“Jadi leader itu…” — prespektif dari orang yang banyak kurang nya
Jadi leader itu… harus pinter kelola emosi — bukan yang meninggikan ego nya tapi cerdas membagi rata ego tiap rekannya.
“Jadi leader itu…” — prespektif dari orang yang banyak kurang nya
Jadi leader itu… harus pinter kelola emosi — bukan yang meninggikan ego nya tapi cerdas membagi rata ego tiap rekannya.
ini yang gue rasain kalau di dunia kreatif, apalagi jadi head of. head of dari tiap ‘head’ rekan rekan yang punya ide beda beda. Oh ini gue tulis pas lagi design juga. Overwhelmed karena ngerasa bisa megang sendiri, dan ngerasa lebih sesuai ekspetasi — and that’s become BOOMERANG. Your task will not clear if you trust your ego then your team, AT ALL.

WHO AM I? without THEM? gue masih terus belajar nurunin ego. Gue kira dulu pemimpin,ketua,head,CEO, siapapun mereka yang memimpin itu KEREN kalau mereka bisa ciptain output yang PERFECT. but no, i’m wrong.
Mereka keren karena tim nya keren. Prespektif gue berganti dari pemimpin=bisa semua perkerjaan, TO pemimpin= orang yang bisa management tugas rekannya dengan baik , pandai menurunkan ekspetasi, dan berhenti PERFECTIONIST buat suatu hal yang diluar kendali dia.
well, kita semua adalah pemimpin untuk diri masing masing, and maybe my sister is true — kalau kita berani untuk memimpin orang lain, maka kita harus berani memimpin diri sendiri.
Tulisan ini sebenernya untuk meluangkan pemikiran dari otak yang lagi super penuh. may u have a greatest day readres.
ananta.
메타데이터
- post_id
- df9f6e18889d
- slug
- jadi-leader-itu-prespektif-dari-orang-yang-banyak-kurang-nya-df9f6e18889d
- url
- https://medium.com/@nblhanantahakim/jadi-leader-itu-prespektif-dari-orang-yang-banyak-kurang-nya-df9f6e18889d
- canonical_url
- https://medium.com/@nblhanantahakim/jadi-leader-itu-prespektif-dari-orang-yang-banyak-kurang-nya-df9f6e18889d
- author_url
- https://medium.com/@nblhanantahakim
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-15 05:43:31