castle in the sky
Aku adalah makhluk Tuhan yang mengagumi ciptaan-Nya. Aku menyukai waktu subuh saat matahari mulai terbangun dan menitikkan embun di…
castle in the sky

Kamu adalah kompleksitas yang belum pernah aku lihat sebelumnya dan mengenal kamu membuka terhadap apa yang aku rasa lebih dari kehidupan.
Aku adalah makhluk Tuhan yang mengagumi ciptaan-Nya. Aku menyukai waktu subuh saat matahari mulai terbangun dan menitikkan embun di dedaunan. Aku menyukai saat petang ketika suara langit mulai senyap dan kunang-kunang beterbangan. Aku menyukai musim panas ketika bunga-bunga bermekaran dan musim hujan ketika irama rintik hujan mengantarku pulang dari hari yang panjang.
Aku adalah makhluk Tuhan yang ingin mendekati ciptaan-Nya. Sejak kecil aku hampir selalu tertinggal dari rombongan teman sebayaku karena sekuntum bunga di semak belukar mendistraksi perhatianku. Mungil dan terkadang berduri, tapi di antara semak belukar dialah yang paling cantik. Menatap suatu ukiran batu giok dan guci klasik di museum dengan durasi yang tidak dimengerti orang lain. Berbincang dari mata ke mata dengan ikan koki yang berada di terarium yang kususun sepenuh hati.
Aku merasa hidup dengan warna-warna yang kaya di sekitarku. Sampai suatu saat Tuhan mengajarkan aku melalui kehadiran kamu bagaimana warna tidak hanya dari apa yang bisa kulihat. Kamu adalah kompleksitas yang belum pernah aku lihat sebelumnya dan mengenal kamu membuka terhadap apa yang aku rasa lebih dari kehidupan.
Sayangnya aku tidak bisa menggapai kamu sebagaimana aku berbicara dengan ikan koki dan mengamati batu giok selama yang aku mau. Kamu adalah bunga merekah yang disejukkan butiran embun dan disinari matahari di kala subuh. Sementara aku hanyalah duri yang berusaha tidak hanyut di kala hujan semakin deras dan bertahan hidup dalam gelapnya petang.
Aku adalah duri yang bertanya-tanya, bagaimana kehidupan kamu di atas sana? Apakah kamu melihat keindahan sebagaimana aku melihat kamu dari kejauhan? Pernahkah kamu merasa sendiri di antara semak belukar? Dapatkah kamu bertambah tinggi dan membiarkan pepohonan di sekitar melihat seberapa cantiknya kamu? Dan mengapa dari semua yang ada di dunia, Tuhan memberikan kesempatan bagiku untuk berjalan lebih lama bersama kamu?
Ketika malam tiba dan matahari telah tiada aku bertanya, apakah aku bisa menghangatkan kamu di atas sana? Atau justru akulah yang memberatkan kamu ketika arus hujan semakin ganas? Apakah aku menjadi penghalang ketika kamu ingin tumbuh menjulang? Dan apakah aku menjadi cela bagi keindahanmu yang cemerlang?
Aku adalah duri rapuh pada semak belukar yang mampu bertahan dengan kokohnya kehadiranmu. Kamu adalah kompleksitas yang mampu berdiri untuk kamu sendiri, sementara aku adalah eksistensi yang seharusnya tidak pernah ada dalam kehidupanmu.
castle in the sky — eaJ
*https://open.spotify.com/track/4eFJGYVvnPDky3iKsFLCNB?si=d1e40077698f4e1a*
메타데이터
- post_id
- dde3cc0ba5db
- slug
- castle-in-the-sky-dde3cc0ba5db
- url
- https://medium.com/@walkingonblossomroad/castle-in-the-sky-dde3cc0ba5db
- canonical_url
- https://medium.com/@walkingonblossomroad/castle-in-the-sky-dde3cc0ba5db
- author_url
- https://medium.com/@walkingonblossomroad
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-21 05:06:58