← Back to list

Langit Sore Terasa Menenangkan Bukan?

Langit sore jadi salah satu alasan buat kita berhenti sebentar. Entah waktu mengendarai motor, duduk di teras rumah, kita sering kali…

nadi · 2026-07-23 02:29 · 0 claps · 1.4 min read
#human-behavior #mental-rest #self-awareness
Open on Medium ↗

Langit Sore Terasa Menenangkan Bukan?

Langit sore jadi salah satu alasan buat kita berhenti sebentar. Entah waktu mengendarai motor, duduk di teras rumah, kita sering kali dongak beberapa detik lebih lama dari biasanya.

Lalu tanpa ada alasan yang jelas, rasanya sedikit lebih ringan. Padahal langit sore tidak selalu warnanya jingga, tidak selalu dipenuhi dengan awan-awan yang indah, bahkan terkadang yang terlihat hanya hamparan langit yang biasa saja.

Tapi kita menyukainya, kan?

Bukan karena bentuk awannya. Mungkin karena langit jadi salah satu dari sedikit hal di dunia yang tidak pernah menuntut apapun dari kita.

Hampir setiap hal yang kita temui setiap hari membawa tuntutan. Ponsel meminta kita untuk membalas pesan, email meminta jawaban, media sosial meminta perhatian, pekerjaan meminta hasil, sampai target yang meminta untuk segera dicapai.

Seolah waktu terus mengingatkan kita kalau masih ada banyak hal yang belum benar-benar selesai. Dunia seperti tidak pernah berhenti meminta sesuatu dari kita.

Tidak dengan langit sore. Ia tidak pernah meminta kita jadi lebih produktif, tidak meminta kita membuat keputusan, tidak meminta kita jadi versi terbaik dari diri sendiri untuk menemuinya. Ia hanya ada, dan mungkin justru karena itu, kita merasa nyaman berada di hadapannya.

Untuk beberapa menit, kita tidak sedang dinilai, dibandingkan, dituntut menjadi siapapun. Kita hanya jadi orang biasa, yang sedang melihat langit.

Barangkali, ketenangan yang kita rasakan bukan berasal dari langit itu sendiri, tapi jadi jeda yang ia berikan. Jeda dari notifikasi, target, sampai pikiran yang terus berlari ke pekerjaan berikutnya, masalah berikutnya, atau kekhawatiran berikutnya.

Salah satu alasan kenapa aku suka memotret langit sore, bukan karena takut langitnya hilang, karena aku ingin menyimpan perasaan yang muncul ketika melihatnya.

Perasaan bahwa, untuk beberapa menit, tidak ada yang harus kita kejar, tidak ada yang harus kita buktikan, tidak ada yang meminta apapun dari kita.

Mungkin langit sore terasa menenangkan bukan karena warnanya. Tapi karena di tengah dunia yang terus meminta, langit adalah salah satu dari sedikit hal yang hadir, tanpa menuntut apapun sebagai balasannya. Bukankah begitu, Kamaartaa?


메타데이터
post_id
cb609cfbea52
slug
langit-sore-terasa-menenangkan-bukan-cb609cfbea52
url
https://medium.com/@dari.nadi/langit-sore-terasa-menenangkan-bukan-cb609cfbea52
canonical_url
https://medium.com/@dari.nadi/langit-sore-terasa-menenangkan-bukan-cb609cfbea52
author_url
https://medium.com/@dari.nadi
status
ok
fetched_at
2026-07-31 22:32:28