← Back to list

TUGU TUANKU TAMBUSAI DI SEDINGINAN, ROKAN HILIR SEBAGAI SIMBOL PERJUANGAN DAN IDENTITAS DAERAH

Bagi saya, monumen bukan lah sekedar bangunan yang berdiri kokoh di ruang publik, tetapi juga menyimpan cerita dan nilai sejarah yang…

Tatiaalvina · 2025-12-25 16:57 · 0 claps · 2.3 min read
#budaya-melayu #monumens #sejarah-lokal #riau #apresiasi-budaya
Open on Medium ↗

TUGU TUANKU TAMBUSAI DI SEDINGINAN, ROKAN HILIR SEBAGAI SIMBOL PERJUANGAN DAN IDENTITAS DAERAH

Bagi saya, monumen bukan lah sekedar bangunan yang berdiri kokoh di ruang publik, tetapi juga menyimpan cerita dan nilai sejarah yang penting bagi masyarakat. melalui monumen kita dapat melihat bagaimana suatu daerah menghargai masa lalu dan menjaga identitas budayanya. Hal inilah yang saya rasakan ketika menggali informasi lebih dalam lagi terkait dengan Tugu Tuanku Tambusai yang berada di Desa Sedinginan, Kabupaten Rokan Hilir. Monumen ini menjadi salah satu simbol budaya melayu yang sarat akan makna perjuangan dan jati diri daerah.

Tugu Tuanku Tambusai didirikan sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa Tuanku Tambusai, pahlawan nasional asal Riau yang dikenal gigih melawan penjajahan Belanda. Menurut saya, keberadaan tugu ini menunjukkan bahwa masyarakat Rokan Hilir tidak melupakan sejarah perjuangan tokoh daerahnya. Tugu ini tidak hanya menjadi penanda sejarah, tetapi juga menjadi sarana untuk menegaskan identitas budaya Melayu yang masih hidup dan dijaga hingga saat ini.

Tugu Tuanku Tambusai di Desa Sedinginan, Kabupaten Rokan Hilir.

Tugu Tuanku Tambusai di Desa Sedinginan, Kabupaten Rokan Hilir.

Jika dilihat dari bentuknya, tugu ini menampilkan sosok Tuanku Tambusai yang sedang menunggang kuda dengan mengenakan pakaian adat Melayu. Saya memaknai kuda yang digambarkan melangkah maju sebagai simbol keberanian dan semangat pantang menyerah. Sementara itu, arah pandangan Tuanku Tambusai yang menghadap ke depan seolah menggambarkan sikap kepemimpinan yang tegas dan penuh harapan terhadap masa depan. Bentuk tugu ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga menyimpan pesan simbolik yang kuat.

Tugu Tuanku Tambusai juga merepresentasikan nilai-nilai budaya Melayu, seperti keberanian, nasionalisme, dan religiusitas. Julukan Tuanku Tambusai sebagai “Harimau Rokan” menurut saya mencerminkan ketegasan dan keberanian seorang pemimpin dalam membela kebenaran. Nilai-nilai tersebut sangat lekat dengan budaya Melayu yang menjunjung tinggi marwah, keimanan, serta kesetiaan terhadap agama dan tanah air. Melalui tugu ini, nilai-nilai tersebut seolah diwariskan kembali kepada masyarakat.

Tuanku Tambusai sangat dihormati oleh masyarakat dengan julukan “Harimau Rokan”karena keberaniannya yang luar biasa dalam memimpin perlawanan terhadap kolonial Belanda di wilayah Rokan dan sekitarnya. Dalam budaya Melayu Riau, julukan “Harimau” mewakili kekuatan, ketegasan, dan kepemimpinan. Oleh karena itu, memberikan gelar “Harimau Rokan” merupakan cara untuk menghormati Tuanku Tambusai dan juga mengakui sifat heroik yang menjadi ciri khas masyarakat Rokan Hilir.

Sebagai generasi muda, keberadaan Tugu Tuanku Tambusai memberikan kesan yang cukup mendalam bagi saya. Monumen ini membuat saya lebih menyadari bahwasanya kemerdekaan dan identitas daerah tidak diperoleh dengan mudah. Ada perjuangan panjang, pengorbanan, serta keteguhan iman yang menjadi dasar terbentuknya sejarah bangsa. Melihat tugu ini mendorong saya untuk lebih menghargai jasa para pahlawan dan tidak bersikap acuh terhadap sejarah daerah sendiri.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, saya menilai Tugu Tuanku Tambusai masih sangat relevan bagi generasi muda. Monumen ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran sejarah lokal yang nyata dan kontekstual. Dengan mengamati langsung monumen seperti ini, generasi muda dapat memahami bahwa sejarah bukan hanya cerita masa lalu, tetapi juga mengandung nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut saya, pelestarian Tugu Tuanku Tambusai perlu terus dilakukan secara berkelanjutan. Pelestarian tersebut tidak hanya sebatas merawat bangunan fisiknya, tetapi juga menjaga makna dan nilai budaya yang terkandung di dalamnya. Harapan saya, tugu ini dapat terus menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Melayu serta semangat perjuangan di Rokan Hilir.

Ditulis oleh: Tatia Alvina, Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Islam Riau. Tulisan ini dibuat untuk memenuhi salah satu tugas Mata Kuliah Apresiasi Budaya Melayu, yang diampu oleh Ibu Dr. Nurmalinda, S.Kar., M.Pd.


메타데이터
post_id
caf71d99cf17
slug
tugu-tuanku-tambusai-di-sedinginan-rokan-hilir-sebagai-simbol-perjuangan-dan-identitas-daerah-caf71d99cf17
url
https://medium.com/@tatiaalvina/tugu-tuanku-tambusai-di-sedinginan-rokan-hilir-sebagai-simbol-perjuangan-dan-identitas-daerah-caf71d99cf17
canonical_url
https://medium.com/@tatiaalvina/tugu-tuanku-tambusai-di-sedinginan-rokan-hilir-sebagai-simbol-perjuangan-dan-identitas-daerah-caf71d99cf17
author_url
https://medium.com/@tatiaalvina
status
ok
fetched_at
2026-06-21 07:44:09