Menyusuri Keasrian di Atap Natuna
Tinggal di Natuna membuat saya merindukan ketinggian. Beraktivitas di luar ruangan dan berada di area hutan membuat saya rindu akan suasana…
Menyusuri Keasrian di Atap Natuna

View Gunung Ranai dari Kejauhan
Tinggal di Natuna membuat saya merindukan ketinggian. Beraktivitas di luar ruangan dan berada di area hutan membuat saya rindu akan suasana asri serta sejuknya pepohonan. Eits, ternyata, Natuna memiliki tempat seperti itu.
Gunung Ranai merupakan gunung tertinggi di Natuna. Dengan ketinggian 1.035 mdpl, gunung ini menjadi tujuan bagi para pecinta alam maupun masyarakat umum yang ingin hiking, camping, atau sekadar rekreasi di air terjun dan menikmati panorama Natuna dari puncaknya.
Namun, bagi saya, Gunung Ranai memiliki daya tarik tersendiri. Mungkin karena ini adalah pertama kalinya saya mendaki gunung di luar Pulau Jawa, gunung yang memiliki karakteristik berbeda dari yang biasa saya daki. Meskipun tidak setinggi Gunung Sumbing dan Sindoro, yang mengapit kampung halaman saya, Gunung Ranai tetap memiliki tantangan tersendiri. Bisa dibilang, meski kecil, gunung ini kecil-kecil cabe rawit.
Untuk berlatih trail run pun rasanya saya tak sanggup. Medannya berbatu, tanjakannya terus-menerus, banyak pohon tumbang, serta adanya jalur listrik yang membentang di banyak titik menambah tantangan tersendiri. Meski begitu, keindahan hutan hujan tropisnya, udara segarnya, dan sensasi menaklukkan jalurnya membuat pengalaman mendaki Gunung Ranai begitu berkesan. Bagaimana tidak? Pemandangan ketika tiba di puncak pun disuguhi oleh keindahan birunya laut Natuna. How lucky I am merasakan indahnya ciptaan Tuhan di perbatasan utara Indonesia.

Pemandangan Laut Natuna dari Puncak Ranai
Keanekaragaman yang saya jumpai di Gunung Ranai memberikan kesan yang begitu mendalam bagi saya. Bertemu dengan beberapa satwa, termasuk Kekah Natuna (Presbytis natunae) — primata endemik yang hanya ditemukan di Natuna — menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Rimbunnya pepohonan, suara burung yang bersahutan, serta kehadiran satwa liar di habitatnya sendiri menciptakan sensasi menyatu dengan alam yang begitu nyata.

Persimpangan Menuju ke Puncak Ranai dan Air Terjun Ranai
Gunung Ranai juga merupakan salah satu kawasan Geopark Natuna, menjadikannya destinasi yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga nilai ekologis dan geologis yang berharga. Semoga kelestariannya tetap terjaga, sehingga keindahan alam dan keberagaman hayatinya dapat terus dinikmati oleh generasi mendatang.
메타데이터
- post_id
- d4606f31d958
- slug
- menyusuri-keasrian-di-atap-natuna-d4606f31d958
- url
- https://medium.com/@ininadyaa/menyusuri-keasrian-di-atap-natuna-d4606f31d958
- canonical_url
- https://medium.com/@ininadyaa/menyusuri-keasrian-di-atap-natuna-d4606f31d958
- author_url
- https://medium.com/@ininadyaa
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-21 01:00:30