Mengenang Paskah Lewat Kreativitas: Pengalaman Bersama Pemuda GMIT Maranatha di Kupang, Nusa…
Sebuah kisah tentang semangat, iman, dan persatuan lintas generasi dan agama dalam Pawai paskah GMIT Maranatha Oebufu, Kupang - 22 April…
Mengenang Paskah Lewat Kreativitas: Pengalaman Bersama Pemuda GMIT Maranatha di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Kupang selalu punya cara unik merayakan Paskah. Tahun ini, saya berkesempatan melihat langsung semangat luar biasa dari para pemuda GMIT Maranatha Oebufu yang mempersiapkan diri untuk mengikuti Pawai Paskah 2025. Perayaan ini digelar pada Senin, 22 April 2025, dan menjadi salah satu momen paling berkesan yang saya saksikan tahun ini.

Dokumentasi menunjukkan para pemuda dari Gereja GMIT Maranatha Oebufu tengah menghias truk yang akan digunakan dalam Pawai Paskah 2025 pada Minggu, 20 April 2025. Pawai ini dijadwalkan berlangsung di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, keesokan harinya, Senin, 21 April 2025. (Foto: Simon Selly/detikBali)
Truk yang mereka hias dipenuhi nuansa putih, dilengkapi dengan tiga salib besar di atasnya. Bukan sekadar dekorasi, truk ini menjadi panggung mini yang akan menampilkan tiga adegan penting dari kisah penyaliban Yesus: penyaliban bersama dua penjahat, Maria dan Yohanes di bawah salib, dan prosesi pengafanan Yesus. Adegan-adegan itu diperankan langsung oleh pemuda gereja yang berlatih setiap minggu, bahkan sejak Februari.
Saya sempat berbincang dengan Erson, salah satu panitia muda. Ia menceritakan bagaimana mereka menyusun rencana, mendesain dekorasi, hingga menggalang dana bersama para senior jemaat. Dengan biaya sekitar Rp11 juta, mereka berhasil menyulap truk biasa menjadi simbol refleksi iman dan seni.
Sebagai orang yang juga pernah terlibat dalam kegiatan Paskah semasa remaja, saya tahu betul bagaimana repot, tapi juga hangatnya proses persiapan semacam ini. Ada peluh, tawa, dan tentu saja, kebersamaan. Hal-hal kecil seperti mengecat papan atau menyiapkan kostum bisa menjadi kenangan yang membekas.
Pawai ini bukan hanya tentang perayaan, tapi juga tentang menyatukan orang-orang, bahkan lintas agama, dalam semangat damai dan toleransi. Melihat antusiasme pemuda-pemudi ini, saya yakin harapan akan masa depan yang rukun dan penuh kasih itu masih sangat nyata.
Saya pribadi merasakan bahwa momen seperti ini menjadi pengingat betapa pentingnya membangun komunitas yang saling mendukung. Di tengah dunia yang semakin individualistis, inisiatif seperti ini menjadi oase – tempat kita belajar kembali tentang pengorbanan, kasih, dan kerja sama. Saya pulang dari kegiatan ini dengan hati yang penuh, dan harapan yang menyala.
메타데이터
- post_id
- cfa09142b7f3
- slug
- mengenang-paskah-lewat-kreativitas-pengalaman-bersama-pemuda-gmit-maranatha-di-kupang-nusa-cfa09142b7f3
- url
- https://medium.com/@henniha20/mengenang-paskah-lewat-kreativitas-pengalaman-bersama-pemuda-gmit-maranatha-di-kupang-nusa-cfa09142b7f3
- canonical_url
- https://medium.com/@henniha20/mengenang-paskah-lewat-kreativitas-pengalaman-bersama-pemuda-gmit-maranatha-di-kupang-nusa-cfa09142b7f3
- author_url
- https://medium.com/@henniha20
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-08 02:40:31