang nantinya merugi? Retoris, tapi pertanyaan ini membuat masyarkat buta dan tuli. Mereka tahu jawabannya, namun tetap beraksi seakan akan timah bisa beranak cucu seperti dalam mimpi.

Menguntungkan sejenak, namun merugikan generasi anak-anak kelak. Sebagai generasi Z yang nantinya akan menjadi pemimpin masa depan, kami juga berhak untuk mendapatkan warisan sumber daya alam yang cukup dari pendahulu. Sumber daya yang ada saat ini mestinya dipikirkan pengelolaannya secara matang agar generasi kami bisa memanfaatkan apa yang sudah diberikan dengan pemikiran-pemikiran yang mengasah otak kreatif kami.

Ini tidak mudah, namun bukan berarti tidak bisa.

Mungkin banyak orang akan berpikir bahwa sebagai masyarakat kepulauan, hanya pertambangan timahlah sektor yang bisa menyejahterakan perkonomian rumah tangga. Padahal, Kepulauan Bangka Belitung memiliki ratusan objek wisata yang jika dioptimalkan penanganannya, dapat membuat cuan makin bertambah.

Sektor pariwisata sangat bisa diandalkan dari Kepulauan Bangka Belitung ini untuk menjadi sumber penghasilan di masa yang akan datang. Pantai-pantai yang menjamur menjadi lokasi yang bisa dimanfaatkan untuk mengisi waktu senggang sampai hanya sekedar sebagai waktu untuk self healing.

Keindahan pantai-pantai yang berada di pulau kecil ini menjadi surga dunia yang bisa dikembangkan. Misalnya Pantai Tanjung Kelayang (Belitung), Pantai Lengkuas (Belitung), Pantai Turun Aban (Bangka), Pantai Pasir Padi (Bangka) sampai Pantai Tanjung Tinggi (Belitung) yang pernah dijadikan tempat syuting film Laskar Pelangi yang dipelopori oleh novel karya Andrea Hirata.

Pantai Tanjung Tinggi. Sumber: HighLight.id

Pantai Tanjung Tinggi. Sumber: HighLight.id

Solusi saya untuk menyelamatkan daerah Kepulauan Bangka Belitung sebagai daerah asal saya yang tercinta ini adalah dengan memanfaatkan pantai-pantai sebagai salah satu bagian dari sektor pariwisata yang ada.

Dikutip dari kemenparekraf.go.id, pemanfaatan kawasan pariwisata juga harus memperhatikan sustainable tourism yang berarti pariwisata yang memerhatikan dampak terhadap lingkungan, sosial, budaya, serta ekonomi untuk masa kini dan masa depan, baik bagi masyarakat lokal maupun wisatawan.

Kita sudah sampai di zaman perkembangan teknologi era society 5.0 dengan konsep yang membuat manusia menggunakan pengetahuan berbasis teknologi modern untuk memenuhi kebutuhan sekaligus memudahkan hidupnya. Dengan itu, saya berpikir untuk memanfaatkan jejaring sosial di media elektronik sebagai alat untuk melakukan promosi keindahan dari surga dunianya Bangka Belitung di media sosial seperti TikTok, Facebook, Instagram, sampai X.

Dengan membenahi kawasan pariwisata yang selama ini kurang dipedulikan dan mempromosikan pantai-pantai yang ada, diharapkan kegiatan promosi ini bisa mengganti ketergantungan masyarakat yang melakukan tambang ilegal sebagai sumber penghasilan. Tidak hanya diharapkan masyarakat luar pulau yang datang, namun diharapkan juga turis dari mancanegara tertarik dan berkunjung ke pantai-pantai yang ada.

Pada akhirnya, apabila solusi ini dikatakan sukses dan berhasil, maka misi dalam menyelamatkan masyarakat dalam ketergantungan akan sektor tambang dapat beralih ke sektor pariwisata yang akan menguntungkan dan ramah lingkungan.

— — — — —


메타데이터
post_id
cabbb2dae1d6
slug
titisan-tinta-untuk-nusantara-menjamurkan-cuan-dengan-meminimalisir-tambang-ilegal-dan-cabbb2dae1d6
url
https://medium.com/@nadbastala/titisan-tinta-untuk-nusantara-menjamurkan-cuan-dengan-meminimalisir-tambang-ilegal-dan-cabbb2dae1d6
canonical_url
https://medium.com/@nadbastala/titisan-tinta-untuk-nusantara-menjamurkan-cuan-dengan-meminimalisir-tambang-ilegal-dan-cabbb2dae1d6
author_url
https://medium.com/@nadbastala
status
ok
fetched_at
2026-07-23 02:58:18