← Back to list

Mengemas Euforia Liburan ke dalam Ilustrasi

Upaya mendokumentasikan momen liburan adalah obat paling mujarab untuk sindrom pasca liburan. Supaya tidak berlarut dalam ilusi dan…

L.Nurani · 2026-05-22 18:14 · 50 claps · 3.1 min read paywalled
#ilustration #bahasa-indonesia #tulisan #liburan #kopi
Open on Medium ↗

Mengemas Euforia Liburan ke dalam Ilustrasi

Upaya mendokumentasikan momen liburan adalah obat paling mujarab untuk sindrom pasca liburan. Supaya tidak berlarut dalam ilusi dan euforia, saya mengemasnya ke dalam beberapa karya ilustrasi.

**Lanjutkan baca bagi non member**

Liburan Berkesan vs Realita Berantakan

Baik. Semua orang pasti enggan kembali ke rutinitas jika hati dan pikirannya masih terbuai euforia liburan, rasanya menyebalkan sebab fisik dan pikiran tidak sinkron. Kemudian… makhluk apa itu ‘semangat’? Dimana itu?

Sama seperti yang saya alami, liburan saya mengagumkan, rasanya ingin diulang dengan menekan tombol rewind tapi mana bisa?! Bisanya hanya mengingat momennya saja lalu (tiba-tiba) menyalahkan diri sebab berilusi.

Sadar bahwa saya tidak bisa berlama-lama dalam kondisi begitu, saya putuskan untuk mengemas kenanga-kenangan itu ke dalam karya ilustrasi sebab itu yang terpantik dalam benak saya.

Salah satu keuntungan menjadi pelaku seni, pergi kemana saja fokus terhadap visual menjadi sangat inten, tidak hanya melihat gambaran besar tapi cenderung detail, lebih fokus pada gradasi warna, tekstur, bahkan komposisi sebuah objek.

Dan begini hasilnya. Alih-alih mendokumentasikan aktivitas jajan-jalan dan makan enak selama liburan, benak saya malah menangkap perkara-perkara yang orang anggap ‘remeh-temeh’ .

Semur Tongkol

Menu semur tongkol ini adalah khas lokal di Karimunting Kalbar, saya tidak tahu nama menunya apa tapi rasanya luar biasa nikmat, kuahnya pekat seperti rawon, saya menemukan asam jawa di dalamnya serta protein utamanya adalah makarel tuna yang sering kita sebut tongkol. Tentu saja ini tangkapan nelayan jadi ikannya sangat fresh dan rasanya lembut dan manis tanpa amis.

Semur tongkol khas Karimunting Kalbar

Semur tongkol khas Karimunting Kalbar

Sup Asam-Manis Kakap Merah

Sebetulnya menu ini adalah masakan saya. Pagi itu saya terkagum melihat ikan kakap merah sekitar 2 kg di dalam baskom, segar dan besar. Sambil menimbang diracik seperti apa. Akhirnya saya memutuskan untuk membuat sup asam-manis (biasanya saya menggunakan belimbing wuluh) tapi tak tersedia, akhirnya menggunakan jeruk lemon untuk kadar asamnya. Wah, itu berhasil membuat rasanya menjadi kuah segar tanpa berlebihan.

Sup kuah kakap merah, illustrated by Lanny Nurani

Sup kuah kakap merah, illustrated by Lanny Nurani

Kopi Singkawang dan Kopi Tiam

Saya pernah membahas fakta kopitiam bahwa itu bukan nama brand tetapi sebuah tradisi dan teknik membuat kopi di Kalimantan Barat. **Baca : Mudik dan Misi Mindblowing**

Jenis kopinya robusta dan pekat, bahkan sangat pekat. Berkat teknik saringan dan temperatur air tertentu, alhasil rasa kopinya sangat ringan dan enak.

Sebagai pencinta kopi amatir, saya tidak bisa melewatkan minum kopi selama liburan sebab sensasinya berbeda. Tidak sekedar menikmati secangkir kopi, melainkan menyangjung sosial budaya melayu dan cina pesisir yang kental. Baik diminum dingin atau panas, rasa kopinya tetap enak.

Es kopi Singkawang — Illustrated by Lanny Nurani

Es kopi Singkawang — Illustrated by Lanny Nurani

Pesta Udang

Maafkan sikap saya yang kampungan, lahir dan besar di dataran pegunungan membuat saya memiliki persepsi bahwa memakan udang itu sebuah kemewahan, sebab harga udang yang tidak ramah dan kondisinya tidak terlalu segar.

Ketika liburan, saya menemukan udang berlimpah dengan ukuran besar dan bahkan ramah di kantong (tentu saja ini kan daerah pesisir). Jadi apalagi selain meraciknya menjadi sate. Udang hanya dimarinasi dengan bawang putih, ketumbar dan garam dan terpanggang di atas teplon sudah menjadi hidangan istimewa.

Sate udang — — Illustated by Lanny Nurani

Sate udang — — Illustated by Lanny Nurani

Cumi Kering ala-ala Drakor

Saya baru menemukan cumi kering yang ukurannya sangat besar, otak saya memproses mencari tahu bagaimana cara mengolahnya menjadi masakan enak. Sementara pelan-pelan saya gigit tentakel cumi, rasanya kenal dan gurih, saya teringat dalam drama korea, meraka kerap menikamti cumi kering tanpa seasening dengan soju. Oh, rasnya seperti ini cumi kering itu.

Akhirnya saya rendam semalaman agar melunak. Kemudian saya membuat gulai padang menggunakan cumi tersebut dan sayur kol. Rasanya? Duh, enak sekali. MaasyaaAllah. []


메타데이터
post_id
e02e93eb576e
slug
mengemas-euforia-liburan-ke-dalam-ilustrasi-e02e93eb576e
url
https://medium.com/@lanurani/mengemas-euforia-liburan-ke-dalam-ilustrasi-e02e93eb576e
canonical_url
https://medium.com/@lanurani/mengemas-euforia-liburan-ke-dalam-ilustrasi-e02e93eb576e
author_url
https://medium.com/@lanurani
status
ok
fetched_at
2026-06-18 00:10:23