← Back to list

(Part 1) Memahami Five Stages of Grief melalui MV Good Evening - SHINee

Nisa Istiqomah · 2025-12-16 10:19 · 0 claps · 4.7 min read
#music #kpop #shinee
Open on Medium ↗
Wiki topics: CUL · Culture & Media 🧠 · Mental Wellness 🎵 · Music & Audio

(Part 1) Memahami Five Stages of Grief melalui MV Good Evening — SHINee

(sumber : instagram SHINee)

(sumber : instagram SHINee)

Meskipun sudah kenal Super Junior dan Big Bang sejak 10 tahun lalu, saya tetap tidak hafal semua boygroup k-pop generasi 2 yang lagi hype di masanya, termasuk SHINee. Saya cuma pernah dengar ada boygroup bernama SHINee tanpa pernah tahu siapa saja membernya dan juga lagu-lagunya. Ditambah lagi saya bukan penikmat setia kpop alias cuma dengerin lagu kpop kalau lagi pengen aja.

Beberapa bulan lalu, tiba-tiba aja saya pengen lagi dengerin kpop. Mulai dari dengerin Express Mode-nya Suju, tiba-tiba muncul MV Good Evening-nya SHINee. Karena penasaran, saya tonton dan langsung jatuh cinta dengan lagunya.

Sejujurnya, setiap nonton mv kpop untuk pertama kalinya, saya jarang nyalain subtitle karena memang sengaja mau nikmatin musiknya terlebih dulu. Walau saya nggak tahu arti liriknya, sepanjang nonton mv Good Evening saya selalu merasa kalau lagu ini bercerita tentang perasaan kehilangan. Entah kenapa penggambaran five stages of grief cukup jelas terlihat melalui setiap adegan dan ekspresi yang ditunjukkan setiap member SHINee.

Setelah saya cari tahu tentang SHINee, barulah saya notice tentang berita kepergian Jonghyun untuk selamanya. Ketika menontonnya kembali dengan informasi seputar Jonghyun dan menyalakan english subtitle, segala yang ada di mv Good Evening jadi terasa sangat dalam maknanya.

Saya hampir jarang nonton mv dan seketika ingin mengulas kisah dibaliknya. Kali ini berbeda karena buat saya mv Good Evening adalah masterpiece dan bukti nyata kejeniusan SHINee dalam berkarya.

Saya akan membagi ulasan mv ini berdasarkan setting tempat dan kejadian-kejadian pentingnya. Di sini ada scene studio tv, rumah kaca, layar bergambar seorang tokoh, hujan di dalam rumah kaca, kolam renang, ruangan bertirai, sumur, dan hutan.

Studio TV

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

Kalau diperhatikan, tone warna ketika mereka berempat berada di dalam studio tv tampak paling berbeda dibandingkan di tempat lainnya. Pencahayaan ruangan ini terlihat paling gelap dan hanya mengandalkan lampu sorot yang tergantung di bagian tengah ruangan. Meskipun gelap, tempat ini menjadi satu-satunya scene penampilan dance mereka di luar stage utama dengan background warna pearl aqua.

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

Situasi ini menggambarkan apa yang para member rasakan ketika berada di depan publik. Mereka tetap hadir di tengah-tengah sorotan media dan memberikan performa terbaik yang biasa mereka lakukan. Meski sesekali tampak raut muka kesedihan, mereka berusaha untuk tidak menunjukkan emosi yang intens.

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

Kalau dikaitkan dengan 5 stages of grief, apa yang terjadi selama mereka di studio tv jelas menggambarkan fase denial. Fase denial biasanya ditandai dengan keyakinan bahwa tidak ada hal yang berubah pasca peristiwa kehilangan dan tetap melanjutkan aktivitas seolah semuanya baik-baik saja.

Ruang kaca

Dibandingkan studio tv, pencahayaan di ruangan berkaca tampak terlihat jauh lebih terang. Kita bisa melihat dengan jelas ekspresi wajah setiap member di ruangan ini. Ruang kaca menggambarkan apa-apa saja yang sebenarnya mereka rasakan di belakang sorotan kamera.

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

Taemin terlihat berjalan bolak-balik di atas piano seperti orang yang kebingungan. Minho hanya berdiam di atas kasur dan sesekali melahap makanan dengan tatapan kosong. Key diliputi rasa amarah hingga memukul-mukul piano. Onew hanya duduk diam menatap seekor rubah yang ada di balik kaca.

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

Di sinilah kita diperlihatkan tiga tahap kedukaan sekaligus. Taemin dan Minho menggambarkan tahap depresi atau perasaan sedih yang sangat intens. Taemin yang kita kenal sangat passionate dengan musiknya dan Minho yang selalu enerjik, di bagian ini tampak seperti kehilangan motivasi serta tidak ingin melakukan apapun.

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

Rasa marah yang ditunjukkan Key merupakan tahapan kedukaan yang biasanya terjadi setelah fase denial. Saat diliputi amarah, kita tidak hanya meluapkannya terhadap diri sendiri atau orang-orang di sekitar, tetapi juga kepada benda-benda yang mengingatkan kita pada orang yang telah meninggalkan kita. Sama seperti Key yang dalam hal ini memilih memukuli piano dengan tongkat microphone.

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

Rubah kecil yang dilihat Onew tidak lain merupakan metafora dari sosok Jonghyun. Onew menatap dalam-dalam sang rubah yang ada di luar rumah kaca. Inilah fase bargaining yang ditunjukkan melalui interaksi Onew dan rubah.

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

Fase bargaining adalah saat orang yang ditinggalkan mulai berandai-andai atas sesuatu yang sudah terjadi. Sama seperti Onew yang tidak melepaskan pandangannya dari sang rubah seolah berharap dirinya bisa lebih banyak menghabiskan waktu bersama Jonghyun. Menariknya lagi, rubah kecil ini hanya secara jelas diperlihatkan ke Onew layaknya Onew yang menjadi satu-satunya sosok kakak bagi Jonghyun diantara member lainnya.

Layar dengan gambar bergerak seorang tokoh

Ini adalah tempat sang rubah pertama kali muncul dan kita bisa melihat gambar layar yang menampilkan sosok Antoine de Saint Exupéry. Antoine de Saint Exupéry adalah penulis buku The Little Prince, buku favorit Jonghyun. Bisa dikatakan, tempat yang menampilkan foto Antoine de Saint Exupéry ini menunjukkan hal-hal yang mengingatkan mereka pada pribadi Jonghyun. Ini sekaligus memberi petunjuk pada penonton tentang kisah The Little Prince yang menjadi inspirasi cerita mv tersebut.

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

Hujan di dalam rumah kaca Setelah turunnya hujan, suasana di dalam rumah kaca yang tadinya terasa suram, kini mulai berubah. Keembat member SHINee terlihat bermain bersama menikmati guyuran hujan. Akan tetapi, disini kita tidak diperlihatkan dengan jelas ekspresi wajah mereka.

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

cuplikan MV Good Evening — SHINee (dok. SMTOWN)

Tetesan hujan yang turun hanya di dalam rumah kaca seperti menjadi simbolisme kehadiran Jonghyun di antara mereka. Bukan hanya Onew, kali ini mereka semua berandai-andai jika memiliki lebih banyak waktu bersama Jonghyun. Menariknya, kita tidak benar-benar melihat ekspresi wajah mereka dengan benar karena adegan ini terasa bagaikan mimpi.

(bersambung ke part 2)


메타데이터
post_id
dc25df2c4a9c
slug
memahami-five-stages-of-grief-melalui-mv-good-evening-shinee-dc25df2c4a9c
url
https://medium.com/@nisaistiqomah/memahami-five-stages-of-grief-melalui-mv-good-evening-shinee-dc25df2c4a9c
canonical_url
https://medium.com/@nisaistiqomah/memahami-five-stages-of-grief-melalui-mv-good-evening-shinee-dc25df2c4a9c
author_url
https://medium.com/@nisaistiqomah
status
ok
fetched_at
2026-07-14 04:23:26