Peran Sains dan Teknologi Dalam Pengendalian Polusi Udara di Perkotaan
Polusi udara merupakan salah satu masalah yang tidak akan ada habisnya, khususnya di Indonesia wilayah perkotaan besar. Polusi udara selalu…
Peran Sains dan Teknologi Dalam Pengendalian Polusi Udara di Perkotaan
Polusi udara merupakan salah satu masalah yang tidak akan ada habisnya, khususnya di Indonesia wilayah perkotaan besar. Polusi udara selalu menjadi permasalahan bagi masyarakat Indonesia dan terus mengalami peningkatan setiap tahunnnya. Setelah pandemi covid mulai mereda semua aktivitas masyarakat kembali berjalan normal dan penggunaan kendaraan lebih meningkat khususnya pada kendaraan bermotor, sehingga peristiwa seperti kemacetan di kota-kota besar kembali terjadi. Akibat dari kendaraan bermotor yang meningkat dan pada akhirnya timbul kemacetan sehingga menyebabkan polusi udara yang nantinya akan berdampak pada kerusakan lingkungan serta kesehatan masyarakat. Namun tidak hanya faktor dari kendaraan saja, melaikan juga dari perkembangan industri dan aktivitas-aktivitas masyarakat yang tidak ramah lingkungan. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu upaya untuk mengendalikannya (Maula, 2024).
Polusi udara tentu memiliki dampak yang besar bagi kerusakan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Misalnya pada lingkungan, polusi udara dapat mengakibatkan perubahan iklim akibat dari pemanasan global yang di sebabkan oleh peningkatan efek rumah kaca serta dapat mengakibatkan pencemaran pada tanah dan air. Dalam kesehatan masyarakat, polusi udara dapat menyebabkan penyakit seperti gangguan pada mata, peradangan hidung, penyakit asma, Penyakit Paru Obstruktik Kronik (PPOK) dan kanker paru paru (Rahmawati, dkk, 2024). Oleh sebab itu, peran sains dan teknologi sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah ini. Misalnya membuat inovasi dalam transportasi ramah lingkungan seperti sepeda dan mobil listrik berbasis energi terbarukan, merupakan salah satu solusi efektif untuk mengurangi emisi kendaraan bermotor. Di sisi lain, teknologi sensor berbasis Internet of Things (IoT) dan satelit dapat juga digunakan untuk memantau kualitas udara secara real-time, sehingga pemerintah dan masyarakat bisa mendapatkan informasi akurat untuk mengambil tindakan pencegahan. Selain itu, pengembangan pada energi terbarukan, seperti tenaga surya, angin, dan biomassa, juga menjadi langkah penting untuk menggantikan bahan bakar fosil yang menjadi sumber utama polusi udara (Hasanuddin, & Herdianto, 2023).
Kesimpulannya, polusi udara pada perkotaan merupakan suatu tantangan besar yang tidak bisa diabaikan dan perlu diatasi. Dampaknya sangat luas, mencakup kerusakan pada lingkungan serta berakibat pada kesehatan masyarakat Namun, dengan adanya peran sains dan teknologi dalam mengatasi masalah ini, yaitu dengan memberikan solusi inovatif yang kemudian dikembangkan, tentu akan dapat membantu dalam mengurangi polusi udara khususnya di perkotaan.
REFERENSI
Hasanuddin, M., & Herdianto, H. (2023). Sistem monitoring dan deteksi dini pencemaran udara berbasis internet Of things (IoT). Journal of Computer System and Informatics (JoSYC), 4(4), 976–984.
Maula, G. M. (2024). Efektivitas Implementasi Kebijakan Pengendalian Pencemaran Udara di Indonesia. Savana: Indonesian Journal of Natural Resources and Environmental Law, 1(02), 145–159.
Rahmawati, V., Hayat, A. L., & Salam, A. (2024). Analisis Dampak Pencemaran Udara Terhadap Kesehatan Masyarakat Di Perkotaan. SEMAR: Jurnal Sosial dan Pengabdian Masyarakat, 2(3), 17–24.
메타데이터
- post_id
- d12ead4cdf39
- slug
- peran-sains-dan-teknologi-dalam-pengendalian-polusi-udara-di-perkotaan-d12ead4cdf39
- url
- https://medium.com/@arinalchusna0/peran-sains-dan-teknologi-dalam-pengendalian-polusi-udara-di-perkotaan-d12ead4cdf39
- canonical_url
- https://medium.com/@arinalchusna0/peran-sains-dan-teknologi-dalam-pengendalian-polusi-udara-di-perkotaan-d12ead4cdf39
- author_url
- https://medium.com/@arinalchusna0
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-17 05:45:21