← Back to list

Ketika Jalanan Macet dan Doa Membuka Jalur: Pelajaran Pasrah dari Balik Setir

Chisna Aisyiah · 2025-06-25 12:12 · 0 claps · 2.2 min read
#pasrah #syukur #cinta #doa #macet
Open on Medium ↗

Ketika Jalanan Macet dan Doa Membuka Jalur: Pelajaran Pasrah dari Balik Setir

Jakarta malam hari. Jalanan padat. Mobil kecilku terjepit di jalur kanan, berebut tempat dengan truk, Transjakarta, dan mobil-mobil besar lainnya. Aku mengemudi Woofie mungilku — si kecil yang setia menemaniku setiap hari berperang dengan kemacetan ibu kota dan beban pekerjaan yang berat. Di luar, lampu-lampu kota berkelip seperti biasa. Tapi di dalam dadaku, ada yang berbeda malam ini. Ada yang mengganjal, ada yang ingin diceritakan. Tentang lelah. Tentang beban. Tentang… kepasrahan.

Hari ini penuh banget. Deadline payroll. Error sistem. Mutasi yang masih bergerak. Dan aku? Aku masih harus lanjut ngecek summary Excel setelah ini. Rasanya seperti lari di atas treadmill: gak kemana-mana, tapi tetap ngos-ngosan. Lalu momen itu datang.

Google maps menyuruhku bergerak lebih cepat. Traffic is getting worse. Aku harus pindah ke jalur kiri — jalur cepat, satu-satunya jalan agar aku bisa segera sampai rumah dan menyelesaikan pekerjaanku. Tapi jalurnya penuh. Sesak. Nampaknya mustahil. Aku nyaris menyerah. Berkelahi dengan semesta hanya untuk mengambil ruang beberapa centimer saja? Menakutkan. Tapi dalam hati aku berkata: “Ya Allah, aku serahkan semuanya padamu. Kalau memang ini jalanku, bukakanlah. Tapi kalau tidak, aku terima. Aku percaya Engkau punya rencana yang lebih baik.”

Dan kamu tahu? Dalam hitungan detik, jalan itu terbuka. Satu mobil minggir. Transjakarta perlahan menepi. Dan aku — si kecil mungil di tengah lautan kendaraan — melenggang masuk ke jalur itu seperti air yang menemukan celahnya.

Aku merinding. Aku menangis.

Pasrah Bukan Berarti Menyerah

Malam ini aku belajar satu hal besar: Manusia seringkali terlalu sibuk mencari solusi, padahal kuncinya bukan hanya di otak — tapi di hati yang pasrah.

Kita terbiasa mengontrol, menyusun strategi, menyalahkan sistem, menyalahkan diri sendiri. Apalagi dalam pekerjaan seperti payroll yang kompleks dan rentan salah. Semua harus akurat, semua harus tepat waktu. Tapi ada hal-hal yang tetap saja di luar kuasa kita. Entah itu sistem yang error, perhitungan yang meleset, atau nilai yang tidak sesuai. Dan semua itu… bisa bikin kita merasa gagal. Tapi malam ini, Allah SWT mengingatkanku : “Kamu bukan gagal. Kamu hanya sedang diuji untuk percaya.”

Pasrah bukan tentang menyerah tanpa usaha. Pasrah adalah ketika kita sudah berjuang sebaik mungkin, lalu menyerahkan hasilnya pada Yang Maha Tahu. Ketika Dunia Terlalu Bising, Kunci Jawabannya Sering Kali Sunyi: Pasrah. Masalah-masalah duniawi akan selalu datang. Mungkin hari ini soal pekerjaan. Besok soal keluarga. Lusa soal kesehatan. Tapi cara kita menyikapinya menentukan apakah kita remuk… atau tumbuh.

Dan malam ini, aku memilih tumbuh. Tumbuh dari kesalahan sistem. Tumbuh dari tekanan.

Tumbuh dari mobil kecil yang melaju di jalur besar berkat tangan Tuhan yang Maha Lembut.

Jadi kalau suatu hari kamu merasa terjebak di persimpangan hidup Kalau kamu merasa usahamu gak cukup… Kalau kamu merasa dunia terlalu berat untuk dipikul sendirian… Cobalah pasrah. Benar-benar pasrah. Bukan sebagai bentuk kekalahan, tapi sebagai bentuk keyakinan bahwa kamu dijaga oleh kekuatan yang lebih besar dari segala logika. Karena bisa jadi, dalam macetnya dunia, Allah SWT sedang siapkan jalur yang tak pernah kamu duga.

Dan itu indah. Sangat indah.

Photo by Gabe on Unsplash

Photo by Gabe on Unsplash

Ditulis oleh: Chisna

Sambil menyetir pulang, dengan mata berkaca dan hati penuh syukur 🌙

— Refleksi kecil dari balik kemudi dan semesta yang ikut menyimak.


메타데이터
post_id
d0f780cd1056
slug
ketika-jalanan-macet-dan-doa-membuka-jalur-pelajaran-pasrah-dari-balik-setir-d0f780cd1056
url
https://medium.com/@chisna27/ketika-jalanan-macet-dan-doa-membuka-jalur-pelajaran-pasrah-dari-balik-setir-d0f780cd1056
canonical_url
https://medium.com/@chisna27/ketika-jalanan-macet-dan-doa-membuka-jalur-pelajaran-pasrah-dari-balik-setir-d0f780cd1056
author_url
https://medium.com/@chisna27
status
ok
fetched_at
2026-07-19 07:09:35