Kolam di Taman: Indah dan Penting untuk Ekosistem Jakarta
Kehadiran kolam berguna untuk biodiversitas, mitigasi banjir, menyaring kotoran, dan membuat Jakarta sejuk.
Kolam di Taman: Indah dan Penting untuk Ekosistem Jakarta
Saat mengunjungi suatu taman, kolam dan air mancurnya bisa menjadi pusat perhatian. Suara gemercik air dan pantulan sinar matahari membuat suasana terasa lebih hidup dan menenangkan. Di balik keindahannya, ternyata kolam memiliki peran yang tidak kalah penting, yaitu mendukung biodiversitas di kota. Jadi, suatu taman bisa menjadi tempat tinggal berbagai makhluk hidup. Supaya lebih jelas, bahas di artikel ini, ya!
Peran Kolam Kecil dalam Ekosistem Perkotaan
Pernah mendengar peribahasa “kecil-kecil cabai rawit”? Kira-kira, begitulah sifat kolam. Saat berada di kota, kita bisa menemukan kolam saat berkunjung ke taman. Ada yang bentuknya kecil, tetapi memiliki kelebihan yang besar. Dalam suatu penelitian, kolam-kolam termasuk dari infrastruktur biru-hijau. Artinya, elemen biru dari air dan hijau dari tumbuhan turut mempercantik kota dan berkontribusi kepada kualitas lingkungan.
Nah, biodiversitas bisa dipertahankan berkat kehadiran suatu kolam. Itulah habitat bagi mikroorganisme, serangga air, hingga burung. Manfaatnya tidak berhenti di situ. Kolam pun ikut membantu menjaga suhu lingkungan dari efek sejuk yang dihasilkan. Selain itu, ia berkontribusi dalam siklus air, termasuk retensi air hujan. Ini berarti, kolam bisa menjadi “penampung sementara” air hujan. Beban saluran air sekaligus risiko genangan air pun berkurang. Mari kita bahas lebih dalam!

Ekosistem yang didukung oleh kolam. Sumber: sciencedirect.com
Kalau kolam ditanami tumbuhan asli Jakarta dan bukan sekadar tanaman hias dari luar, kolam bisa jadi “rumah aman” bagi hewan-hewan kota. Hasilnya, rantai makanan di kota tetap berjalan, mulai dari capung pemakan nyamuk sampai burung yang mampir minum dan bikin sarang.
Kolam yang dirancang dengan baik bisa menampung air hujan untuk sementara waktu sebelum dialirkan ke saluran. Dengan begitu, saluran air tidak langsung penuh saat hujan deras dan risiko genangan di jalan bisa berkurang.
Tanaman air, misalnya eceng gondok atau teratai, punya kemampuan menyaring kotoran dan polutan dari air (fitoremediasi). Cara ini lebih efektif karena tidak perlu terlalu sering pakai bahan kimia atau keruk lumpur.
Air yang menguap dari kolam membuat suhu di sekitarnya turun beberapa derajat. Efek ini membantu melawan panas berlebih di kota, apalagi saat musim kemarau atau gelombang panas. Taman jadi terasa lebih sejuk.
Lumpur dan tanaman di dasar kolam bisa menangkap karbon dari udara dan menyimpannya. Meski kecil, kumpulan kolam di seluruh kota bisa ikut membantu Jakarta mencapai target pengurangan emisi karbon. Kolam berperan lebih dari “pemanis” taman. Perawatan yang baik akan menjadikannya bagian dari sistem kerja kota yang lebih sehat.
Pelestarian Taman-Taman di Jakarta
Sebagai bagian dari peningkatan kualitas ruang publik, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus melakukan revitalisasi taman. Hal ini termasuk dalam pelestarian taman yang berkelanjutan. Dalam konteks ini, keberadaan kolam pun menjadi bagian dari solusi berbasis alam. Ekosistem perkotaan ikut dijaga, dampak perubahan iklim berkurang, dan kualitas hidup warga juga meningkat.
Baca juga:

Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan. Sumber: Jakarta Smart City
Fasilitas taman yang baik tentu membutuhkan perawatan bersama. Sebagai pengunjung, kamu pun memiliki peran penting. Ada cara mudah untuk ikut menjaga taman. Melalui aplikasi super JAKI (Jakarta Kini), warga bisa melaporkan kerusakan fasilitas taman. Menemukan vandalisme dan hal-hal lain yang membuat tidak nyaman? Semuanya bisa kamu laporkan dengan fitur Laporan Warga. Jadi, kamu bisa berkontribusi langsung dalam menjaga ruang publik!
Dengan pengelolaan yang tepat, kolam bisa menjadi bagian penting dari ekosistem kota yang sehat dan berkelanjutan. Jangan lupa, menjaga taman bukan hanya soal merawat keindahan. Kehidupan makhluk hidup pun bisa dijaga keseimbangannya. Rawat bersama-sama, yuk! Jika kamu butuh informasi lainnya, silakan ikuti media sosial Jakarta Smart City, ya.
메타데이터
- post_id
- def0a2181e26
- slug
- kolam-di-taman-indah-dan-penting-untuk-ekosistem-jakarta-def0a2181e26
- url
- https://medium.com/jakartasmartcity/kolam-di-taman-indah-dan-penting-untuk-ekosistem-jakarta-def0a2181e26
- canonical_url
- https://medium.com/jakartasmartcity/kolam-di-taman-indah-dan-penting-untuk-ekosistem-jakarta-def0a2181e26
- author_url
- https://medium.com/@evasimorangkir
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-24 23:31:39