← Back to list

Consistency— Penyebab Kegagalan dalam Karir dan Kehidupan.

Kita sering menyalahkan kurangnya waktu, kemampuan, atau kesempatan. Padahal, yang paling sering menghentikan langkah kita adalah hilangnya…

Melia Syuhada · 2026-07-14 06:31 · 0 claps · 2.5 min read
#consistency #konsistensi #writing #work #life
Open on Medium ↗

Consistency— Penyebab Kegagalan dalam Karir dan Kehidupan.

Kita sering menyalahkan kurangnya waktu, kemampuan, atau kesempatan. Padahal, yang paling sering menghentikan langkah kita adalah hilangnya konsistensi.

Batu yang sering terkena tetesan air saja, lama-lam

Batu yang sering terkena tetesan air saja, lama-lam

Banyak kegagalan dalam hidup bukan terjadi karena kita tidak memiliki kemampuan, tetapi karena kita tidak mampu menjaga konsistensi.

Setiap pekerjaan, aktifitas, bahkan rutinitas yang dilakukan tanpa konsistensi, akhirnya akan kacau balau.

Kenapa Konsistensi sangat berpengaruh dalam kehidupan?

Menurut Jordhi Farhansyah (2024) “Konsisten dalam Bekerja: Kunci Sukses dan Cara Menjaganya”. Ia menjelaskan bahwa bahwa konsistensi dapat berpengaruh pada keberhasilan jangka panjang, dalam sebuah perusahaan yang dapat mendorong produktivitas secara menyeluruh.

Bahkan menurut Gusti Ayu Tita P (2026) “Konsistensi dalam Bekerja dan Rahasia Menjadi Karyawan yang Dapat Diandalkan”. Juga menjelaskan, bahwa bahwa konsistensi dalam sebuah pekerjaan menjadi salah satu faktor penting, yang menentukan keberhasilan seseorang di tempat kerja.

Intinya, mereka megatakan bahwa konsisten itu merupakan Faktor penting, dalam menentukan keberhasilan kedepannya atau dalam suatu pekerjaan.

Lalu, Apa sebenarnya konsistensi itu?

Pengertian Konsistensi

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) Konsistensi berarti ketetapan dan kemantapan (dalam bertindak).

Di dalam istilah keagamaan biasanya disebut dengan Istiqomah. Merupakan suatu tindakan yang dilakukan berulang-ulang atau terus-menerus didalam sebuah ketaatan.

Jadi Kuncinya itu rutin dilakukan secara terus-menerus, untuk membangun habbit dalam setiap aktivitas yang dilakukan.

Sebenarnya, jika didengar atau dibaca terlihat gampang untuk dilakukan. Namun, nyatanya konsistensi itu sangat sulit. Bahkan banyak orang yang gagal melakukannya dan akhirnya menyesalinya.

Lalu, Apa sih penyebab orang gagal dan tidak konsisten?

Saya mengatakan ini tidak untuk menasehati siapapun, karena saya buat artikel ini lebih untuk mengingatkan diri saya, yang berulang kali jatuh bangun, karena gagal konsisten didalam aktifitas atau pekerjaan yang saya tekuni. Meskipun saya menyukainya.

Berikut saya jabarkan alasan-alasan kenapa orang selalu gagal, dalam konsisten didalam sebuah pekerjaan atau aktifitas yang mereka tekuni:

  1. Mudah terdistraksi dengan Aktifitas lain.
  2. Mudah bosan.
  3. Kehilangan semangat atau ide yang menyebabkan seseorang stuck dan meninggalkan aktifitas tersebut.
  4. Tidak dapat Multitasking, namun mencoba banyak hal dalam satu waktu.
  5. Tujuan terlalu besar, sehingga ketika tidak dapat tercapai kehilangan semangat.
  6. Moodian alias tergantung mood.
  7. Kurang planing atau perencanaan.

Mungkin masih banyak lagi faktor-faktor yang lain. Namun, faktor diatas merupakan faktor yang sering sekali terjadi diantara kita, termasuk saya sendiri. Dan itu sangat menghambat kesuksesan kita dalam mencapai tujuan akhir.

Ada banyak cara atau tips untuk membangun konsistensi sebenarnya, seperti membangun planing, menargetkan sesuatu dari yang kecil terlebih dahulu, mendahulukan proses, dan lain-lain.

Namun, saya sendiri masih agak sulit jika disuruh memberikan solusi yang terbaik dari itu semua. Karena saya sendiri masih sering futur alias masih sering goyah. Tapi saat ini saya lagi berusaha dan sedang belajar untuk dapat konsisten dengan: Mengurangi distraksi, membuat target kecil, dan kembali mengingat niat kalo mulai bosan atau lelah.

Intinya, saya ingin mengatakan bahwa konsistensi itu sangat penting didalam kehidupan kita. Untuk semua aktifitas, pekerjaan, olahraga dan lain-lain yang membutuhkan konsistensi.

Dan membangunnya tidak gampang, jadi cobalah dari hal kecil terlebih dahulu, dan niatkan dengan baik. Agar ketika kita lupa, kita dapat memperbaiki niat tersebut.

Bisa dimulai dari hal kecil, seperti zikir pagi petang, atau membaca 30 menit setiap hari, dll. Buat alaram sebagai pengingat agar kita tidak lupa. Membangun kebiasaan itu mudah, namun mempertahankan nya itu yang sulit.

Referensi :

Farhansyah, Jordhi, 2024, Konsisten dalam Bekerja: Kunci Sukses dan Cara Menjaganya, https://www.talenta.co/blog/konsistensi-dalam-bekerja/, diakses tanggal 14/7/2026.

P, Gusti Ayu Tita, 2026, Konsistensi dalam Bekerja dan Rahasia Menjadi Karyawan yang Dapat Diandalkan, https://stekom.ac.id/artikel/konsistensi-dalam-bekerja-dan-rahasia-menjadi-karyawan-yang-dapat-diandalkan-20260611155723, diakses tanggal 14/7/2026.


Tulisan ini sebenarnya saya buat sebagai pengingat untuk diri sendiri. Jika kamu juga sedang berjuang menjaga konsistensi, semoga kita bisa saling menguatkan.

Saya juga ingin mendengar pengalamanmu. Apa tantangan terbesar yang membuatmu sulit konsisten? Bagikan ceritamu di kolom komentar. Bye. Barakallahu Fiikum


메타데이터
post_id
d9802c735f01
slug
consistency-penyebab-kegagalan-dalam-karir-dan-kehidupan-d9802c735f01
url
https://medium.com/@meliasyuhada5/consistency-penyebab-kegagalan-dalam-karir-dan-kehidupan-d9802c735f01
canonical_url
https://medium.com/@meliasyuhada5/consistency-penyebab-kegagalan-dalam-karir-dan-kehidupan-d9802c735f01
author_url
https://medium.com/@meliasyuhada5
status
ok
fetched_at
2026-07-18 10:04:05