Pulang
Ada masa ketika aku mengenal setiap sudut dalam diriku sebagaimana seseorang mengenal rumah yang ia tinggali sejak lama. Aku tahu jendela…
Pulang
Ada masa ketika aku mengenal setiap sudut dalam diriku sebagaimana seseorang mengenal rumah yang ia tinggali sejak lama. Aku tahu jendela mana yang harus kubuka ketika sesak datang, dan tahu di mana harus bersembunyi ketika dunia terasa terlalu bising.
Namun banyaknya sesak yang tak terungkap dimakan waktu, aku menyadari bahwa seseorang bisa tersesat di tempat yang pernah ia kenal dengan begitu baik.
Waktu membawa banyak cerita, musim datang dan pergi. Beberapa mengajarkanku cara bertahan, beberapa lainnya meninggalkan luka yang tidak mengenal kata hilang. Sedikit demi sedikit, jalan-jalan yang dulu terasa akrab mulai tertutup oleh jejak-jejak baru. Hingga suatu hari aku kesulitan membedakan mana yang memang ingin kutuju dan mana yang hanya kulewati karena takut berjalan sendiri.
Aneh rasanya, ketika suatu hari aku menoleh ke belakang dan merasa asing pada bayangan yang berdiri di cermin. Seolah aku sedang menatap seseorang yang kukenal, namun tak lagi sepenuhnya kupahami.
Barangkali karena perjalanan telah mengajarkanku terlalu banyak cara untuk bertahan, sampai aku lupa bagaimana caranya menetap. Aku sibuk mengejar musim yang datang dan pergi, memunguti serpihan yang tercecer di sepanjang jalan, tanpa sadar meninggalkan jejakku sendiri jauh di belakang.
Sesekali aku menoleh. Bukan untuk mencari apa yang telah hilang, melainkan memastikan bahwa masih ada cahaya yang menyala di kejauhan. Cahaya yang tak pernah benar-benar terang, namun selalu cukup untuk membuatku percaya bahwa tidak semua hal berubah menjadi asing.
Barangkali tidak semua yang hilang harus ditemukan kembali. Namun tak ada hal yang paling layak untuk dicari selain diri sendiri.
Sebab ada kalanya, seseorang berjalan begitu jauh hanya untuk menemukan kembali jalan yang pernah membawanya pulang.
메타데이터
- post_id
- d7236ced4b9d
- slug
- pulang-d7236ced4b9d
- url
- https://medium.com/@anaalogy/pulang-d7236ced4b9d
- canonical_url
- https://medium.com/@anaalogy/pulang-d7236ced4b9d
- author_url
- https://medium.com/@anaalogy
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-13 06:23:13