← Back to list

Gugup Siaran Perdana di TikTok

#873: Tanya Jawab Kebahasaan Ke-170

Ivan Lanin · 2025-05-16 16:36 · 849 claps · 4.9 min read paywalled
#tabah #tik-tok #bahasa-indonesia
Open on Medium ↗

Tabah

Gugup Siaran Perdana di TikTok

#873: Tanya Jawab Kebahasaan Ke-170

Tangkapan layar (screenshot) siaran langsung Tabah #170 di TikTok

Tangkapan layar (screenshot) siaran langsung Tabah #170 di TikTok

TikTok bukanlah habitat saya. Saya bahkan terlambat mendaftar, sampai-sampai nama pengguna @ivanlanin sudah lebih dulu diambil—oleh seseorang yang tampaknya orang Rusia asli. Alhasil, saya terpaksa memakai nama pengguna @ivanlaninid. Sejak 2022, hanya dua konten yang pernah saya unggah. Ranah saya memang teks, bukan video.

🔑 Lanjutkan membaca dengan mengklik tautan teman ini.

Peretasan akun Instagram Narabahasa membuat Tim Konten memikirkan ulang kanal penayangan acara Tanya Jawab Kebahasaan (Tabah). Mereka memutuskan untuk mencoba TikTok sebagai tempat siaran langsung Tabah, berselang-seling dengan Instagram: satu pekan di TikTok, pekan berikutnya di Instagram. Maka, siaran perdana Tabah di TikTok pun digelar pada Kamis, 15 Mei 2025, dengan episode ke-170 (Tabah #170).

“Ah, gampang,” pikir saya dalam hati. Saya menampik ajakan gladi resik dari Tim Konten karena merasa sudah cukup paham. Ternyata saya terlalu percaya diri. Saat hari H, saya baru sadar belum memasang aplikasi TikTok di ponsel. Setelah buru-buru mengunduh, masuk, dan memulai siaran, saya mendapati video saya tak muncul. Komentar mulai berdatangan, suara saya terdengar, tetapi wajah saya lenyap dari layar.

Untunglah, Kang Candra yang menjadi hos @narabahasa tetap tenang dan sigap menjalankan tugasnya. Malam itu, kami berhasil membahas 22 pertanyaan. Di bawah ini daftar pertanyaan dan jawaban dari Tabah #170. Sebagian diambil dari bank pertanyaan karena tidak ada pertanyaan langsung yang diajukan pemirsa. Semoga pada siaran berikutnya, saya tak lagi hanya hadir sebagai suara tanpa rupa.

1. Dalam konteks penulisan ilmiah seperti skripsi, kalau ada istilah ilmiah seperti anemnesis, lebih baik menggunakan istilah sesuai KBBI atau menggunakan istilah populer seperti anamnesa?

Gunakan istilah yang sesuai dengan KBBI. Saya duga, perbedaan ini mirip dengan diagnosa vs. diagnosis dan hipotesa vs. hipotesis. Bentuk yang berakhiran -sa diserap dari bahasa Belanda, sedangkan yang berakhiran -sis dari bahasa Inggris. Kita sekarang sudah mengikuti bahasa Inggris.

2. Apakah “kanker serviks” ditulis dengan huruf kapital?

Tidak. Nama penyakit diawali huruf nonkapital, kecuali berasal dari nama orang atau daerah, misalnya penyakit Parkinson.

3. Apakah boleh membuat paragraf yang hanya terdiri atas satu kalimat?

Boleh. Contoh paling mudah ialah paragraf penutup surat: Atas perhatian Ibu/Bapak, kami ucapkan terima kasih.

[embed]Berapa Panjang Ideal Paragraf dan Kalimat? #604: Rujukan dan aplikasi untuk mengukurnyaivanlanin.medium.com

4. Apakah ketika tulisan harus dijelaskan ulang secara lisan berarti tulisan gagal menyampaikan pesan?

Secara umum iya. Namun, bisa ada faktor dari unsur komunikasi lain, misalnya pengetahuan pembaca kurang atau komunikasi nonverbal diperlukan. Kadang-kadang, pembaca minta dijelaskan lagi secara lisan untuk memastikan pemahaman.

5. Mengapa ada perbedaan format surat?

Analogi paling gampang ialah seragam sebuah lembaga. Lembaga yang berbeda memiliki tujuan dan selera yang berbeda. Namun, dalam satu lembaga yang sama, seragamnya pun sama.

6. Bagaimana cara mempelajari penggunaan tanda koma karena saya kerap keliru menggunakannya?

Baca aturan penggunaan tanda koma di pedoman EYD, praktikkan dalam tulisan, dan evaluasi penggunaannya.

7. Mengapa orang lebih senang menerima pesan secara lisan, tetapi memilih menyampaikan pesan secara tertulis?

Pesan lisan lebih mudah diproses ketika diterima. Pesan tertulis lebih dapat dikendalikan ketika diberikan.

8. Apakah ada alat pemeriksa tulisan bahasa Indonesia hasil AI?

Detektor AI seperti ZeroGPT sudah ada, tetapi ketepatan hasilnya belum dapat dijamin.

[embed]Detektor Tulisan AI Bahasa Indonesia #707: Hasil pengujian terhadap 17 detektor tulisan AImedium.com

9. Bagaimana cara menentukan mana bentuk kata yang baku?

Lihat di KBBI.

10. Seberapa penting penggunaan kata baku?

Baku = standar. Kata standar digunakan untuk memastikan kesamaan pemahaman. Selain itu, penggunaan kata baku juga menunjukkan keformalan. Jadi, untuk komunikasi nonformal dan akrab, kata nonbaku boleh digunakan.

11. Apakah ada ukuran tingkat kesantunan berbahasa?

Dalam ilmu pragmatika, paling tidak ada tiga rujukan kriteria kesantunan berbahasa: 3 ketentuan Lakoff (1973), 5 skala Leech (1983), dan 3 kondisi Brown & Levinson (1987).

[embed]Bagaimana Mengukur Kesantunan Berbahasa? #221: Makin jauh hubungan, biasanya makin santun bahasa yang digunakanivanlanin.medium.com

12. Bagaimana aturan penulisan tembusan?

Tembusan ditulis setelah tanda tangan dan dibuat sebagai daftar bernomor kalau lebih dari satu. Jabatan tertinggi berada lebih atas. Kalau ada pihak eksternal, pihak eksternal berada lebih atas.

13. Apakah sebaiknya data ditampilkan secara minimalis atau secara menarik?

Tergantung tujuan dan audiens:

  • Minimalis: efisiensi dan kejelasan
  • Menarik: kemudahan pemahaman
  • Gabungan keduanya: paduan efisiensi, kejelasan, dan kemudahan pemahaman

14. Apakah format komunikasi bahasa asing sama dengan format komunikasi bahasa Indonesia?

Dari segi wacana, struktur tulisan kurang lebih sama, yaitu pembuka isi penutup. Dari segi kalimat, biasanya kalimat bahasa Inggris lebih langsung dan aktif, sedangkan kalimat bahasa Indonesia lebih berputar dan pasif. Ini berhubungan dengan budaya. Dari segi kata, kata bahasa Inggrisnya umumnya lebih pendek daripada kata bahasa Indonesia.

15. Mengapa istilah “EYD” diubah menjadi “PUEBI”, lalu diubah lagi menjadi “EYD”?

EYD diubah menjadi PUEBI pada November 2015 (Kaban Prof. Mahsun) karena banyak yang mempertanyakan frasa “yang disempurnakan”: Apa yang disempurnakan kalau terus direvisi?

PUEBI dikembalikan menjadi EYD pada Agustus 2022 (Kaban Prof. Aminuddin) karena istilah EYD ternyata sudah kadung melekat di benak masyarakat dan sulit diubah. Maklum, EYD sudah diterapkan sejak 1972.

16. Bagaimana cara orang berlatar belakang teknis menyampaikan pengetahuannya dengan sederhana kepada orang awam?

Kesulitan atau kemalasan menyampaikan ilmu itu kutukan pengetahuan (curse of knowledge). Cara menyampaikan sesuatu yang rumit biasanya dengan analogi dan contoh.

[embed]Kutukan Pengetahuan #666: Keengganan menjelaskan sesuatu yang dikuasaiivanlanin.medium.com

17. Mengapa padanan bahasa Indonesia untuk istilah bahasa asing kadang berbentuk singkatan?

Padanan bahasa Indonesia untuk istilah bahasa asing kadang berupa kependekan agar lebih singkat dan mudah, misalnya lebih singkat dan mudah menggunakan “daring” sebagai padanan online daripada “dalam jaringan”.

18. Mengapa bahasa Melayu yang digunakan sebagai dasar bahasa Indonesia tidak disamakan dengan bahasa Melayu di Malaysia dan Brunei?

Karena penutur dan latar yang berbeda. Suku Melayu di Indonesia hanya salah satu dari banyak suku bangsa, sedangkan di Malaysia merupakan suku dominan. Indonesia dipengaruhi bahasa Belanda sebagai penjajah, sedangkan Malaysia dipengaruhi bahasa Inggris.

19. Bagaimana cara orang yang terbiasa menyelipkan bahasa asing ke dalam lisan atau tulisan bahasa Indonesia untuk mengurangi kebiasaannya itu?

Saya perlu waktu 4 tahun (2006–2010) untuk belajar melakukan itu. Dari pengalaman saya, kuncinya adalah kesadaran dan kewawasan (mindfulness) ketika berbicara. Kalau dua bahasa saja masih kita campur, apalagi ketika lebih.

20. Bagaimana cara menulis pesan WhatsApp dengan lebih terstruktur?

Bagi semua tulisan menjadi pembuka, isi, dan penutup dalam bentuk paragraf terpisah. Misalnya, pembuka salam atau perkenalan, isi pesan utama, dan penutup ucapan terima kasih.

21. Bagaimana sikap kita ketika koreksi terhadap kesalahan berbahasa tidak diterima dan dianggap merusak kebiasaan?

Kritik kerap tidak dapat dilakukan terlalu langsung dan perubahan acap tidak dapat dilakukan seketika. Saya biasanya memberikan rujukan dan contoh untuk membuat orang pelan-pelan berubah.

22. Bagaimana sistematika laporan kegiatan orientasi lingkungan kerja dan pelatihan di tempat kerja?

Laporan kegiatan umumnya berisi pendahuluan, pembahasan, dan penutup:

  • Pendahuluan: latar belakang, tujuan, dll.
  • Pembahasan: pelaksanaan dan hasil
  • Penutup: simpulan dan saran

Kenangan

Tahun lalu, saya mencoba mengurai salah satu masalah yang sering memusingkan penulis: Apakah sebelum atau sesudah konjungsi, seperti dan atau karena, perlu diberikan tanda koma? Penguraian itu dilakukan dengan membedah perilaku keempat jenis konjungsi, yaitu konjungsi koordinatif, subordinatif, korelatif, dan antarkalimat. Hasilnya, ada enam aturan penggunaan koma sehubungan dengan konjungsi yang dapat disimpulkan.

[embed]Koma dan Konjungsi #508: Tanda koma sebelum atau sesudah konjungsiivanlanin.medium.com

Dua tahun lalu, saya mengikuti rapat pertama tim penyeleksi makalah Kongres Bahasa Indonesia XII (KBI XII) untuk membahas kriteria penilaian. Koordinator Permakalahan dan Persidangan KBI XII, Pak Denda Rinjaya, melaporkan bahwa panitia menerima 274 makalah untuk tiga subtema. Dari jumlah itu, 45 makalah akan dipilih untuk mendampingi 3 pembicara utama dan 18 pembicara undangan.

[embed]Menuju Kongres Bahasa Indonesia XII #142: Adibasa, Adiwangsaivanlanin.medium.com

Ingin lebih terampil berbahasa? Kunjungi toko 🏪, ikuti kelas 👨‍🏫, atau hubungi 📞 Narabahasa.


메타데이터
post_id
d1c732531d30
slug
gugup-siaran-perdana-di-tiktok-d1c732531d30
url
https://medium.com/@ivanlanin/gugup-siaran-perdana-di-tiktok-d1c732531d30
canonical_url
https://medium.com/@ivanlanin/gugup-siaran-perdana-di-tiktok-d1c732531d30
author_url
https://medium.com/@ivanlanin
status
ok
fetched_at
2026-07-19 20:59:00