← Back to list

Bagaimana Cara Berduka yang Benar?

Zulfa Naila in Booknotations · 2026-07-11 17:30 · 81 claps · 1.7 min read
#books #self-improvement #nonfiction #booknotations #july
Open on Medium ↗
Wiki topics: PSY · Psychology LIT · Literature & Writing 🚀 · Self Improvement ✍️ · Writing & Creative 📚 · Books & Reading

Bagaimana Cara Berduka yang Benar?

Memahami kedukaan ternyata tidak sesederhana itu [ulasan singkat]

Buku Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring — dr Andreas Kurniawan, Sp.KJ.

Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring — Dokumen Pribadi

Seorang Pria yang Melalui Duka dengan Mencuci Piring — Dokumen Pribadi

Sejak dulu, kedukaan terdengar rumit, dekat, sekaligus asing di telingaku.

“Aku tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya ditinggalkan orang terdekat dan tersayang. Pasti sedih banget.”

Katanya, wajar jika kita bersedih saat berduka. Namun, di sisi lain… hidup terus berjalan.

Dunia tidak peduli perasaan kita.

Aku melihat bagaimana orang-orang yang berduka terlihat baik-baik saja di hadapan dunia.

Berarti, apakah benar bahwa kita harus selalu terlihat kuat meski mengalami kedukaan?

Ditambah lagi, mereka bilang, “Jangan nangisin orang yang meninggal. Nanti di kuburan ga tenang!”

Tapi di sisi lain, mereka juga bilang, “Kamu kok ga nangis? Emangnya kamu ga sedih?”

Aku yakin kita bisa memilih untuk lebih berempati dan mengambil respon yang lebih baik dibandingkan itu.

Melalui buku ini, kamu akan mendengarkan duka mendalam yang dialami penulis sebagai seorang psikiater ketika kehilangan ayah dan anaknya. Penulis mengajak para pembaca yang pernah merasa kehilangan untuk merangkul kedukaannya sendiri.

Orang yang berduka maupun yang belum pernah berduka — karena kematian adalah keniscayaan — perlu memahami fenomena yang terjadi pada manusia maupun yang ada di masyarakat mengenai kehilangan dan kedukaan.

Menurutku, penulis mengambil sudut pandang yang ramah dengan bahasa yang enak untuk dibaca. Penulis menyadari bahwa memang tidak semua orang mengerti perasaan orang yang sedang berduka — kebanyakan dari mereka sebenarnya tidak bermaksud jahat, meski caranya kurang tepat.

Hal yang aku sukai dari buku ini adalah adanya keseimbangan antara kerumitan sudut pandang penulis sebagai seseorang yang berduka sekaligus sebagai seorang psikiater; sudut pandang ilmu psikologi mengenai kedukaan; kalimat-kalimat yang menenangkan sekaligus menguatkan untuk yang pernah mengalami hal serupa; penjelasan pada respon masyarakat yang kerap kali tidak diharapkan oleh orang yang berduka; dan respon yang lebih baik yang bisa kita lakukan jika orang terdekat mengalami kedukaan.

Melalui buku ini, kamu dipersilakan untuk berduka dengan nyaman. Kerumitan perasaan yang kamu alami saat berduka itu wajar. Kamu akan merasa dipahami di sini.

Aku akan menutup tulisan ini dengan salah satu kutipan yang aku sukai dari buku ini.

Ada obat yang lebih alami dan lebih sedikit efek samping: berdukalah dengan caramu sendiri.

— Halaman 124

Punya tulisan tentang buku? Terbitkan di Booknotations. Daftar sekarang dan cek panduannya!

[embed]Submission Guideline — Booknotations Panduan mengirim tulisan ke Booknotationsmedium.com


메타데이터
post_id
dbf3de81e6dc
slug
bagaimana-cara-berduka-yang-benar-dbf3de81e6dc
url
https://medium.com/booknotations/bagaimana-cara-berduka-yang-benar-dbf3de81e6dc
canonical_url
https://medium.com/booknotations/bagaimana-cara-berduka-yang-benar-dbf3de81e6dc
author_url
https://medium.com/@ZulfaNaila
status
ok
fetched_at
2026-07-13 14:44:14