← Back to list

Surat Sakit

Pengusaha mandiri tidak boleh sering sakit

Donny Kurniawan · 2026-03-02 22:11 · 0 claps · 1.5 min read paywalled
#indonesia #bahasa-indonesia #penulis-indonesia #surat #sakit
Open on Medium ↗

Surat Sakit

Pengusaha mandiri tidak boleh sering sakit

Dokumentasi pribadi Donny Kurniawan

Dokumentasi pribadi Donny Kurniawan

Surat ini adalah surat langganan yang saya buat selama bekerja antara tahun 2020 sampai 2024. Entah sudah berapa lembar surat seperti ini yang saya miliki. Alasannya sederhana: karena saya sering sakit. Dalam satu bulan, mungkin surat ini bisa saya buat satu sampai dua kali.

Sebenarnya aneh. Tidak ada yang terlalu berbeda antara saya bekerja pada 2022–2024 dengan 2024 sampai sekarang. Kegiatan yang saya lakukan hampir sama. Saya tetap sering bekerja duduk di depan laptop. Dalam rentang waktu itu saya juga rutin berolahraga. Makanan yo ngono-ngono iku, tidak ada perubahan berarti.

Yang berbeda mungkin tingkat stres pekerjaannya.

Dulu, bekerja dituntut 24/7 siap sedia — karena server tidak boleh mati satu detik pun.

Jadi waktu istirahat terasa bukan benar-benar waktu istirahat. HP harus selalu dekat saat cuti, liburan, ataupun sakit. Yo gak se-ekstrem iku, tetapi kalau Anda punya rasa tanggung jawab yang tinggi — cenderung toksik, semua harus benar saat itu juga — Anda tidak akan pernah benar-benar bisa beristirahat.

Yang kedua adalah kontrol. Saat bekerja untuk orang lain, sedikit banyak hidup Anda dikontrol oleh perusahaan tempat Anda bekerja. Tidak muluk-muluk, perasaan bahwa saya harus bekerja agar tetap digaji pasti berseliweran di kepala. Mau berdaulat penuh? Bisa, tapi sulit. “Aku pokok e kerjo sakkarepku model yak opo,” yo gak isok.

Sedangkan posisi sekarang berbeda. Tekanan terbesar justru datang dari diri sendiri. Kalau tidak bekerja, tidak ada yang mengingatkan. Tapi tabungan terus berkurang.

Ada seorang konten kreator asal Jerman yang tinggal di Indonesia, menikah dengan laki-laki Indonesia. Suatu waktu, dia pulang kampung ke Jerman dan bertemu orang tuanya yang sudah lama tidak ia temui. Salah satu kontennya adalah sesi tanya jawab dengan orang tuanya. Ia bertanya mengapa orang tuanya tetap sehat. Mereka bercerita tentang disiplin makanan dan rutin berolahraga. Lalu sang bapak berkata, “Pengusaha mandiri tidak boleh sering sakit.”

Dan memang benar adanya.

Dulu, kalau sakit, senjatanya ya istirahat, minum obat, dan surat ini. Sakit seminggu pun, kalau diizinkan, bisa saja. Dan tetap dibayar penuh.

Sekarang? Sakit seminggu berarti minus. Tidak sakit saja bisa minus, apalagi sakit


메타데이터
post_id
dc5c76cd5e5c
slug
surat-sakit-dc5c76cd5e5c
url
https://medium.com/@donnykrn/surat-sakit-dc5c76cd5e5c
canonical_url
https://medium.com/@donnykrn/surat-sakit-dc5c76cd5e5c
author_url
https://medium.com/@donnykrn
status
ok
fetched_at
2026-07-13 06:23:13