Bukan Job Dream, Tapi Kerja Juga: Fresh Graduate Setelah 6 Bulan Kosong
Lulus kuliah tuh rasanya kayak nano-nano. Seneng karena akhirnya bisa lepas dari skripsi yang bikin stres, tapi di sisi lain mikir juga…
Bukan Job Dream, Tapi Kerja Juga: Fresh Graduate Setelah 6 Bulan Kosong

sumber foto : internet
Lulus kuliah tuh rasanya kayak nano-nano. Seneng karena akhirnya bisa lepas dari skripsi yang bikin stres, tapi di sisi lain mikir juga, “kayaknya pengen nyantai dulu deh.” Istirahat sebentar, healing tipis-tipis, nggak langsung buru-buru cari kerja. Biar kepala nggak langsung konslet.
Awal-awal sih enak banget. Bangun siang, rebahan, scroll TikTok, hidup kayak nggak ada beban. Tapi makin hari, makin muncul rasa gelisah. Masa mau gini terus? mulai deh, cari kerja. Niatnya nyoba sendiri dulu, belum mau minta tolong orang tua. Pengen ngerasain mandiri, walau dikit-dikit.
Submit CV ke sana-sini, daftar lowongan di mana-mana, download semua aplikasi loker yang ada. Bahkan sampe masukin form yang kadang nggak tau itu beneran apa nggak. Panggilan interview? Ada. Tapi ya gitu… tempatnya jauhnya minta ampun. Syaratnya ribet, tesnya banyak, belum tentu lolos juga. Ongkos buat ke sana aja kadang udah bikin mikir berkali-kali. Sekalinya bisa ternyata scam. Ga jauh beda di pialang, atau ga kantor interview nya di ruko. Lucu ya, orang suka bilang pejabat banyak dosa nya. Tapi ternyata rakyat juga banyak yang tega nipu rakyat lain yang cuma pengen kerja. Ya beginilah…
“This is Indonesia, no England, no USA.”
Sistemnya aja udah aneh dari atas sampe bawah, sempat ngerasa capek banget. Males keluar, males ketemu orang. Mood bener-bener drop. Rasanya kayak nggak punya tenaga buat ngadepin dunia.
Tapi ya, di tengah huru hara ini… bersyukur banget masih punya satu orang yang selalu ada. Dia nggak banyak ngomong manis, nggak selalu kasih afirmasi setiap hari. Tapi cukup dengan hadir dan nemenin, rasanya udah lega. Hati jadi nggak seberat itu.
“Thank you, my love, for never letting go of my hand — especially in these hard times while I’m still trying to find my way. Your presence gives me strength, and your love gives me hope. I pray that no matter how tough life gets, we’ll always hold on to each other. One day, we’ll build a life together — side by side, under the same roof.”
Dan akhirnya sadar, ternyata cari kerja emang sesulit itu. Bukan karena kita kurang usaha, tapi karena sistemnya yang ribet dan kadang nggak masuk akal.
“19 juta lapangan kerja mana katanya”? dimana, bran. omon- omon doang
Perusahaan juga kadang lucu. Fresh graduate tapi dituntut punya pengalaman, kan Lucu. Minta spek dewa gaji ala kadarnya, lebih lucu lagi.
Akhirnya prinsip diubah setelah ditampar, dibanting sama takdir. “Kerja apa aja dulu deh.” Yang penting jalan. Ada penghasilan, ada pengalaman. Walaupun dapet kerja pertama ini bukan dari hasil seleksi ketat, tapi lewat usaha saudara sendiri — tetap disyukuri. Setidaknya ini bisa jadi langkah awal.
Nggak perlu minder. Yang penting dijalanin serius. Karena setiap orang punya waktunya masing-masing.
Bismillah.
메타데이터
- post_id
- d1dfa89d2fc4
- slug
- bukan-job-dream-tapi-kerja-juga-fresh-graduate-setelah-6-bulan-kosong-d1dfa89d2fc4
- url
- https://medium.com/@putracahaya2811/bukan-job-dream-tapi-kerja-juga-fresh-graduate-setelah-6-bulan-kosong-d1dfa89d2fc4
- canonical_url
- https://medium.com/@putracahaya2811/bukan-job-dream-tapi-kerja-juga-fresh-graduate-setelah-6-bulan-kosong-d1dfa89d2fc4
- author_url
- https://medium.com/@putracahaya2811
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-09 15:37:30