Tanpamu, Kota Ini Hanya Deretan Bunyi
Kalo kata Nadhif Basalamah sih “kota ini tak sama tanpamu”
Tanpamu, Kota Ini Hanya Deretan Bunyi
Kalo kata Nadhif Basalamah sih “kota ini tak sama tanpamu”
Mulai beranjak, mencari arah dan arti kehidupan. Tak sedikit orang tahu alasan murni mengapa kaki ini berjalan jauh, jauh dari asalnya.
Saat kaki melangkah ke arah dan tujuan yang tergapai, perasaan dan pikiran bercampur aduk, antara takut atau mendambakan kehadirannya dengan senyum manis yang mengacaukan isi kepala.
Namun, terkadang terbesit realitas yang terjadi, “Mengapa masih menantikannya? Belum puas membuang waktu, pikiran, dan tenaga?” Pastinya benak itu berkelahi dengan gagasan: “Ah, mungkin nanti atau esok dia menyingkap lapisan hatinya” Gagasan sembrono yang mustahil terjadi.
Berbagai jenis angan-angan bertikai, berakhir dengan hasil ekspetasi yang niscaya terjadi untuk memanggul proses hidup selanjutnya.
Beralih adalah pilihan terbaik.
Lokasi baru, kehidupan baru, langkah baru. Penegasan diri dengan pandangan mutakhir sangat diprioritaskan, tiada figur yang menenangkan dengan postur tubuh ideal itu. Ikhlas kuncinya. Menenggelamkan diri dalam kesibukan adalah siasat cakap dalam melenyapkan sosoknya.
HAHAHA
Tertawa dalam kebebalan diri. Tak tahu, apakah itu sungguh taktik yang mujarab?
Kembali membawa tubuh ini ke muasal, letak penantian yang tidak tahu ujungnya. Rasa itu tak sirna, tetapi meredup.
Selalu berharap segera pupus dari sanubari, tak ingin mengenangnya di kota ini.
Kota ini tetap indah tanpa kehadirannya.
메타데이터
- post_id
- e24a2c5f8cc7
- slug
- tanpamu-kota-ini-hanya-deretan-bunyi-e24a2c5f8cc7
- url
- https://medium.com/@mariafelisya757/tanpamu-kota-ini-hanya-deretan-bunyi-e24a2c5f8cc7
- canonical_url
- https://medium.com/@mariafelisya757/tanpamu-kota-ini-hanya-deretan-bunyi-e24a2c5f8cc7
- author_url
- https://medium.com/@mariafelisya757
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-06-15 23:04:18