Aku Cemburu pada Waktu yang Memilikimu Lebih Banyak Dariku.
Mars.. Ada sesuatu yang mungkin belum pernah benar-benar kusampaikan kepadamu. Bukan karena aku tidak ingin mengatakannya. Tapi karena aku…
Aku Cemburu pada Waktu yang Memilikimu Lebih Banyak Dariku.
Mars.. Ada sesuatu yang mungkin belum pernah benar-benar kusampaikan kepadamu. Bukan karena aku tidak ingin mengatakannya. Tapi karena aku selalu takut perasaanku terdengar seperti tuntutan. Padahal sebenarnya, ini hanya tentang seseorang yang terlalu merindukan orang yang dicintainya.
Aku tahu hidupmu tidak mudah. Aku tahu ada banyak hal yang sedang kau hadapi. Aku tahu ada tekanan yang mungkin tidak semua orang mengerti. Dan percayalah, aku tidak pernah meremehkan itu.
Karena setiap kali kau lelah, aku adalah orang yang diam-diam mendoakanmu. Setiap kali kau jatuh, aku adalah orang yang berharap semesta memelukmu lebih lembut. Setiap kali kau merasa dunia terlalu berat, aku adalah orang yang tetap berdiri di belakangmu, meski mungkin tak selalu kau lihat.
Aku ikut bahagia ketika kau bahagia. Aku ikut lega ketika harimu berjalan baik. Aku ikut cemas ketika kau menghilang lebih lama dari biasanya. Aku ikut memikirkanmu bahkan ketika mungkin kau sedang tidak memikirkanku.
Dan mungkin di situlah letak sedihku. Karena aku memberikan begitu banyak ruang di hatiku untukmu. Namun terkadang aku merasa tidak memiliki cukup ruang di harimu. Aku tidak meminta menjadi prioritas di atas segalanya. Aku tidak meminta seluruh waktumu. Aku tidak meminta seluruh perhatianmu. Aku hanya ingin merasa bahwa keberadaanku juga penting untukmu. Bahwa orang yang selalu mendukungmu, mendoakanmu, mengkhawatirkanmu, dan memastikan kau baik-baik saja... sesekali juga kau pikirkan.
Karena ada hari-hari ketika aku menahan rindu sendirian. Ada malam-malam ketika aku ingin bercerita, tetapi memilih diam karena takut mengganggumu. Ada saat-saat ketika aku merindukanmu begitu dalam sampai aku hanya bisa menatap layar dan berharap namamu muncul.
Dan yang paling menyakitkan bukanlah jarak. Bukan kesibukan. Melainkan perasaan bahwa aku sedang berusaha menjaga seseorang yang bahkan tidak menyadari betapa keras aku berusaha menjaganya. Aku tidak pernah menghitung semua doa yang kupanjatkan untukmu. Aku tidak pernah menghitung berapa kali aku memilih memahami keadaanmu. Aku tidak pernah menghitung berapa banyak kecewa yang kutelan karena aku lebih memilih mengerti daripada dipahami.
Tapi terkadang, hatiku juga lelah. Bukan lelah mencintaimu. Melainkan lelah menahan rindu yang tidak menemukan tempat untuk pulang. Aku hanya ingin kau tahu... Di balik semua pengertianku, ada hati yang juga ingin diperjuangkan. Di balik semua dukunganku, ada seseorang yang juga ingin ditemani. Di balik semua doaku untukmu, ada seseorang yang diam-diam berharap namanya juga hadir dalam doamu.
Karena cinta bukan hanya tentang siapa yang paling kuat bertahan. Cinta juga tentang saling melihat. Saling mendengar. Saling menyediakan waktu. Saling membuat satu sama lain merasa berharga.
Dan aku harap suatu hari nanti, kau bisa melihatku seperti aku selalu melihatmu. Bukan sebagai seseorang yang akan selalu ada apa pun yang terjadi. Tetapi sebagai seseorang yang juga memiliki hati..
Yang juga punya perasaan. Yang juga bisa merasa sepi. Yang juga bisa merasa tidak dipilih. Yang juga bisa terluka. Dan meski sampai hari ini...
ia masih memilihmu, Mars.
메타데이터
- post_id
- cc6129a4f7f9
- slug
- aku-cemburu-pada-waktu-yang-memilikimu-lebih-banyak-dariku-cc6129a4f7f9
- url
- https://medium.com/@ashrsaid/aku-cemburu-pada-waktu-yang-memilikimu-lebih-banyak-dariku-cc6129a4f7f9
- canonical_url
- https://medium.com/@ashrsaid/aku-cemburu-pada-waktu-yang-memilikimu-lebih-banyak-dariku-cc6129a4f7f9
- author_url
- https://medium.com/@ashrsaid
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-25 09:41:49