Kelanjutan rental PS #3— Cari Unit
Eksekusi awal ini akan dimulai dari cari unit. Sebenarnya untuk nyari barang ini kakakku yang mencari karena dia lebih sering nyari barang…
Kelanjutan rental PS #3— Cari Unit
https://unsplash.com/photos/a-neon-sign-that-says-buy-on-it-pDVq5-6s0lk
Eksekusi awal ini akan dimulai dari cari unit. Sebenarnya untuk nyari barang ini kakakku yang mencari karena dia lebih sering nyari barang second di facebook jadi lebih “mampu” buat nego-nego ala marketplace facebook.
Bahkan Aku ga tau harga semua device yang dibeli, Aku hanya ngasih tau punya modal Rp. xx buat beli unit. Walaupun ya akhir-akhirnya harus modal lebih karena ternyata butuh stok stik lebih agar pelanggan bisa memakai stik yang proper setiap kali main.
Untungnya ada PS 4 milik temanku yang ga kepakai, jadi bisa ku pinjam buat di rentalin wkwk. Walaupun harus di servis, setidaknya uang yang dikeluarkan tidak sebesar dengan membeli unit second.
Aku akan cerita dikit terkait PS 4 temanku ini. Dulu aku sempat pinjam juga tapi untuk ku pake pribadi. Aku sadar PS ini perlu di service ketika tiba-tiba minta untuk di install ulang. Bahkan beberapa hari setelah di install ulang, tiba-tiba akan minta di install ulang lagi. Dari situ aku sadar, kalau install ulang itu harusnya me-reset sistem, harusnya seperti baru secara software. Jadi ini ada masalah di hardware nya.
Setelah itu aku coba cari service PS dan tanya berapa kemungkinan biayanya. Disini untuk ganti HDD biaya nya sekitar 350 ribu untuk 500 GB. Harga yang worth it menurutku karena selain harus bongkar, HDD harus di isi semacam Bios nya terlebih dahulu agar bisa masuk ke menu.
Lanjut ke eksekusi, setelah mendapatkan unit yang di perlukan langkah berikutnya adalah menentukan dimana rental ini akan dibuka. Sebenarnya kakakku punya semacam bangunan di pinggir jalan, tapi belum ada pintu atau penutupnya dan masih dipakai untuk berjualan nasi goreng.

https://suarasiber.com/wp-content/uploads/2021/03/atap-seng-1.jpg
Memang pada akhirnya akan ditaruh di tempat kakakku tapi untuk sekarang ditaruh di tempatku dulu yang masuk ke dalam gang sempit dan masih sepi sembari menunggu tempat kakakku dipasang pintu agar aman untuk menaruh unit-unit ini. Dan tentu saja karena kami bekerja full-time, orang-orang yang ingin main harus WA dulu untuk informasi buka/tutup nya.
Oh iya ada yang terlewat, karena di sini aku mulai dengan PS 2 yang pasti sudah tidak menggunakan kaset karena pasti sudah susah untuk nyari yang jual. Disini aku akhirnya belajar bagaimana cara menambahkan game ke dalam PS 2 tersebut, agar tidak perlu pergi ke tempat service hanya untuk menambahkan game.
Dari yang aku pelajari, PS 2 memiliki 2 cara booting untuk konfigurasi. Pertama menggunakan memory card (MC Boot) untuk menyimpan data booting dan yang Kedua adalah cara paling familiar dan sekali jalan, yaitu dengan meng-custom chip hardware nya (matrix).
Awalnya PS 2 yang di beli, booting menggunakan MC cuman karena rawan bermasalah karena begitu memory card error (digunakan untuk menyimpan progress game, corrupt) PS tidak bisa booting. Akhirnya harus keluar modal lagi untuk memasang chip matrix. Sebenarnya kalau hanya berurusan dengan software, masih memungkinkan untuk dipelajari sendiri tapi kalau berurusan dengan hardware, pengalamannya kurang banyak karena harus belajar solder, mempelajari main board dll nya. Jadi lebih worth it bayar 120 ribu untuk memasang chip matrix tadi.
메타데이터
- post_id
- d8d71a3b3e2c
- slug
- kelanjutan-rental-ps-3-cari-unit-d8d71a3b3e2c
- url
- https://medium.com/@anangpambudi101/kelanjutan-rental-ps-3-cari-unit-d8d71a3b3e2c
- canonical_url
- https://medium.com/@anangpambudi101/kelanjutan-rental-ps-3-cari-unit-d8d71a3b3e2c
- author_url
- https://medium.com/@anangpambudi101
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-26 03:39:16