← Back to list

Eksplorasi Perintah Dasar Linux dan Penerapan GNU Compiler Collection (GCC)

I. Pendahuluan

Nur Ro'yul Amin · 2025-12-11 14:02 · 0 claps · 6.4 min read
#ubuntu #operating-systems #bash #linux-commands #gcc
Open on Medium ↗
Wiki topics: FT · Fine-tuning & Adaptation 🔓 · Open Source 🥊 · Combat Sports

Eksplorasi Perintah Dasar Linux dan Penerapan GNU Compiler Collection (GCC)

I. Pendahuluan

Pada praktikum kali ini kita membahas penggunaan perintah-perintah dasar Linux yang merupakan fondasi penting dalam memahami cara kerja sistem operasi berbasis UNIX. Linux digunakan secara luas dalam industri, mulai dari server hingga pengembangan perangkat lunak, sehingga pemahaman perintah dasar sangat penting. Disini perintah dasar yang akan kita pelajari yaitu ls, cd, cp, rm, mv, mkdir, pwd, man, pipeline dan redirection.

Selain itu, kita juga akan membahas GCC (GNU Compiler Collection), yaitu compiler C/C++ yang digunakan untuk mengompilasi program. Mulai dari instalasi dasar, perintah compile, dan cara menjalankan program hasil kompilasi.

II. Perintah Dasar Linux

  1. ls (List Directory) Adalah perintah yang digunakan untuk melihat isi dari sebuah directory atau file di direktori saat ini, adapun opsi yang dapat digunakan pada ls sebagai berikut:
  • ls -a = menampilkan semua file termasuk file tersembunyi yang diawali dengan tanda titik.
  • ls -l = menampilkan daftar file dalam format panjang yang berisi informasi permission, ukuran file, pemilik, dan waktu modifikasi.

Dibawah adalah contoh penggunaanya dalam bentuk foto atau gambar.

Pada gambar di atas ls hanya menampilan seluruh list dalam direktori aktif, ls -a menampilkan yang hidden, ls -l menampilkan secara spesifik.

2. cd (Change Directory) Perintah yang digunakan untuk berpindah dari direktori kita saat ini ke direktori lainnya yang ingin kita tuju, contoh penggunaannya:

  • cd “direktori tujuan = digunakan untuk menuju ke folder selanjutnya (pilihan).
  • cd .. = untuk kembali ke directory sebelumnya.

Dibawah adalah contoh penggunaanya dalam bentuk foto atau gambar.

Kotak merah menunjukkan bahwa kita menuju direktori yang dituju, kotak kuning menunjukkan bahwa kita kembali ke direktori sebelumnya.

3. cp (Copy) Perintah yang digunakan untuk menyalin file atau direktori dari satu lokasi ke lokasi lain, adapun opsi yang dapat digunakan pada cp sebagai berikut:

  • cp -r = menyalin direktori secara rekursif termasuk seluruh isi di dalamnya.
  • cp -i = meminta konfirmasi sebelum menimpa file yang sudah ada.

Dibawah adalah contoh penggunaanya dalam bentuk foto atau gambar.

Jadi kotak kuning menunjukkan coba1.txt di copy di praktikum3 dan kotak merah menunjukkan direktori praktikum3 dicoy ke direktoru praktikum2

4. rm (Remove) Perintah yang digunakan untuk menghapus file atau direktori secara permanen dari sistem, adapun opsi yang dapat digunakan pada rm sebagai berikut:

  • rm -i = menampilkan peringatan sebelum proses penghapusan di lakukan.
  • rm -f = menghapus file tanpa meminta konfirmasi meskipun file tidak ada, biasa digunakan untuk hapus file system.
  • rm -r = menghapus direktori beserta seluruh isinya sampai akhir direktori secara rekursif.

Dibawah adalah contoh penggunaanya dalam bentuk foto atau gambar.

Kotak merah menunjukkan bahwa cobaapaini dihapus dengan rm, Kotak oranye menunjukkan bahwa rm -i mengeluarkan pernyataan yang harus kita jawab dulu sebelum menghapus file praktikum2, Kotak biru menunjukkan bahwa kita sudah menghapus paksa file coba1.txt, Kotak hijau menunjukkan bahwa kita menghapus direktori praktikum2 beserta file sampai ke akhir direktori didalamnya,

5. mv (Move atau Rename) Perintah yang digunakan untuk melakukan perpindahan file atau direktori atau dapat juga digunakan untuk melakukan perubahan nama file atau direktori jika sumber dan tujuan yang diberikan terletak dalam satu struktur direktori yang sama, adapun opsi yang dapat digunakan pada mv sebagai berikut:

  • mv -v = Digunakan untuk melihat file yang dipindahkan ke tujuan.

Dibawah adalah contoh penggunaanya dalam bentuk foto atau gambar.

Kotak merah menunjukkan proses pemindahan coba1.txt ke direktori praktikum1 menggunakan perintah mv. Kotak kuning memperlihatkan pemindahan coba2.txt ke direktori yang sama, dan karena menggunakan opsi -v, terminal menampilkan pesan bahwa file berhasil dipindahkan. Kotak biru muda menampilkan isi direktori praktikum1, yang kini sudah berisi coba1.txt dan coba2.txt setelah proses pemindahan selesai. Sedangkan kotak biru tua menunjukkan isi direktori Dokumen, yang kini sudah tidak lagi memiliki file coba1.txt maupun coba2.txt karena keduanya telah dipindahkan ke direktori praktikum1.

6. mkdir (Make Directory) Perintah yang digunakan untuk membuat folder atau direktori baru dalam sistem Linux, adapun opsi yang dapat digunakan pada mkdir sebagai berikut:

  • mkdir -p = Opsi untuk membuat directory secara bertingkat dengan hanya menggunakan satu buah command.

Dibawah adalah contoh penggunaanya dalam bentuk foto atau gambar.

Kotak merah menunjukkan pembuatan 1 direktori dengan command mkdir sedangkan Kotak kuning menunjukkan pembuatan direktori bertingkat yang dibuktikan dengan cd menuju direktorinya.

7. pwd (Print Working Directory) Perinath yang digunakan untuk menampilkan lokasi direktori aktif saat ini secara lengkap.

Dibawah adalah contoh penggunaanya dalam bentuk foto atau gambar.

Menunjukkan semua direktori hingga direktori aktif saat ini.

8. man (Manual) Perintah yang digunakan untuk membuka dokumentasi lengkap sebuah perintah langsung dari terminal, contoh penulisannya sebagai berikut:

Maka akan muncul tampilan dibawah yang bisa discroll lagi dan berisi manual apa saja yang bisa kalian lakukan dengan command ls, man bisa digunakan untuk mencari tahu perintah lain juga (tidak hanya ls).

9. Pipeline ( | ) perintah di Linux yang memungkinkan Anda menggunakan dua atau lebih perintah sehingga output dari satu perintah berfungsi sebagai masukan ke perintah yang berikutnya, berikut conto penulisannya:

Pada gambar di atas, diminta ls menampilkan isi direktori saat ini dan grep untuk file yang mengandung kata txt, bisa dilihat kita menjalankan 2 perintah sekaligus menggunakan pipeline ( | ).

10. Redirection (> dan >>) Perintah untuk memindahkan input atau output sebuah perintah ke file tertentu, adapun opsi yang dapat digunakan pada mkdir sebagai berikut:

  • > = menyimpan hasil ke file (overwrite / ubah semua isi).
  • >> = menyimpan hasil ke file (append / tambah isi).
  • < = Menjadikan isi file sebagai input perintah
  • << = digunakan untuk membuat input multiline langsung dari terminal, Ini disebut “here-document”.

Dibawah adalah contoh penggunaan “>” dan “>>” dalam bentuk foto atau gambar.

Untuk Redirection >

Untuk Redirection >

Hasil dari redirection >

Hasil dari redirection >

Untuk Redirection >>

Untuk Redirection >>

Hasil dari redirection >> (isi txt ketambahan kata yang sudah ditulis sebelumnya di terminal dengan >>)

Hasil dari redirection >> (isi txt ketambahan kata yang sudah ditulis sebelumnya di terminal dengan >>)

Dibawah adalah contoh penggunaan “<” dan “<<” dalam bentuk foto atau gambar.

Untuk redirection <, perintah wx -w menampilkan jumlah kata dalam txt coba1

Untuk redirection <, perintah wx -w menampilkan jumlah kata dalam txt coba1

Hasil redirection <<, membuat notepad di terminal gitu lalu langusng gabung dengan grep dan langsung menunjukkan hasil ketika End ditulis seperti di code awal << End

Hasil redirection <<, membuat notepad di terminal gitu lalu langusng gabung dengan grep dan langsung menunjukkan hasil ketika End ditulis seperti di code awal << End

III. Instalasi GGC (GNU Compiler Collection) dan Gunanya

GCC (GNU Compiler Collection) adalah kumpulan compiler open-source yang digunakan untuk mengompile berbagai bahasa seperti C, C++ dan lain-lain. GCC merupakan compiler standar pada sistem Linux dan sangat penting dalam pengembangan perangkat lunak. Singkatnya GCC adalah alat utama untuk menerjemahkan kode C menjadi program executable. Berikut langkah instalasi GCC pada linux Ubuntu kalian:

  1. Masuk ke terminal Linux Ubuntu kalian.
  2. Ketikkan “sudo apt update” dan masukkan kata sandi anda, tunggu hingga proses update selesai seperti digambar bawah.

  1. Ketikkan “sudo apt-get install build-essential” untuk mengintal GCC, seperti gambar dibawah.

  1. Jika kalian ketik “gcc (2 strip)version” maka akan muncul versi GCC kalian, seperti gambar dibawah.

  1. Sekarang kita coba buat file .c hingga test compile dan run file .c nya untuk test GCC-nya.

Buat file tesGCC.c dengan nano

Buat file tesGCC.c dengan nano

  1. Tulis code pada file tesGCC.c yang sudah kita buat dengan nano sebelumnya seperti gambar dibawah(bebas isi code dengan apa saja)

  1. Compile file tesGCC.c dan coba run seperti gambar dibawah maka hasilnya juga akan muncul dibawahnya

  1. Selamat anda sekarang sudah menginstal GCC pada Ubuntu anda.

IV. Kesimpulan

Kita sudah mempelajari perintah dasar Linux yang merupakan dasar utama di terminal dan memahami sistem operasi berbasis UNIX. Penjelasan tambahan mengenai opsi perintah memberikan pemahaman lebih dalam serta penerapan yang lebih fleksibel.

Selain itu, pembahasan tentang GCC memperkenalkan proses kompilasi program C dan konsep dasar compiler dalam sistem operasi. Dengan mengetahui cara instalasi, pengecekan, kompilasi, dan menjalankan program, mahasiswa dapat memahami alur pengembangan software berbasis Linux.


메타데이터
post_id
d93e1a0a06ca
slug
eksplorasi-perintah-dasar-linux-dan-penerapan-gnu-compiler-collection-gcc-d93e1a0a06ca
url
https://medium.com/@rykme77/eksplorasi-perintah-dasar-linux-dan-penerapan-gnu-compiler-collection-gcc-d93e1a0a06ca
canonical_url
https://medium.com/@rykme77/eksplorasi-perintah-dasar-linux-dan-penerapan-gnu-compiler-collection-gcc-d93e1a0a06ca
author_url
https://medium.com/@rykme77
status
ok
fetched_at
2026-07-15 21:32:05