Moral baru
Moral, di dunia yang semakin tidak bisa dijelaskan secara moral agak. Bumi yang semakin tua. Aku membuat tulisan ini sebagai penebusan dosa…
Moral baru
Moral, di dunia yang semakin tidak bisa dijelaskan secara moral agak. Bumi yang semakin tua. Aku membuat tulisan ini sebagai penebusan dosa atau penyiksaan intelektual. aku tahu otak ini sudah disusupi oleh berbagai macam dosa. Sebagai bayarannya aku harus menulis apa yang ada dipikiranku agar tetap lurus selamanya. Dunia sudah semakin tidak jelas secara moral agama. agama dibangun oleh komunitas dan dihancurkan juga oleh komunitas yang sama. Sebuah moral yang telah disepakati bersama, kini moral yang sama sama disepakati oleh komunitas yang sama harus ikut hancur juga. Ada yang mudah meninggalkan moral karena sudah tidak relevan dengan pikirannya. Memang moral dahulu diciptakan oleh orang orang terdahulu. Orang tua, Buyut, kakek dan leluhur lainnya. Karena moral moral tersebut diciptakan di era kakek buyut kita, apakah menandakan kita memerlukan nilai yang baru? atau tetap bertahan dengan nilai yang lama?
Kenapa kita memerlukan nilai yang baru? karena kita merasakan bahwa nilai lama yang selama ini kita anut, sudah tidak relevan. sehingga banyak penjahat penjahat, anak anak nakal dan korupt baru di dunia ini. Mungkin dahulu orang mencuri karena uang, dahulu orang membunuh karena iri hati, orang dahulu menghina orang orang sekitar karena merasa dirinya lebih baik. Tapi sekarang sudah semakin aneh, moral dahulu yang dikenal oleh orang orang jaman dahulu sudah tidak bisa diidentifikasi oleh orang tua. orang tua mungkin menganggap anak anak mereka nakal karena masih anak anak sehingga mewajarkan. padahal anak anak itu nakal karena kurang kasih sayang orang tua atau alasan lain yang orang tua itu sendiri tidak mengerti. sehingga wajar jika kita tidak pernah melihat anak dan orang tua itu tidak pernah berseteru. mereka semua pasti berseteru, karena apa? karena perbedaan gap generasi yang sangat berbeda dan tidak dipikirkan. Moral lama yang ditanamkan oleh orang tua perlahan lahan luntur dan tergantikan oleh apa yang dipikirkan oleh sang generasi muda. apa yang bisa didapatkan oleh orang orang muda itu nantinya tertanam. seperti orang tua yang berkata “Kau tidak boleh mencuri, mencuri itu merugikan orang lain” si anak akan berkata “Tidak apa apa aku mencuri, karena hasil curian itu aku gunakan untuk isi otak ku” moral lama perlahan luntur dan bisa dibilang tertolerir dengan mudah. Tapi, moral tua itu tidak bisa tergantikan begitu saja. kenapa? apa yang menyebabkan moral tua ini sangat kokoh tidak tergantikan selama bertahun tahun? berpuluh puluh tahun ataupun beratus ratus tahun? Apakah manusia yang tidak berpikir “mengapa”? atau manusia yang malas berpikir karena itu sudah sangat cocok dipikirnya? atau apakah orang tua tau bahwa moral lama adalah satu satunya moral yang bisa diterima semua masyarakat dan bumi sehingga penciptaan moral baru merupakan kunci yang tidak cocok di komunitas maupun bumi .
Moral baru, Moral yang mentolerir beberapa moral lama yang menganggap sebagai keburukan dan sedikit menambal beberapa alasan non logis dari moral lama. Mencuri itu tidak boleh. Mencuri untuk hal hal baik? mungkin boleh saja dengan beberapa alasan. tapi moral baru, ialah berkelemahan pada elastisitas hukum. Jika hukum bermakna sebuah ketetapan bersama atau absolute. maka moral baru, tidak ada hukum. Seseorang mencuri sesuatu mungkin ada yang kurang dalam pikirannya yang tentu orang tahu karena mencuri selalu beralasan pada kekurangan. robin hood mencuri karena rakyatnya kekurangan pangan. pasukan mencuri beberapa senjata karena dia tahu bahwa pasukannya kekurangan senjata. bagaimana jika kita tidak tahu alasan si pencuri karena tidak masuk pada moral lama yang selama ini kita pahami? bisa saja pencuri itu mencuri sertifikat tanah seorang tuan dan dijual sangat murah kepada orang yang paling miskin dengan bayaran sebuah kacang hanya ingin melihat si tuan ini gila harta atau tidak atau ada alasan yang kita tidak tahu apa itu? jika si pencuri butuh uang, kenapa dia menghargai sertifikat tanah itu sebuah kacang? Jika si pencuri butuh uang untuk makanan, apakah si pencuri itu yakin kenyang dengan sebuah kacang? Lalu kenapa sebuah kacang, jika ada yang lebih tidak berharga dari itu atau ada yang lebih berharga dari itu? jika alasannya adalah ingin menguji seorang tuan, kenapa kacang? jika ingin menyia nyiakannya, kan ada yang lebih berharga daripada itu. kita mungkin tidak akan pernah memahami alasan sipencuri itu selain kita bertanya padanya semua pertanyaan itu.
Mana yang lebih baik? moral lama atau moral baru? Moral lama kuat pada konsistensinya, dia tahu mencuri itu dosa karena mengambil hak orang lain. meski terdengar kaku, moral lama akan belajar mengulik pencipta moral tersebut ntah dari kitab suci, orang orang bijak dan ahli moral disana untuk berunding hukuman apa atau ketetapan apa untuk si pencuri ini? Moral lama terdengar kaku tapi dia mentolerir beberapa dosa lain seperti seorang pengacara. Moral baru? kita bahkan tidak akan pernah tahu mencuri itu dosa atau tidak karena alasan yang dibuatpun kita tidak tahu itu nyata atau tidak. kita tidak tahu apakah moral itu merugikan diri sendiri, merugikan orang lain, merugikan lingkungan. contoh cerita pencuri sertifikat tanah itu, kita tidak tahu apakah itu merugikan si tuan atau tidak? kalau merugikan, kenapa dia tidak curiga terhadap tanahnya yang dijual. Dia terlihat tidak marah dengan tanahnya yang dijual sebanyak sebuah kacang. kalaupun dia merasa rugi, rasanya si tuan sudah melabelinya sebagai seorang bajingan yang kurang ajar. jika itu menguntungkan salah satu pihak. kenapa si pencuri tidak menikmati hasil curiannya? kita tahu harga sertifikat tanah itu mahal, jika dia menikmati hasil curiannya pasti dia melabelinya dengan harga yang fantastis atau setidaknya sebuah barang yang bisa dia inginkan selama ini. tapi sebuah kacang? bahkan dia tidak menikmatinya sekali pun. mungkin hukum akan melabelinya sebagai pencuri, tapi buktinya akan ada orang yang melabelinya sebagai orang aneh, kenapa? karena kita tidak bisa menyerap moral apa yang dianut pencuri ini. moral orang ini tidak bisa kita cerna dan pahami, seperti bukan dari bagian dari kita. kita akan menganggap pencuri itu adalah alien yang bukan ras manusia, karena dia adalah salah satu yang mungkin tidak menganut moral yang telah diajarkan manusia kolot dahulu.
Conclusion : Seperti albert camus, sebuah nilai yang absurd yang tidak akan pernah bisa dipahami oleh manusia. di dunia yang kita akan mati karena usia akan merasakan absurdnya moral ini. mearsult yang menembak seseorang karena absurd saja harus dihukum mati oleh judge karena tidak berempati saat kematian ibunya. sebuah moral yang tidak diterima oleh orang normal. sebuah moral baru yang tidak dipahami oleh ribuan, jutaan orang yang menyebabkan hukuman yang dijatuhkan saja tidak bisa dipahami alasannya karena mereka melihatnya aneh
Revan
메타데이터
- post_id
- d4bbcc8a21a0
- slug
- moral-baru-d4bbcc8a21a0
- url
- https://medium.com/@arka9stark/moral-baru-d4bbcc8a21a0
- canonical_url
- https://medium.com/@arka9stark/moral-baru-d4bbcc8a21a0
- author_url
- https://medium.com/@arka9stark
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-20 20:29:01