← Back to list

Tangis Mohamed Salah di Anfield: Perpisahan Emosional Sang Raja Mesir dengan Liverpool

ITUGOL : Mohamed Salah akhirnya menutup perjalanan panjangnya bersama Liverpool dengan cara yang penuh emosi. Dalam laga terakhir Premier…

ITUGOL · 2026-05-25 07:08 · 0 claps · 2.4 min read
#mohamed-salah #liverpool #anfield #premier-league #itugol
Open on Medium ↗

Tangis Mohamed Salah di Anfield: Perpisahan Emosional Sang Raja Mesir dengan Liverpool

**ITUGOL **: Mohamed Salah akhirnya menutup perjalanan panjangnya bersama Liverpool dengan cara yang penuh emosi. Dalam laga terakhir Premier League musim 2025/2026 melawan Brentford di Anfield, Minggu (24/5/2026) malam WIB, winger asal Mesir tersebut resmi memainkan pertandingan terakhirnya bersama The Reds.

Momen perpisahan itu terasa begitu spesial sekaligus menyentuh hati. Salah ditarik keluar pada menit ke-74 dan langsung mendapat standing ovation dari seluruh isi stadion Anfield. Ribuan pendukung Liverpool berdiri sambil memberikan tepuk tangan panjang untuk sang legenda klub.

Sebelum meninggalkan lapangan, Mohamed Salah sempat bersujud lalu mencium rumput Anfield untuk terakhir kalinya. Rekan-rekannya langsung menghampiri dan memeluknya di tengah suasana haru yang menyelimuti stadion.

Tidak sedikit suporter yang terlihat menangis melihat momen emosional tersebut. Tribun Kop bahkan membentangkan mosaik besar bertuliskan “MO 11” sebagai penghormatan terakhir untuk pemain yang telah menjadi ikon Liverpool selama hampir satu dekade.

Baca juga : Bruno Fernandes Resmi Jadi Raja Assist Baru Premier League, Pecahkan Rekor Henry dan De Bruyne

Mohamed Salah Mengaku Menangis Berkali-kali

Di balik sosoknya yang selalu terlihat kuat dan agresif di atas lapangan, Salah ternyata menyimpan emosi yang sangat besar terkait keputusannya meninggalkan Liverpool.

“Saya banyak menangis. Saya pikir lebih banyak daripada yang saya lakukan sepanjang hidup saya,” ujar Salah.

Pemain berusia 33 tahun itu juga mengaku sempat beberapa kali menangis saat berada di tempat latihan Liverpool karena sulit menerima kenyataan harus meninggalkan klub yang sudah menjadi rumah baginya selama bertahun-tahun.

“Saya bukan tipe pria yang emosional, tetapi di dalam diri saya, saya menerimanya seperti seorang bayi. Ini sangat rumit,” lanjut Salah.

Warisan Besar Mohamed Salah di Liverpool

Selama sembilan musim berseragam Liverpool, Mohamed Salah sukses mempersembahkan berbagai trofi bergengsi. Ia menjadi bagian penting dalam era kejayaan Liverpool bersama Jurgen Klopp.

Total, Salah berhasil membantu Liverpool meraih sembilan trofi, termasuk:

  • Premier League
  • Liga Champions
  • Piala FA
  • Carabao Cup
  • UEFA Super Cup
  • FIFA Club World Cup

Tidak hanya itu, Salah juga mencatatkan banyak rekor individu, termasuk beberapa kali meraih penghargaan Sepatu Emas Premier League.

Pada laga perpisahannya melawan Brentford, Salah bahkan masih sempat memberikan assist untuk gol Curtis Jones yang membantu Liverpool memastikan tiket Champions League musim depan.

Pesan Emosional untuk Generasi Baru Liverpool

Perpisahan Mohamed Salah juga berbarengan dengan laga terakhir Andy Robertson bersama Liverpool. Keduanya meninggalkan pesan penting kepada para pemain yang masih bertahan di ruang ganti.

Salah meminta generasi baru Liverpool untuk terus menjaga semangat juang dan mentalitas yang selama ini membuat The Reds kembali menjadi salah satu klub terbaik di Eropa.

“Para fans tidak akan peduli hasil selama kalian berkeringat dan memberikan segalanya untuk klub ini. Mereka akan mencintai kalian selamanya,” kata Salah.

Menurutnya, cinta suporter Liverpool tidak hanya diberikan kepada pemain berbakat, tetapi kepada siapa saja yang benar-benar berjuang demi klub.

Anfield Akan Selalu Menjadi Rumah Mohamed Salah

Meskipun resmi berpisah, Mohamed Salah menegaskan bahwa Liverpool akan selalu memiliki tempat spesial di hatinya. Cinta dari para suporter menjadi hal paling berharga selama ia bermain di Anfield.

“Hal terpenting adalah melihat cinta dari para penggemar. Itu sangat berarti bagi saya,” tutup Salah.

Kini, Liverpool memasuki era baru tanpa Mohamed Salah dan Andy Robertson. Namun warisan, kenangan, dan sejarah yang mereka tinggalkan di Anfield akan selalu dikenang oleh para pendukung The Reds di seluruh dunia.

SUMBER : HAKIMGARIS.COM


메타데이터
post_id
de563d5809cb
slug
tangis-mohamed-salah-di-anfield-perpisahan-emosional-sang-raja-mesir-dengan-liverpool-de563d5809cb
url
https://medium.com/@itugoll/tangis-mohamed-salah-di-anfield-perpisahan-emosional-sang-raja-mesir-dengan-liverpool-de563d5809cb
canonical_url
https://medium.com/@itugoll/tangis-mohamed-salah-di-anfield-perpisahan-emosional-sang-raja-mesir-dengan-liverpool-de563d5809cb
author_url
https://medium.com/@itugoll
status
ok
fetched_at
2026-06-14 11:28:49