Kamisan
Entah sudah untuk yang keberapa kalinya aksi ini berdiri. Entah sudah berapa lama suara ini disuarakan. Namun yang pasti, keresahan ini tak…
Kamisan
Entah sudah untuk yang keberapa kalinya aksi ini berdiri. Entah sudah berapa lama suara ini disuarakan. Namun yang pasti, keresahan ini tak pernah benar-benar dijawab.
Pelanggaran berat HAM terus dibicarakan, disebut, bahkan didata. Tapi di telinga mereka yang berkuasa, semua itu seolah bukan persoalan besar. Yang lebih ironis, kita menyaksikan bagaimana pelaku kekerasan justru disandingkan dengan korban, bahkan dipoles dengan narasi kepahlawanan. Sejarah dipelintir, luka dipaksa untuk dilupakan.
Saat negara memilih diam, masyarakat tidak berhenti bersuara. Aksi-aksi yang terus bermunculan adalah bentuk ingatan kolektif bahwa ada luka yang belum sembuh, bahwa ada keadilan yang belum ditegakkan.
Mereka yang turun ke jalan hari ini bukan sedang mencari perhatian. Mereka sedang menjaga ingatan. Agar sejarah tidak dihapus, agar korban tidak kembali dikorbankan oleh narasi yang dimanipulasi.
Hari ini, kita juga melihat bagaimana luka itu kembali terasa di Aceh. Tanah yang pernah menyimpan begitu banyak catatan pelanggaran HAM, kini kembali dihadapkan pada situasi yang menunjukkan bahwa kekerasan, pembungkaman, dan ketidakadilan belum benar-benar pergi. Saat ini kita kembali dihadapkan pada rasa takut, pada ketidakpastian, pada trauma yang seharusnya tidak pernah diulang.
Aceh mengajarkan kita satu hal: tanpa pengakuan, tanpa keadilan, tanpa keberpihakan pada korban, luka hanya akan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Aksi Kamisan ini bukan sekadar ritual mingguan. Bukan pula sekadar aksi protes. Ia adalah perlawanan terhadap lupa. Sebuah cara untuk memastikan bahwa sejarah tidak dilenyapkan, bahwa korban tetap memiliki ruang, dan bahwa generasi baru tahu keadilan tidak pernah datang dengan sendirinya ia harus terus diperjuangkan.
Dan selama keadilan belum ditegakkan, selama kebenaran masih ditutup-tutupi, selama korban belum dipulihkan haknya, maka Kamisan akan terus ada.
메타데이터
- post_id
- e35e2c9dd50d
- slug
- kamisan-e35e2c9dd50d
- url
- https://medium.com/@aqualakv/kamisan-e35e2c9dd50d
- canonical_url
- https://medium.com/@aqualakv/kamisan-e35e2c9dd50d
- author_url
- https://medium.com/@aqualakv
- status
- ok
- fetched_at
- 2026-07-13 14:23:43