PEREMPUAN ITU RIBET ATAU DETAIL?
Perempuan itu ribet atau detail? Yang bilang ribet, coba dipikir lagi.
Perempuan itu Ribet atau Detail?
Kalau ada kaum adam yang melihat tingkah seorang perempuan yang lagi mempersiapkan sesuatu dan kemudian dia berkata “Ribet banget sih”, duh pengen tak jitak kepalanya, biar gak mikir yang praktis-praktis banget gitu.
Tingkah itu dimata saya dan mungkin perempuan lainnya bukanlah keribetan kok, ya kan? bagusnya kita sebut apa ya? Mungkin cocoknya kata detail.
Coba deh, yang jago bikin alis, tebal sebelah barang 0.00001 mm saja kayaknya perasaan sudah gunda gulana. Mau bepergian, liburan bareng teman-teman misalnya. Dimata lelaki (sebagian lelaki- gak boleh menyamaratakan orang) perempuan yang bawa tas lebih banyak atau lebih besar dipandnagnya“rempong”, bawa barang kelebihan paling gak dipake semua, katanya.
Ya iya sih, kadang baju yang dibawa gak kepake semua, tapi kan persiapan. Lebih baik sedia payung sebelum hujan gitu.

foto dari Uzone
Kaum adam juga tuh, sering ngeledekin “nyonya rempong”, tapi pas mau mandi minta odol di cewek-cewek. Pas mau makan pop mie minta di ciwik-ciwik. Kadang handuk, kadang ini, kadang itu. Sekali lagi ini tuh gak rempong atau ribet. Tapi detail dan biasanya perempuan akan memikirkan hal-hal kecil yang bisa saja dibutuhkan.
Saat lagi mengepak baju dan persiapan lainnya, buat bepergian. Biasanya, setiap barang saya lihat satu-satu sambil menimbang-nimbang “kira-kira nanti perlu gak ya?” kebanyakan jawabannya butuh. Hehehe.
Setelah itu, barang-barang siap masuk dalam tas. Tapi ternyata gak muat! Wah, ini tandanya harus masuk tahap berikutnya “Eliminasi barang”. Bagian ini sulit! Soalnya yang didepan mata adalah barang-barang yang sudah dianggap penting. Sekarang harus diperkecil, dipersempit lagi.
Kalau sudah begini, barang-barang dengan fungsi mirip tapi berbeda harus direlakan salah satunya. Aduh membayangkannya saja perasaan dilema saat itu jadi saya rasakan.
Sisi perempuan lain yang kadang dianggap keribetan adalah saat jalan ke pusat perbelanjaan. Membandingkan satu model dengan model lain, dengan toko dan toko lain, hal yang lumrah banget buat seorang perempuan. Mungkin segelintir kauh adam juga.
Apalagi kalau ada potongan harga, duh harus lebih selektif. Kalau bisa dapat harga lebih terjangkau dengan kualitas sama kenapa tidak. Lumayankan, buat beli kuaci.
Kalau saya liat pasangan lagi jalan bareng. Terus si cowok dengan sabar mengikuti langkah wanitanya, dengan belanjaan ditangan. Fix, ini cowok punya kesabaran yang tinggi. Atau, bucinnya si cewek.
Saya mau pengecualian untuk perempuan yang mungkin menganggap kelakuan “berlebihan” sesama kaumnya adalah keribetan, kerempongan. Bebas mau mandang gimana. Sepertinya sesimpel-simpel nya perempuan masih ada sisi detail lainnya. Mungkin tidak dalam urusan barang.
So? Menurut kamu, cewek itu detail atau ya emang ribet? Sebagai perempuan, jujur kadang juga kok berpendapat betapa ribetnya jadi perempuan. Tapi ya sudahlah. Toh hari ini mau mikir praktis besok jadi ribet lagi.
Dan kalau kita mandang diri sendiri ribet, ya gak apa-apa juga. Tapi keribetan atau detail nya seorang perempuan untuk kebaikan kok, malah kadang memikirkan orang-orang disekeliling. Makanya keliatan agak ribet. Padahal kan sayang. Uwu!
Terima kasih sudah meluangkan waktu membaca tulisan ini :)
Boleh di clap jika merasa senang dengan tulisan saya :)
Instagram : @selfiimran_
Twitter : @selfi_85
메타데이터
- post_id
- cbe92d3091ee
- slug
- perempuan-itu-ribet-atau-detail-cbe92d3091ee
- url
- https://medium.com/@fhyyy/perempuan-itu-ribet-atau-detail-cbe92d3091ee
- canonical_url
- https://medium.com/@fhyyy/perempuan-itu-ribet-atau-detail-cbe92d3091ee
- author_url
- https://medium.com/@fhyyy
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-28 18:46:42